
Riauterkini-RANTAUKOPAR-Aksi spontanitas masyarakat terjadi di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (8/5/2026), terkait pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian bangunan berupa gudang di belakang rumah yang diduga milik bandar narkoba terbakar. Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan dan hingga saat ini kondisi di lokasi dilaporkan kondusif.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Didi Sofyan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat Tim Ditresnarkoba Polda Riau melakukan pengembangan kasus narkotika dari Kota Duri, Kabupaten Bengkalis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang lebih dahulu diamankan di Duri, diketahui dugaan pasokan narkoba berasal dari seorang pria berinisial HP, warga Kepenghuluan Bagan Cempedak, Kecamatan Rantau Kopar.
Tim kemudian bergerak menuju kediaman HP yang berada di Jalan Rambutan, Kepenghuluan Bagan Cempedak. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang, yakni OS dan istri dari HP.
Saat petugas membawa kedua orang tersebut menuju arah Duri, kendaraan personel sempat dihadang oleh IR yang diketahui merupakan abang dari OS, tepat di depan Mapolsek Rantau Kopar. Namun, berkat kesigapan personel Polsek Rantau Kopar yang melakukan back-up pengamanan, kendaraan tim Polda Riau berhasil melintas dan melanjutkan perjalanan.
Pasca kejadian itu, IR diduga memprovokasi warga dengan meminta aparat segera menangkap bandar besar narkoba yang berada di wilayah tersebut. Sekitar 50 orang warga kemudian mendatangi kediaman HP.
Meskipun pihak kepolisian telah memberikan penjelasan terkait proses hukum yang sedang berjalan, massa tetap bergerak menuju lokasi rumah HP dan melakukan aksi spontanitas yang mengakibatkan gudang di bagian belakang rumah terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Api juga berhasil padam secara alami dan situasi massa berangsur membubarkan diri.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel Polres Rokan Hilir telah dikerahkan ke lokasi kejadian dan Mapolsek Rantau Kopar guna memperkuat pengamanan serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar IPDA Didi Sofyan.
Hingga saat ini, situasi di Kecamatan Rantau Kopar dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.***(Bud)