Riauterkini-PEKANBARU– Upaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkebunan terus diwujudkan melalui Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS). Salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan Pelatihan Budidaya Teknis Kelapa Sawit yang diikuti oleh 82 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.
Setelah seluruh peserta menyelesaikan proses registrasi pada hari sebelumnya, hari ini pelatihan resmi memasuki tahapan pembukaan. Suasana penuh semangat tampak sejak awal kegiatan, di mana seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Besarnya minat para petani menunjukkan bahwa program SDMPKS BPDP menjadi salah satu sarana yang dinantikan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan kebun kelapa sawit.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, S.Hut., M.T. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas dan daya saing perkebunan kelapa sawit rakyat. Oleh karena itu, program pelatihan yang difasilitasi BPDP diharapkan mampu melahirkan petani yang semakin profesional dan mampu menerapkan praktik budidaya sesuai standar teknis.
Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu, Endang Mulyawan, S.Hut., M.Si. Kehadiran pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi wujud sinergi dalam mendukung keberhasilan program pengembangan SDM perkebunan yang digagas BPDP.
Selama pelatihan yang berlangsung hingga 26 Juli 2026, peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai regulasi dan kebijakan lahan mineral, persiapan benih dan bahan tanam, persiapan lahan, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman dan pengendalian gulma, pemupukan pada lahan mineral, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman. Seluruh materi disusun untuk memperkuat kemampuan teknis petani agar mampu mengelola kebun secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Program SDMPKS merupakan salah satu bentuk investasi BPDP dalam pembangunan sumber daya manusia perkebunan. Melalui pelatihan yang berkelanjutan, BPDP tidak hanya meningkatkan kompetensi individu petani, tetapi juga mendorong terciptanya perkebunan kelapa sawit rakyat yang lebih produktif, berdaya saing, dan mampu mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.
Pelaksanaan pelatihan didukung oleh PT SMATEK Tunas Mandiri sebagai lembaga penyelenggara yang memfasilitasi seluruh proses pembelajaran. Diharapkan kolaborasi antara BPDP, pemerintah daerah, dan lembaga pelaksana dapat memberikan manfaat nyata bagi petani serta memperkuat pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hulu.***(rls)