Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Dinkes Bengkalis Instruksikan Puskesmas Percepat Penanganan DBD

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis untuk mempercepat langkah penanganan dan pencegahan penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Instruksi tersebut disampaikan Kepala Dinkes Bengkalis Ermanto, SKM, MKM, menyusul adanya kasus DBD di sejumlah wilayah kecamatan.

Ermanto meminta seluruh Puskesmas segera melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) sebagai langkah awal setiap ditemukan kasus DBD. Dalam proses tersebut, petugas diminta melakukan larvasidasi menggunakan abate di sekitar lokasi kasus untuk menekan perkembangan jentik nyamuk.

Selain itu, penyemprotan menggunakan insektisida rumah tangga seperti baygon, HIT, vape maupun produk sejenis juga wajib dilakukan, terutama di rumah pasien yang terkonfirmasi DBD. Langkah ini bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa dan memutus rantai penularan.

“Fogging fokus juga dilakukan sesuai prosedur apabila memenuhi kriteria berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi dan penilaian risiko kasus,” ungkap Ermanto, Sabtu (12/9/26).

Dinkes juga meminta Puskesmas aktif memberikan penyuluhan mengenai DBD kepada masyarakat pada setiap kesempatan, baik kegiatan di dalam maupun di luar gedung.

Ditambahkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bengkalis Irawadi, SKM, MPH, bahwa DBD merupakan penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Nyamuk tersebut umumnya aktif menggigit pada pagi hingga sore hari dan berkembang biak pada wadah yang berisi air bersih serta tergenang.

Proses penularan terjadi ketika nyamuk menggigit orang yang terinfeksi virus dengue. Virus kemudian berkembang di dalam tubuh nyamuk dan dapat ditularkan kepada orang lain melalui gigitan berikutnya.

Dinkes Bengkalis menegaskan bahwa pencegahan DBD tidak hanya bergantung pada fogging. Masyarakat memiliki peran penting melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3M Plus.

Menguras tempat penampungan air secara rutin, setidaknya setiap minggu, termasuk bak mandi dan wadah air lainnya. Menutup rapat tempat-tempat yang dapat menampung air, memasukkan bubuk pembasmi jentik (abate) yang saat ini harganya sangat murah dan mudah didapat melalui online (shopee/lazada/lainnya).

Ketersediaan abate di UPT Puskesmas sangat terbatas, sehingga bagi yang mampu, dapat membeli secara mandiri.

Selanjutnya bagi masyarakat mewapadai perkembangbiakan nyamuk aedes di dalam rumah seperti despenser, belakang kulkas, pot bunga, ban-ban bekas dibelakang rumah yang mengandung air agar diperhatikan dengan cara membuang air tersebut setiap minggu atau memasukkan minyak bekas atau oli bekas sehingga jentik dan nyamuk tidak bisa bertelur.

Serta, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang masih berguna serta menyingkirkan barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan air.

Sedangkan langkah plus antara lain menggunakan lotion antinyamuk, mengenakan pakaian yang menutup anggota tubuh, memasang kawat atau kasa nyamuk di rumah, menggunakan kelambu bila memungkinkan, membersihkan lingkungan dari genangan air, menguras genangan pada pot tanaman, talang air, ember dan tempat minum hewan, serta memelihara ikan pemakan jentik.

Gotong royong membersihkan lingkungan secara rutin juga dinilai penting untuk mencegah berkembangnya populasi nyamuk aedes aegypti.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada Januari-Agustus 2026 tercatat jumlah DBD di Kabupaten Bengkalis sebanyak 842 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan.

DBD tertinggi berada di Kecamatan Bengkalis dengan temuan 217 kasus, disusul Kecamatan Mandau sebanyak 170 kasus. Kemudian Kecamatan Bantan terdapat 100 kasus.

Kasus DBD tahun 2026 ini merupakan puncak kasus tertinggi berdasarkan data kasus DBD dalam lima tahun terakhir.

"Berdasarkan pantauan data mingguan kasus DBD di Kabupaten Bengkalis telah terjadi penurunan dari puncak tertinggi minggu ke 32 akhir Agustus 2026 sebanyak 79 kasus dan awal September 2026 minggu ke 35 terjadi penurunan tercatat sebanyak 43 kasus," terang Irawadi.

Dinkes kembali mengajak masyarakat untuk tidak menunggu hingga kasus bertambah. Jika menemukan anggota keluarga atau warga dengan gejala yang mengarah pada DBD, segera bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal.

"Kita menghimbau kepada semua elemen dapat bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing untuk membatasi tempat perkembangbiakan nyamuk ini. Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai penularan DBD. PSN harus dilakukan mulai dari rumah, sekolah, tempat kerja hingga lingkungan masyarakat,” pungkas Irawadi.***(dik)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Berita Lainnya

Kamis, 10 September 2026

Karhutla di Tualang Membara di Dekat SMAN 2, Arara Abadi dan IKPP Kerahkan Tim Darat serta Heli Water Bombing


Kamis, 10 September 2026

Polres Bengkalis Gagalkan Penyeludupan 65 Bungkus Besar Diduga Perusak Saraf Sabu


Kamis, 10 September 2026

Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas, Tiga Pemuda di Pelalawan Jadi Tersangka


Kamis, 10 September 2026

PTPN IV Regional III Kucurkan Rp3,6 Miliar CSR Sepanjang Semester Pertama 2026


Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School


Kamis, 10 September 2026

Sektor Jasa Keuangan Tunjukkan Ketahanan, Dukung Akselerasi Ekonomi


Kamis, 10 September 2026

Penghargaan dari Desa Dorong Keberlanjutan Kolaborasi Cegah Karhutla di Riau


Rabu, 09 September 2026

Karhutla di Empat Wilayah Ini Jadi Perhatian Tim Satgas Udara


Rabu, 09 September 2026

Vonis Dinilai Terlalu Ringan, Kejari Bengkalis Banding Perkara TPPO Jasmani-Suzana


Rabu, 09 September 2026

Cegah Karhutla Susulan, BPBD Inhil Buat Parit Lintang Sepanjang 600 Meter


Rabu, 09 September 2026

Polres Bengkalis Musnahkan Perusak Saraf Senilai Rp80 Miliar


Rabu, 09 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School


Rabu, 09 September 2026

Sektor Jasa Keuangan Tunjukkan Ketahanan, Dukung Akselerasi Ekonomi


Rabu, 09 September 2026

Perkuat Keamanan Lingkungan, Polsek Tanah Putih Gencarkan Sambang Poskamling


Rabu, 09 September 2026

Jelang Pendaftaran Ditutup, PKB Kawal Beasiswa Kampar Rp5 Miliar


Rabu, 09 September 2026

Hadiri Pembukaan SNA XXIX, BRK Syariah Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan dan Dunia Akuntansi


Rabu, 09 September 2026

Sukses Hadirkan Sekolah Rakyat, Kini Kuansing Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi ke Pusat


Selasa, 08 September 2026

Lokananta Coffee Gelar Family Gathering, Cara Owner Manjakan Karyawan Nikmati Trip ke Sumbar


Selasa, 08 September 2026

Kasasi PT Sawit Riau Makmur Kandas di MA, Putusan Penghentian Operasional dan Denda Rp10 Juta/Hari Jadi Sorotan


Selasa, 08 September 2026

Jelang Musda, KNPI Kampar Segera Sowan ke Forkopimda