Riauterkini-PEKANBARU-Haid atau menstruasi merupakan fenomena yang dialami oleh seluruh perempuan di dunia. Namun, sangat banyak wanita yang mengalami rasa sakit ketika proses alami keluarnya darah dari alat reproduksi tersebut terjadi.
Bahkan, tak sedikit pula kaum hawa yang tak kuat menahan rasa sakit itu hingga menyebabkan pingsan atau tak sadarkan diri. Kondisi itu ternyata adalah salah satu haid atau menstruasi yang tidak normal. Sebab, haid yang sehat ternyata justru tak merasakan sakit. Fakta itu disampaikan langsung oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi RS Eka Hospital Pekanbaru, dr Yohanes Iddo Adventa sp OG Subsp FER MH.
Menurutnya, menstruasi yang sehat itu memiliki batasan-batasan. Prosesnya berlangsung dengan durasi dan frekuensi 4 sampai 8 hari. Mens yang sehat tersebut juga tak menimbulkan rasa nyeri dan sakit.
"Jangan pernah menganggap remeh rasa nyeri saat menstruasi. Mens yang sehat adalah mens yang memiliki durasi dan frekuensi yang normal dari 4 sampai 8 hari. Mens yang sakit itu tidak normal. Kalau ada nyeri saat mens, harus diperiksa ke dokter kandungan. Kemungkinan dari keluhan nyeri haid itu, ada calon bakal terjadi Endometriosis," ujar dr Iddo ketika menjadi nara sumber Media Gathering dalam membahas dan mengupas fenomena Sakit saat Haid, Normal atau Red Flag, Kamis (03/09/26).
Di Riau sendiri, kata dia lagi, Endometriosis sudah banyak terjadi, sekitar 10 sampai 15 persen. Penyebabnya pun beragam, namun teori paling kuat adalah karena darah menstruasi tersebut tidak seluruhnya turun melalui vagina, tapi naik juga ke atas. Artinya, darah mens tersebut tidak mengalir keluar di jalur semestinya.
"Walaupun begitu, setiap perempuan memiliki sensitivitas yang berbeda, sehingga tidak semua perempuan mengalami Endometriosis. Tips dari saya, rajinlah mengkonsumsi makanan real food, atau makanan alami yang bebas dari bahan kimia tambahan. Jangan makan makanan yang berminyak, karena itu bukan makanan real food," tuturnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Divisi Pelayanan Medis RS Eka Hospital Pekanbaru, dr Monika N Susanto mengatakan, manajemen RS Eka Hospital Pekanbaru selalu menjalin hubungan silaturahmi dengan insan pers. Apalagi, dia pun yakin dan percaya peran media sangat krusial dalam menyampaikan setiap informasi kepada masyarakat luas.
"RS Eka Hospital juga terus berupaya melengkapi layanan, sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapat pelayanan kesehatan," singkatnya.
Untuk konsultasi kesehatan di RS Eka Hospital Pekanbaru, masyarakat bisa langsung menghubungi contact person 082142202427 (Riri) atau di nomor 082164417737 (Ranny).***(gas)