Riauterkini-UKUI – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di lingkungan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) tidak hanya diisi dengan kegiatan perlombaan anak. Momentum tersebut juga ditandai dengan peresmian Daycare Andalan di Estate Ukui sebagai fasilitas untuk mendukung kebutuhan pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Peresmian daycare tersebut menjadi bagian dari komitmen RAPP dan APRIL dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif serta mendukung kesejahteraan anak, khususnya bagi keluarga pekerja.
HAN 2026 yang mengusung tema “Lindungi Teman: Berbeda Itu Biasa, Berteman Itu Luar Biasa, Setara Tanpa Kekerasan” mendapat sambutan antusias dari ratusan anak dan orang tua.
Deputy Fiber Director Jelo Singh mengatakan, pemenuhan kebutuhan anak membutuhkan dukungan berbagai pihak, tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat program yang berkelanjutan.
“Penyediaan daycare ini merupakan bagian dari komitmen APRIL2030, khususnya pilar Kemajuan Inklusif. Kami percaya bahwa mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak sangat penting untuk membangun komunitas yang lebih kuat di masa yang akan datang,” ujarnya.
Menurutnya, Daycare Andalan menjadi bagian dari penerapan Kode Praktik Kesejahteraan Anak, yang mencakup kesehatan dan nutrisi, tempat penitipan anak, pendidikan dan wajib belajar sembilan tahun, perlindungan anak dari tenaga kerja, serta kesejahteraan.
Kegiatan HAN 2026 sendiri digelar dalam dua sesi, yakni di Estate Logas pada 8 Agustus dan Estate Ukui pada 12 Agustus 2026. Berbagai perlombaan disiapkan untuk mengembangkan kreativitas anak sekaligus mendorong mereka berinteraksi dan membangun kepercayaan diri.
Legal Compliance, Conservation, and Human Rights Head RAPP, Inra Gunawan, mengatakan keberadaan Daycare Andalan diharapkan dapat menyediakan ruang pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, penuh kasih, inklusif dan bebas dari kekerasan.
Ia menyebutkan, komitmen terhadap kesejahteraan anak juga sejalan dengan keterlibatan APRIL dalam United Nations Global Compact (UNGC) sejak 2006.
“Komitmen tersebut kembali ditegaskan APRIL melalui UNGC Submission: Future Priorities and Key Initiatives (2025–2027) untuk melanjutkan pelaksanaan rencana aksi dalam menangani isu-isu hak asasi manusia, khususnya melalui rencana aksi kesejahteraan anak dan pekerja serta rencana aksi kesetaraan gender,” jelasnya.
Deputy Manager APRIL School, Rita, menambahkan, keberadaan daycare juga dapat memberikan ruang bagi anak untuk bersosialisasi dengan teman sebaya sejak usia dini.
Menurutnya, interaksi melalui kegiatan bermain dan belajar bersama dapat mendukung perkembangan sosial dan emosional anak.
Manfaat tersebut dirasakan Hewi Marlina Zalukhu, pekerja own labour di Estate Ukui. Ia mengaku lebih tenang bekerja karena anaknya dapat dititipkan di daycare selama jam kerja.
“Setelah saya menitipkan anak di sini, anak saya menjadi lebih aktif karena bisa berinteraksi dengan anak-anak lainnya. Saya juga merasa lebih tenang bekerja karena tahu anak mendapatkan pendampingan selama berada di daycare,” ungkapnya.
Melalui peringatan HAN dan pengoperasian Daycare Andalan, RAPP berharap dukungan terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak dapat diterapkan secara berkelanjutan. Keberadaan lingkungan yang aman dan mendukung diharapkan membantu anak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, peduli, cerdas, memiliki solidaritas serta bertanggung jawab.***(ang)