Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Koperasi Pucuk Rebung Ekspor Produk UMKM Hingga Negeri Sakura



Riauterkini-PEKANBARU - Yuneli (49) tidak pernah membayangkan perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung bisa sejauh ini. Berawal dari kesederhanaan dapur-dapur rumah tangga di Pekanbaru, kini produk-produk olahan lokal mereka berhasil menembus pasar internasional. Merek yang dahulunya hanya dikenal di pasar lokal, kini melenggang dan hadir di rak-rak pusat jajanan Jepang, tentunya membawa harum nama bumi Lancang Kuning.

Tidak mudah bagi Yuneli bersama pelaku UMKM yang tergabung di Koperasi Pucuk Rebung sampai pada tahap ini. Butuh perjuangan dan keyakinan meski di tengah keterbatasan untuk menembus standar pasar internasional. Sebut saja, kapasitas produksi yang belum memenuhi standar ekspor, minimnya akses jaringan pasar dan buyer luar negeri, hingga belum terpenuhinya standar kemasan, keamanan pangan (food safety), dan dokumen ekspor yang disyaratkan negara tujuan menjadi tembok tinggi yang sulit ditembus.

Yuneli mengenang, kondisi sulit ini sempat membuat banyak produk khas Melayu Riau sulit berkembang, meski memiliki potensi dan cita rasa unggulan, sulit keluar dari pasar lokal. Namun ratusan UMKM yang tergabung di Koperasi Pucuk Rebung tidak tinggal diam. Mereka terus berupaya meningkatkan kualitas produk hingga naik kelas. Usaha tidak menghianati hasil, kini produk-produk unggulan ‘terbang’ ke negeri Sakura, turut meramaikan aneka kuliner mancanegara.

Keberhasilan Koperasi UMKM Pucuk Rebung menembus pasar internasional, menurut Yuneli, tidak terlepas dari peran PHR yang secara konsisten mendampingi Pengembangan UMKM binaan. Melalui Program Pengembangan UMKM, Ekonomi, Pemuda, dan Perempuan, PHR tidak hanya memberikan pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi para pelaku usaha, tetapi juga memperkuat kapasitas Kelembagaan koperasi, mendukung penyediaan sarana dan prasarana produksi, serta membuka akses promosi dan jejaring pasar yang lebih luas.

Berbagai pendampingan tersebut membantu UMKM memahami standar kualitas, keamanan pangan, pengemasan, hingga kebutuhan pasar ekspor yang menjadi syarat Utama untuk bersaing di Tingkat global. Selain dukungan dari PHR, pemerintah daerah dan instansi terkait turut mengambil peran penting melalui fasilitas berbagai persyaratan administrasi dan kelengapan dokumen ekspor, sehingga produk-produk UMKM binaan dapat menembus pasar internasional.

“Perjalanan bukanlah proses yang instan. Kami memulainya dengan memperkuat kualitas produk, aktif mengikuti berbagai pameran internasional, business matching, hingga memperkenalkan produk kepada calon buyer dari berbagai negara,” ujar Yuneli , selaku Ketua Koperasi Pucuk Rebung.

Sejumlah produk khas Melayu menjadi andalan Koperasi Pucuk Rebung dalam menembus pasar ekspor. Di antaranya: Ikan Salai Patin & Pisang Kipas Rajawali, Mi Sagu Bu Tuti & Nastar Sagu, Bandrek Lazuhardy & Emping Alpukat, Buah Naga, Madu Murni, Bakso Olahan, hingga Bumbu Rendang Khas. Seluruh produk disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi rasa, dan regulasi konsumen di masing-masing negara tujuan.

“Keberhasilan ini merupakan buah manis dari kolaborasi berbagai pihak. PHR memberikan pendampingan usaha, peningkatan kompetensi pelaku UMKM, penyediaan sarana dan prasarana produksi, hingga pembukaan akses promosi dan pasar. Dukungan tak kalah penting juga datang dari pemerintah daerah serta instansi terkait dalam fasilitasi kelengkapan dokumen ekspor,” tuturnya.

Jepang merupakan negara yang terkenal memiliki standar pengawasan kualitas dan keamanan pangan paling ketat di dunia. Koperasi ini harus melalui serangkaian tahapan yang tak mudah. Mulai dari komunikasi intensif dengan calon buyer, pengiriman sampel bertahap, penyesuaian desain dan fungsi kemasan, hingga pemenuhan administrasi ekspor. Perjuangan membuahkan hasil, ekspor perdana berhasil direalisasikan melalui pengiriman 400 pak Pisang Kipas Rajawali.

Sebelumnya, Koperasi UMKM Pucuk Rebung telah lebih dulu mengepakkan sayapnya ke negeri jiran Malaysia. Koperasi telah mencatatkan 4 kali pengiriman dengan nilai transaksi kumulatif mencapai puluhan juta rupiah.

“Pasar Jepang dikenal memiliki standar yang sangat tinggi, oleh karena itu, kami menjadikan setiap proses evaluasi sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas. Kami percaya bahwa mutu merupakan kunci utama agar produk UMKM dapat bertahan dan berkembang di pasar internasional,” tambah Yuneli.

Koperasi UMKM Pucuk Rebung optimis keberhasilan ini dapat menjadi momentum penting dan menjadi inspirasi bagi banyak pelaku UMKM di Riau untuk berani memasuki rantai pasok global. Langkah yang berawal dari dapur-dapur sederhana ini bukan sekadar tentang angka penjualan ekspor, melainkan tentang meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga pelaku UMKM, memperluas kesempatan kerja lokal, serta memperkuat daya saing produk tanah melayu di kancah internasional.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 14 Agustus 2026

Wako Agung Luruskan Polemik STC: Pemko Tak Pernah Sebut Ada Rekomendasi Mendagri


Jumat, 14 Agustus 2026

DPMPTSP Riau Fasilitasi Empat Perusahaan Akses Pembiayaan Lewat BRK Syariah


Jumat, 14 Agustus 2026

Polsek Ukui Edukasi dan Berikan Imbauan ke Warga Antisipasi Karhutla


Jumat, 14 Agustus 2026

Plt Gubri Dorong Perusahaan di Riau Gunakan BRK Syariah


Jumat, 14 Agustus 2026

PT Arara Abadi Raih Penghargaan Investor PMDN Terbaik II di Riau


Jumat, 14 Agustus 2026

Kronologi Kebakaran SPBU Lubuk Terap Pelalawan: Ledakan Muncul Sesaat Setelah Mobil Dihidupkan


Jumat, 14 Agustus 2026

Nilai Investasi di Riau Tertinggi di Sumatera, Plt Gubri Minta Herus Berdampak untuk Masyarakat


Jumat, 14 Agustus 2026

970 Napi Lapas Bengkalis Diusulkan Terima Remisi Kemerdekaan, 15 Orang Langsung Bebas


Jumat, 14 Agustus 2026

SPBU Lubuk Terap, Pelalawan Terbakar, Api Sudah Padam


Jumat, 14 Agustus 2026

Bangun Kamtibmas Kondusif, Polsek Tanah Putih Gencarkan Sambang Poskamling


Jumat, 14 Agustus 2026

APHI Riau Imbau Anggota Perkuat Kesiapsiagaan dan Langkah Nyata Cegah Karhutla


Jumat, 14 Agustus 2026

Meriahkan HUT ke-81 RI, PPN Sumbagut Suguhkan Hadiah Spesial di MyPertamina


Jumat, 14 Agustus 2026

Polisi Amankan Pria Bawa 54 Gram Sabu di Pondok Sawit Gondai Pelalawan


Kamis, 13 Agustus 2026

Meriahkan HUT ke-81 RI, Kapolres Rohil Hadiri Karnaval di Bagansiapiapi


Kamis, 13 Agustus 2026

Diresmikan Presiden, 110 Jembatan Merah Putih Presisi Perkuat Konektivitas Riau


Kamis, 13 Agustus 2026

Polres Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba, 28,97 Kg Sabu dan 122.629 Butir Ekstasi Disita


Kamis, 13 Agustus 2026

Wawan Kurniawan Pimpin Bahu Nasdem Riau


Kamis, 13 Agustus 2026

Sambangi Warga, Polisi Ajak Jaga Kamtibmas dan Waspadai Karhutla


Kamis, 13 Agustus 2026

Plt Bupati Nyatakan Semangat Pacu Jalur Harus Jadi Inspirasi Membangun Kuansing


Kamis, 13 Agustus 2026

Penghargaan Proper Hijau Bukti Konsistensi Perusahaan Jalankan Operasi Berkelanjutan