Riauterkini-ROHIL-Polres Rokan Hilir menggelar apel pasukan pengamanan Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Serentak 2026 di halaman Markas Komando (Mako) Polres Rokan Hilir, Senin (26/10/2026), pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan aman, tertib, jujur, adil, dan demokratis.
Apel gelar pasukan dipimpin Wakapolres Rokan Hilir Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., serta dihadiri unsur TNI, Satpol PP, instansi terkait, para camat, dan ratusan personel gabungan yang akan bertugas mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hilir.
Personel pengamanan terdiri dari jajaran Polres dan Polsek, Kodim 0321/Rokan Hilir, Batalyon B Pelopor Brimob Polda Riau, serta Satpol PP. Seluruh personel disiagakan dan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dalam amanat Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., yang dibacakan Wakapolres Kompol Lassarus Sinaga, ditegaskan bahwa Pilpeng Serentak 2026 merupakan momentum penting dalam menentukan kepemimpinan di tingkat desa dan kepenghuluan.
Oleh karena itu, kehadiran aparat keamanan harus mampu memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga agar seluruh proses demokrasi berlangsung sesuai ketentuan.
Kapolres menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan. Setidaknya, ada tiga hal utama yang menjadi perhatian.
Pertama, pengawasan melekat oleh perwira pengamat wilayah. Para perwira diminta tidak sekadar hadir secara simbolis, tetapi memastikan kesiapan personel di TPS, membangun koordinasi aktif dengan panitia penyelenggara dan pimpinan di tingkat kecamatan, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan.
Kedua, menjaga netralitas dan melaksanakan tugas secara profesional. Personel yang bertugas di TPS diminta memahami tugas pokok dan tanggung jawabnya, mengenali karakteristik wilayah, panitia penyelenggara, serta para calon penghulu.
Kapolres juga menegaskan bahwa personel dilarang meninggalkan TPS sebelum seluruh rangkaian pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pengiriman kotak suara selesai dilaksanakan dengan aman.
“Jaga netralitas secara mutlak. Dilarang terlibat politik praktis atau berpihak kepada calon mana pun. Tunjukkan sikap yang profesional, humanis, namun tetap tegas dalam menjaga keamanan,” demikian penegasan Kapolres dalam amanatnya.
Ketiga, meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Seluruh personel diminta memperkuat koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya serta melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan secara berjenjang dan tepat waktu.
Kapolres juga mengingatkan agar tugas pengamanan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Apel gelar pasukan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB Kegiatan ini menegaskan kesiapan personel gabungan dalam mendukung pelaksanaan Pilpeng Serentak 2026 di Kabupaten Rokan Hilir.
Polres Rokan Hilir turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas di lokasi atau menghubungi Call Center Polri di nomor 110.
Dengan kesiapan personel serta dukungan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan Pilpeng Serentak 2026 di Kabupaten Rokan Hilir diharapkan berjalan aman, lancar, dan demokratis.***(Bud)