Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Mengenal Bakwan Sumatera dan Mie Keling, Kuliner Pekanbaru yang Melegenda

Riauterkini-PEKANBARU - Kota Pekanbaru terkenal dengan kelezatan kulinernya. Di tengah gempuran jajanan kekinian, warisan kuliner legendaris tetap bertahan. Menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal dan para wisatawan.

Bagi wisatawan melancong ke daerah yang berjuluk Kota Bertuah ini, tidak sulit menemui berbagai olahan makanan dan kudapan yang sudah ada sejak puluhan tahun silam. Satu di antaranya cemilan yang kerap diburu wisatawan adalah Bakwan Sumatra.

Lokawisata kuliner ini berada di jantung kota. Tidak jauh dari kawasan perkantoran pemerintah, di Jalan Rupat Nomor 22, Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, sejak tahun 1977 silam. Pendiri awal usaha ini adalah H Abdul Latief Gaffar dan istrinya Hj Nurbiyah. Kemudian, diturunkan kepada anak lelakinya bernama Ibrahim Latief.

Saat ini usaha Bakwan Sumatra telah dikelola oleh generasi ke tiga, yaitu anak-anak dari Ibrahim Latief. Meski begitu, resep yang diwarisi secara turun menurun itu, masih tetap konsisten terjaga. Tidak merubah cita rasanya.

Jika ingin mencicipi kudapan dari olahan tepung terigu ini, harus bersabar, sebab selalu ramai dikunjungi pembeli. Hal ini lantaran kelezatan Bakwan Sumatra berbeda dengan bakwan yang ada pada umumnya.

Bakwan Sumatra terbuat dari bahan-bahan pilihan, terdiri dari tepung, sayur mayur, wortel, kentang, dan sayuran lainnya. Ciri khasnya, selalu disajikan dengan kuah cuko dengan racikan bumbu khas keluarga.

Cuko Bakwan Sumatra ini hampir mirip seperti kuah empek-empek. Namun, yang membuat berbeda yaitu teksturnya agak sedikit encer. Rasa asin, asam, dan manis berpadu di lidah ketika mencicipi rasa kuah cuko Bakwan Sumatra ini.

"Bakwan yang kami sajikan ini banyak sekali penggemarnya. Tak hanya masyarakat lokal saja tetapi ada juga para wisatawan dari luar kota. Bahkan kalau sudah tiba waktu liburan, turis asing juga datang kesini,” ujar Pengelola, Alfi Muhammad, baru-baru ini.

Alfi menjelaskan, pada tahun 1986 usaha bakwan warisan keluarganya itu, sempat membuka cabang di sekitar kawasan Masjid Raya Annur Provinsi Riau. Namun, sejak tahun 2008, kembali hanya buka di Jalan Sumatra.

“Tahun 1986 sampai 2008, bakwan sumatra ini pernah membuka cabang di depan kolam renang Kalijuang, sekitaran Masjid Raya Annur. Tetapi karena kami ingin fokus di satu tempat saja, maka sampai sekarang bertahan satu-satunya dijalan Sumatera, gang Rupat ini,” jelasnya. Di kedai bakwan sumatra tidak hanya menyajikan menu bakwan saja. Namun, ada juga berbagai macam pilihan makanan lainnya seperti, empek-empek, tekwan, nasi goreng, mie rebus, soto, dimsum dan lainnya. Tak hanya itu, di sini juga dilengkapi bermacam pilihan minuman yang cocok untuk melepas dahaga. Untuk menikmati bakwan sumatera dan kuah spesialnya, pelancong bisa dapat merogoh kantong Rp 4000/item. Tempat ini buka dari jam 8 pagi dan tutup jam 7 malam.

“Kami stok bakwan ini rata-rata ada sampai ratusan ya perharinya. Tapi ketika waktu sore, bakwan pun sudah habis. Makanya kami tidak buka sampai malam, karena banyak pengunjung ke sini tujuannya ya mencari bakwan sumatera.” ucapnya.

Mie Keling

Kuliner legendaris di Pekanbaru lainnya adalah mie keling. Kedai kudapan ini telah hadir di Pekanbaru sejak tahun 1975. Menyajikan menu makanan bahan dasar mie.

Rasanya cenderung memiliki cita rasa manis, gurih, dan tidak terlalu pedas. Tetapi, apabila penikmat ingin merasakan rasa pedas, dapat ditaburi potongan cabai rawit yang sudah disediakan.



Satu porsi mie keling di sini menggunakan mie kuning, dilengkapi telur rebus, tahu, tauge, timun, kentang, dan ada batagor. Lalu, mienya dibaluri dengan kuah kacang yang menjadi ciri khasnya.

Mie keling ini sangat digandrungi segala kalangan masyarakat. Untuk seporsi mie keling dibandrol dengan harga Rp17 ribu saja.

Tempat usaha yang sudah berjalan 48 tahun itu, buka setiap hari. Mulai pukul 06.00 wib hingga pukul 17.30 wib. Kecuali tutup pada hari Rabu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan, bangkitnya sektor parekraf di kota Pekanbaru tak lepas dari komitmen dari pemerintah daerah setempat. Kemudian, didukung pula oleh pelaku parekraf dan UMKM.

"Kota Pekanbaru terus membuktikan komitmen memajukan sektor parekraf. Keberadaan wisata kuliner terus tumbuh dan berkembang. Hal ini tak lepas dari komitmen pemerintah daerah setempat dan dukungan insan parekraf bersama pelaku UMKM," ucap Roni.

Diungkapkan dia, bahwa belum lama ini telah diresmikan Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) yang pertama di Provinsi Riau. Lokasinya di kawasan Riau Garden, Jalan Soebrantas, Pekanbaru. "Provinsi Riau menjadi provinsi pertama di Pulau Sumatra dan ke-6 di Indonesia yang memiliki Zona KHAS," tandas Roni.***(mcr/red)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 29 Oktober 2026

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru.

Galeri
Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Berita Lainnya

Kamis, 29 Oktober 2026

Maksimalkan Pasokan BBM Subsidi, PPN Sumbagut Laksanakan Penguatan Pasokan di Pulau Bengkalis


Kamis, 29 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian


Kamis, 29 Oktober 2026

BRK Syariah Seimbangkan Target Bisnis dengan Penguatan Manajemen Risiko


Kamis, 29 Oktober 2026

Edarkan 8 Paket Sabu di Pondok Pinggir Jalan, Buruh di Langgam Dibekuk Satnarkoba Polres Pelalawan


Kamis, 29 Oktober 2026

Tabrakan Maut Pelajar vs Land Cruiser di Perawang, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan


Kamis, 29 Oktober 2026

Rokan Greenpreneur Awards 2026 : Dorong Inovasi Usaha Hijau dan Berkelanjutan bersama Pertamina Hulu Rokan


Kamis, 29 Oktober 2026

Buka POSS di SMPN 1 Pangkalan Kuras, Plt Kadisdikbud Pelalawan Sampaikan Ini


Kamis, 29 Oktober 2026

Gelar Rakornas Konsorsium Internal Auditor, Rektor Umri Tegaskan Pentingnya Audit Profesional dan Keimanan dalam PTMA


Kamis, 29 Oktober 2026

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru


Kamis, 29 Oktober 2026

Pangdam Ajak Komponen Bangsa Perkuat Sinergi Dukung Indonesia Maju


Kamis, 29 Oktober 2026

Kecelakaan Maut di Perawang, Land Cruiser Tabrak Tiga Motor, Seorang Pelajar Tewas


Kamis, 29 Oktober 2026

Kapolsek Tanah Putih Pimpin Pengamanan Pleno Pilpeng 2026, Rekapitulasi 31 TPS Rampung


Rabu, 28 Oktober 2026

Energi Tersembunyi dari Bumi Manggalo, Asa Sentuhan Anak Berkebutuhan Khusus dalam Berkarya


Rabu, 28 Oktober 2026

18 Pejabat di Lingkungan Pemkab Inhil Dilantik, Bupati Minta Percepat Program dan Tingkatkan Kinerja


Rabu, 28 Oktober 2026

Migrasi ke Sistem Pembayaran Digital, BRK Syariah dan STAI Auliaurrasyidin Teken Kerja Sama Strategis


Rabu, 28 Oktober 2026

PHR Hadirkan Strategi Biodiversitas Berkelanjutan di Hutan.ID Fest 2026


Rabu, 28 Oktober 2026

Dipimpin AKP Luthfi Indra Praja, Satlantas Polres Inhu Gelar Penertiban Internal


Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Sepetak Lahan Wirani Rejosari, Merawat Tanaman Berbuah Kesehatan


Rabu, 28 Oktober 2026

Tanamkan Semangat Kebangsaan, Polsek Batang Tuaka Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di SDN 003


Rabu, 28 Oktober 2026

Polisi Bunuh Ibu Kandung Dipecat dan Terancam 15 Tahun Penjara