Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Terjerat Pinjol dan Beban Pendidikan PPDS Tinggi, Polisi Ungkap Motif Kematian dr. Alex di Siak

Riauterkini-​SIAK — Tekanan finansial akibat beban biaya pendidikan serta jeratan pinjaman online (pinjol) diduga kuat menjadi pemicu dr. Alex Cristo Loris, dokter spesialis anestesi di RSUD Tengku Rafian Siak, nekat mengakhiri hidupnya.

​Fakta tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Siak pada Selasa (4/8/2026).

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Kosmos Parmulais mengatakan, hasil penyelidikan mendalam, otopsi, serta uji Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau atas tragedi yang menimpa dokter spesialis muda tersebut.

​Dari hasil pemeriksaan digital forensik terhadap telepon seluler (ponsel) milik korban, penyidik menemukan sejumlah aplikasi pinjaman daring yang masih aktif.

AKP Kosmos menjelaskan bahwa aktivitas pinjol tersebut sudah berlangsung cukup lama dan sempat diketahui oleh sang istri, meski keluarga besar lainnya tidak menyadarinya.

​"Kalau dari hasil penyelidikan kita, untuk pinjaman (pinjol) itu sudah diketahui oleh istrinya. Namun, pihak keluarga lain tidak diketahui," ujar AKP Kosmos kepada awak media.

​Selain keberadaan aplikasi pinjol, penyidik mendokumentasikan adanya riwayat keluhan korban terkait utang pinjaman daring yang kian menumpuk, serta indikasi penggunaan uang dalam jumlah berlebihan untuk suatu kegiatan tertentu.

Tim penyidik juga tengah berupaya membuka sebuah catatan pribadi milik almarhum di ponselnya yang masih terkunci rapat oleh sistem keamanan perangkat.

​Beban finansial yang menumpuk selama bertahun-tahun ini diduga kian berat seiring tingginya biaya pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ditanggungnya.

Sebagai peserta/alumni PPDS Anestesi, almarhum memiliki pengetahuan mendalam serta akses langsung terhadap obat-obatan bius keras.

​Hasil otopsi dari RS Bhayangkara Polda Riau dan uji Labfor mengonfirmasi bahwa dr. Alex meninggal dunia akibat gagal napas dan asfiksia (kekurangan oksigen) setelah menyuntikkan obat anestesi dosis tinggi ke tubuhnya sendiri tanpa alat bantu pernapasan atau ventilator.

​"Ahli farmakologi menjelaskan penggunaan obat jenis ini wajib didampingi alat bantu pernapasan. Tanpa suplai oksigen saat obat bekerja, korban mengalami gagal napas hingga meninggal dunia," jelas AKP Kosmos.

​Penyidik menemukan alat suntik beserta sisa tabung cairan obat keras di dalam tas korban yang berada di TKP. Hasil uji laboratorium mengonfirmasi sampel DNA yang menempel pada alat suntik cocok mutlak dengan DNA almarhum.

​Pihak kepolisian juga menyoroti adanya dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) terkait keberadaan obat bius berdistribusi terbatas tersebut di luar area steril kamar operasi (OK) atau ICU.

​Sebelumnya, warga di sekitar Jalan Raja Kecik, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, sempat digegerkan oleh penemuan jasad dr. Alex di area semak-semak samping pagar luar RSUD Tengku Rafian pada Selasa (14/7/2026) lalu.

Korban yang baru bertugas di RSUD Tengku Rafian kurang dari satu bulan itu sempat dilaporkan hilang oleh sang istri sejak Senin sore sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa.

​Kasus yang menimpa dokter spesialis muda ini menjadi potret kelam mengenai beratnya tekanan psikologis dan beban finansial yang berpotensi dialami oleh tenaga medis di balik profesi mulianya.***​(Adji)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Pengabdian Berbuah Umrah, Guru Teladan dan Kades Apresiasi Program CSR BRK Syariah


Jumat, 07 Agustus 2026

Ratusan Warga Rupat Cek Kesehatan Gratis Partai Demokrat Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

RSUD Siak Tegaskan Dokter PPDS Tak Menerima Gaji dan Tunjangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III