Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
PTPN IV PalmCo: Kepercayaan Kunci Kemitraan Sawit Berkelanjutan

Riauterkini - PEKANBARU - PTPN IV PalmCo menegaskan bahwa kepercayaan menjadi fondasi utama dalam membangun kemitraan perkebunan sawit antara perusahaan dan petani yang produktif dan berkelanjutan.

Hal itu ditegaskan manajemen PTPN IV pada saat kunjungan studi banding petani, pengurus koperasi, pemerintah desa, serta perwakilan dinas perkebunan dari Kalimantan Barat ke PTPN IV Regional III di Riau.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/10) megatakan hubungan antara perusahaan dan petani pada dasarnya dibangun untuk tumbuh dan berkembang bersama.

"Kalaupun mau maju, kalaupun mau sejahtera, petaninya juga harus ikut. Tidak mungkin PTPN bisa sejahtera kalau petani yang menjadi mitranya tidak sejahtera," kata Jatmiko.

Sejak awal berdiri, PTPN IV PalmCo menempatkan petani sawit sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan perusahaan. Langkah itu sendiri tak lepas dari upaya PalmCo dalam mendongkrak produktivitas petani, memangkas ketimpangan produksi, meningkatkan kesejahteraan petani, serta sejalan dengan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional.

Untuk mencapai tujuan tersebut, entitas terus mengakselerasi peremajaan sawit rakyat (PSR). Sepanjang periode 2024-2025, program PSR yang dikebut PalmCo tercatat mencapai 36.681 Ha. Sementara hingga 2029 mendatang, program PSR ditargetkan menyentuh 32 ribu keluarga petani sawit Indonesia dengan penambahan total luas mencapai 64.000 Ha.

Jatmiko menegaskan, akselerasi PSR tersebut kini telah dirasakan para petani kala produktivitas mereka melonjak hingga mencapai 23,9 ton/Ha untuk usia tanaman menghasilkan 3 tahun, jauh di atas standar nasional sebesar 19 ton/Ha.

"Alhamdulillah, hari ini petani binaan kita bisa bangga menjadi bagian dari PTPN IV PalmCo. Tidak hanya karena mendapat produksi tinggi, namun juga mendapat jaminan harga yang kompetitif di setiap daerah," ujarnya.

Hal tersebut yang kini menjadikan kemitraan petani kian kuat dengan transaparansi dan komitmen menjadi pegangan hingga menumbuhkan kepercayaan untuk berkembang dan mencapai kesejahteraan mulai dirasakan. "Saya berulang kali menegaskan kepada teman-teman, PTPN IV memberikan jaminan produksi dengan pilar yang kita tawarkan," ujarnya.

Salah satu wilayah yang berhasil mengakselerasi dan menerapkan kemitraan dengan mengusung empat pilar, mulai dari penerapan single management, penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat, pelatihan off taker, hingga penguatan kelembagaan di PTPN IV PalmCo adalah Regional III Riau.

Untuk itu, PTPN IV PalmCo pun mengundang para petani, perwakilan pemerintah kabupaten hingga desa untuk mempelajari kemitraan positif yang dibentuk PalmCO di Bumi Lancang Kuning.

Jatmiko menjelaskan bahwa kemitraan petani di Riau telah berlangsung selama empat dekade terakhir. Ia mengakui perjalanan kemitraan dengan ribuan petani di Riau memiliki kompleksitas tersendiri. Namun, ketika manajemen berlangsung dengan baik, karakter tersebut justru menjadi salah satu kekuatan Regional III.

Hubungan itu juga tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Jatmiko yang pernah memimpin PTPN V, sebelum menjadi PTPN IV Regional III saat ini mengakui dalam perjalanan panjang kemitraan sejak dekade 1980-an hingga memasuki generasi petani berikutnya, perusahaan dan petani pernah mengalami pasang surut.

Perbedaan pemahaman, komunikasi yang belum optimal hingga perubahan lanskap industri sawit menjadi bagian dari dinamika yang harus dilalui bersama. Dari pengalaman tersebut, kata dia, perusahaan kemudian memilih kembali pada khittah awalnya, tumbuh dan berkembang bersama petani.

Upaya itu mulai diperkuat secara bertahap dan semakin masif sejak 2019 melalui inisiatif BUMN untuk Sawit Rakyat. Perusahaan tidak hanya membenahi pola hubungan eksternal dengan petani, tetapi juga memperkuat cara pandang dan organisasi di internal perusahaan agar kemitraan ditempatkan sebagai salah satu prioritas utama.

"Kami akhirnya menyadari bahwa kami harus kembali lagi ke khittah, bahwa kami dibentuk untuk berdampingan bersama petani," kata dia.

Salah satu pendekatan yang kemudian dikembangkan adalah pola kemitraan melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), termasuk konsep single management.

Jatmiko menegaskan konsep tersebut bukan dimaksudkan untuk mengambil alih pengelolaan petani. Tujuannya adalah memastikan standar pembangunan dan pemeliharaan kebun dapat dijalankan dengan baik sehingga produktivitas yang diterima petani juga lebih terjaga.

"Single management bukan berarti kami mau menguasai petani. Kami ingin memastikan hasil yang nantinya diterima petani itu sesuai standar," jelas Jatmiko.

Yang membedakan, lanjut dia, kemitraan PTPN tidak berhenti setelah proses peremajaan selesai. Ia mengatakan kepercayaan petani tidak dapat dibangun hanya melalui komunikasi ataupun janji perusahaan.

Lebih jauh, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menambahkan bahwa kepercayaan harus dibuktikan melalui konsistensi pendampingan, kualitas kebun, produktivitas, transparansi hubungan, hingga keberanian perusahaan menerima kritik dari petani.

"Tips kami adalah membangun hubungan yang harmonis dengan komunikasi yang kuat, tetapi saling memahami. Tidak bisa saling menang sendiri," paparnya.

Untuk menjaga keberlanjutan produktivitas, perusahaan juga memastikan penggunaan bibit bersertifikat dan unggul. Regional III saat ini memiliki tujuh sentra pembibitan yang tersebar di Tandun, Rokan, Sungai Pagar, Tanah Putih, Air Molek, Lubuk Dalam dan Dumai.

Bibit tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi petani mitra binaan, tetapi juga dapat diakses masyarakat. Kebijakan itu dilakukan untuk memperkecil risiko penggunaan bibit tidak berkualitas yang dampaknya dapat dirasakan petani hingga puluhan tahun.

Kepala Divisi PSR PTPN IV PalmCo Abdul Muthalib mengatakan pengalaman Regional III menjadi salah satu referensi untuk memperkuat pola kemitraan di wilayah PTPN IV lainnya, termasuk Regional V di Kalimantan.

Menurut dia, karakter perkebunan di Regional III dan Regional V memiliki sejumlah kemiripan. Kebun perusahaan sama-sama memiliki hubungan yang dekat dengan kawasan plasma dan masyarakat, sehingga pengalaman kemitraan di Riau dinilai relevan untuk dipelajari dan disesuaikan dengan karakter Kalimantan.

Studi banding tersebut juga menjadi kesempatan bagi petani dan pemangku kepentingan dari Kalimantan untuk melihat langsung bahwa keberhasilan kemitraan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Abdul menilai dukungan pimpinan perusahaan menjadi penting agar persoalan yang muncul di lapangan dapat diselesaikan lebih cepat. Ketika perusahaan, pemerintah, koperasi dan petani memiliki pemahaman yang sejalan, pola kemitraan akan lebih mudah dikembangkan.

Ia mengatakan kepercayaan petani terhadap PTPN IV Regional V juga mulai kembali tumbuh seiring dengan penguatan komitmen perusahaan terhadap kemitraan. Regional III kemudian menjadi salah satu rujukan untuk membangun contoh nyata yang dapat dilihat petani secara langsung.

Sebab bagi petani, lanjut dia, contoh keberhasilan jauh lebih mudah meyakinkan dibanding sekadar penjelasan.

"Starting point-nya sekarang adalah membuat pola yang sama seperti di Regional III. Petani itu pasti ingin melihat contoh. Kalau mereka melihat contohnya berhasil, mereka akan lebih yakin,"pungkasnya.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Berita Lainnya

Kamis, 15 Oktober 2026

26 Tahun Biznet, Biznet Tawarkan Promo Oktober, Bandwidth 100 Mbps Tanpa Biaya Tambahan


Kamis, 15 Oktober 2026

Hari Pangan Sedunia: FAO Serukan Inovasi Pangan Sehat untuk Indonesia


Kamis, 15 Oktober 2026

TMMD ke 130 Kodim 0313 Inhil Wujudkan Impian Warga Kuala Lemang Memiliki Rumah Layak


Kamis, 15 Oktober 2026

Imigrasi Pekanbaru Perkuat Sinergi dengan PWI Riau dan Ombudsman


Kamis, 15 Oktober 2026

Afni Beri Harapan bagi 2.994 PPPK Paruh Waktu Siak di Tengah Tekanan Fiskal


Kamis, 15 Oktober 2026

Subuh Keliling, Polsek Tanah Putih Tampung Keluhan Warga dan Perkuat Kamtibmas


Kamis, 15 Oktober 2026

Ringankan Beban Masyarakat, Plt Gubri Putihkan Denda Pajak Kendaraan, Cek Jadwalnya


Kamis, 15 Oktober 2026

Tim IGTK Kuansing Raih Peringkat III Porseni Riau, Plt Bupati Muklisin Beri Apresiasi


Kamis, 15 Oktober 2026

Pamit Kencing ke Parit, Pemuda di Inhu Ditemukan Tewas Mengambang


Rabu, 14 Oktober 2026

Kejari Inhil Musnahkan Barang Bukti 70 Perkara Pidana Umum dan Khusus Telah Inkracht


Rabu, 14 Oktober 2026

Bandara SSK II Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Skala Penuh


Rabu, 14 Oktober 2026

Kepala BPBD Riau Bahas Pengurangan Risiko Bencana di Banten Bersama Kalaksa se Indonesia


Rabu, 14 Oktober 2026

Kartu Anggota KORPRI Berbasis e-Money, Upaya BRK Syariah Perluas Transaksi Digital


Rabu, 14 Oktober 2026

‎Porseni IGTKI-PGRI Riau 2026 Ditutup, Rokan Hulu Keluar sebagai Juara Umum


Rabu, 14 Oktober 2026

Capella Honda Perkuat Pendampingan Vokasi SMK Binaan AHM se-Riau


Rabu, 14 Oktober 2026

Pemkab Siak Perpanjang Kontrak Ribuan PPPK Paruh Waktu, Bupati Afni Pastikan Alokasi THR dan Gaji 13


Rabu, 14 Oktober 2026

Konferkab PWI Kampar Siap Digelar, Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua


Rabu, 14 Oktober 2026

Petani Mangga Filipina Pelajari Pengendalian Hama di Indonesia dengan Dukungan FAO


Rabu, 14 Oktober 2026

Sukseskan TMMD Ke-130, Kodim 0314/Inhil Mulai Langsir Material Melalui Jalur Darat dan Laut


Rabu, 14 Oktober 2026

Green Policing yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri