riauterkini- INDRAGIRI HILIR - Semangat kemerdekaan dirayakan dengan cara yang berbeda melalui ajang " Pekik Merdeka : Stage of Freedom (Vol.3)". Acara ini berhasil menjadi wadah eksklusif bagi para penggiat seni untuk menampilkan karya terbaik mereka, mulai dari parade musik, pembacaan puisi, hingga pameran seni dan literasi.
Antusiasme peserta dan pengunjung yang memadati lokasi terlihat sangat tinggi saat acara tersebut berlangsung di Cafe Top Anda, Jalan Baharudin Yusuf, Tembilahan, pada Selasa (18/8/2026) malam.
Acara yang diinisiasi oleh SIMPLE STUDIO ini lahir dari keresahan akan minimnya panggung bagi para penggiat seni untuk mengekspresikan diri. Melalui kolaborasi musik dan sastra, para pelaku seni kini memiliki ruang untuk berinteraksi, bertukar ide, dan memperkenalkan karya mereka ke publik yang lebih luas.
Kegiatan ini pun mendapatkan perhatian khusus dari Wakil Bupati Indragiri Hilir, Ibu Yuliantini, yang hadir langsung untuk memberikan dukungan moril bagi para kreator lokal.
Dalam wawancaranya, Ibu Yuliantini menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya ekosistem kreatif bagi para penggiat seni di daerah, sekaligus menekankan peran penting kegiatan positif ini sebagai benteng pencegahan bahaya narkoba di kalangan generasi muda.
"Pemda sangat mengapresiasi inisiatif positif dari rekan-rekan sekalian. Kegiatan seperti ini bukti nyata bahwa para penggiat seni kita memiliki potensi dan talenta yang luar biasa. Melalui wadah positif seperti seni dan musik ini, kita harapkan anak-anak muda dan para penggiat seni dapat menyalurkan energi serta kreativitasnya ke arah yang produktif dan terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Ke depan, tentu menjadi komitmen bagi Pemda untuk terus mendukung dan memfasilitasi wadah bagi para penggiat seni berbakat di Inhil agar mereka bisa terus berkarya," ujarnya.
Adapun Ketua Panitia Penyelenggara, Reza, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjaga keberlangsungan semangat berkarya setelah perayaan kemerdekaan usai. Menurutnya, panggung ini hanyalah permulaan bagi gerakan yang lebih besar di masa depan.
"'Pekik Merdeka' memberikan panggung bagi para pejuang seni yang selama ini mungkin kurang mendapatkan sorotan. Kami ingin mereka didengar, dilihat, dan dihargai melalui karya mereka sendiri. Harapan besar kami ke depannya, kolaborasi ini terus berlanjut. Kami ingin ini menjadi tempat bagi siapa saja para penggiat seni yang punya talenta di Inhil untuk berani tampil, karena kami percaya mereka punya kualitas yang patut diperhitungkan di kancah nasional," pungkas Reza.
Dengan semangat "Merdeka dalam Karya, Bersatu dalam Budaya", ajang ini tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi menjadi momentum penting bagi bangkitnya geliat ekonomi kreatif di Indragiri Hilir.
Diharapkan, sinergi antara komunitas kreatif dan dukungan pemerintah daerah dapat terus terjalin demi melahirkan seniman-seniman berbakat yang mengharumkan nama daerah.***(pto)