Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
BSP Mulai Perundingan PKB, Bangun Hubungan Industrial Berkelas Global Berazas Budaya Melayu

Riauterkini-SIAK - PT Bumi Siak Pusako (BSP) resmi memulai Perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode terbaru sebagai wujud komitmen perusahaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan produktif.

Kick Off Perundingan PKB menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung agenda transformasi BSP menuju perusahaan migas yang unggul, berdaya saing dan berkelanjutan.

Hadir pada kegiatan tersebut, Direktur PT.Bumi Siak Pusako, Robi Junipa, Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja, Ketua Serikat Pekerja PT. Bumi Siak Pusako, Panji Sumirat, Tim Perunding PKB dan para Manager terkait.

Direktur PT Bumi Siak Pusako, Robi Junipa, dalam sambutannya menegaskan bahwa PKB bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis yang diakui oleh peraturan perundang-undangan sebagai norma yang mengatur hubungan kerja antara perusahaan dan pekerja.

Keberadaan PKB juga merupakan bagian penting dari penerapan Good Corporate Governance (GCG), kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, serta menjadi salah satu indikator perusahaan yang sehat dan profesional.

"PKB adalah komitmen bersama dalam membangun hubungan industrial yang berkeadilan. Dokumen ini bukan hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi menjadi fondasi dalam menciptakan kepastian, perlindungan, dan rasa saling percaya antara perusahaan dan seluruh pekerja," kata Robi.

Menurutnya, hubungan antara manajemen dan pekerja sudah saatnya meninggalkan paradigma lama yang memosisikan kedua belah pihak sebagai pihak yang saling berhadapan. Model hubungan industrial yang berkembang pada era feodalisme maupun revolusi industri, yang mempertentangkan kepentingan pemilik modal dan pekerja, tidak lagi relevan untuk menghadapi tantangan bisnis modern.

Sebaliknya, BSP mendorong lahirnya hubungan industrial yang menempatkan manajemen dan pekerja sebagai mitra strategis yang memiliki tujuan bersama, yaitu meningkatkan daya saing perusahaan, menjaga keberlanjutan usaha, serta menciptakan kesejahteraan bersama.

"Keberhasilan perusahaan bukan hanya ditentukan oleh manajemen ataupun pekerja secara sendiri-sendiri. Keberhasilan hanya dapat dicapai melalui sinergi, saling percaya, dan kolaborasi yang kuat. Semangat inilah yang ingin kita bangun melalui PKB BSP," tambahnya.

Robi juga mengibaratkan transformasi hubungan industrial tersebut sebagai perubahan dari Red Ocean Strategy menuju Blue Ocean Strategy. Jika paradigma lama lebih banyak diwarnai konflik kepentingan dan persaingan internal, maka paradigma baru harus mampu menciptakan ruang kolaborasi yang menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam perundingan ini, BSP menargetkan lahirnya PKB yang mengadopsi praktik-praktik terbaik perusahaan migas berkelas dunia, namun tetap berakar kuat pada identitas perusahaan sebagai BUMD kebanggaan Kabupaten Siak.

Nilai-nilai budaya Melayu seperti marwah, musyawarah, amanah, saling menghormati, gotong royong, dan kekeluargaan akan menjadi fondasi budaya perusahaan (corporate core values) yang mewarnai implementasi PKB di lingkungan BSP. Dengan demikian, hubungan industrial yang dibangun tidak hanya berorientasi pada kepatuhan hukum, tetapi juga mencerminkan karakter perusahaan yang menjunjung tinggi keharmonisan, integritas, dan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal.

Melalui PKB yang disusun secara partisipatif dan mengedepankan prinsip keadilan, BSP berharap setiap pekerja memperoleh kepastian hukum atas hak dan kewajibannya, sekaligus memastikan seluruh pekerja diperlakukan secara adil, profesional, dan bermartabat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kick Off Perundingan PKB ini menjadi awal dari komitmen bersama antara manajemen dan Serikat Pekerja untuk membangun hubungan industrial yang modern, adaptif, dan produktif sebagai fondasi dalam mewujudkan transformasi PT Bumi Siak Pusako menjadi perusahaan migas daerah yang berdaya saing global, tetap berakar pada budaya Melayu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

"PKB bukan sekadar perjanjian kerja. PKB adalah kontrak moral, kontrak sosial, dan komitmen bersama untuk membangun BSP yang lebih maju, lebih profesional, dan lebih bermartabat. Ketika perusahaan tumbuh, pekerja sejahtera, dan hubungan industrial harmonis, maka seluruh pemangku kepentingan akan ikut merasakan manfaatnya,” katanya.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Jumat, 07 Agustus 2026

Pengabdian Berbuah Umrah, Guru Teladan dan Kades Apresiasi Program CSR BRK Syariah


Jumat, 07 Agustus 2026

Ratusan Warga Rupat Cek Kesehatan Gratis Partai Demokrat Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

RSUD Siak Tegaskan Dokter PPDS Tak Menerima Gaji dan Tunjangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Hilang 36 Jam, Bocah Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tewas


Jumat, 07 Agustus 2026

Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga


Jumat, 07 Agustus 2026

Perum Bulog Tembilahan Bersama TNI-Polri dan Dinas Terkait Periksa Kualitas Beras Penyaluran Bantuan Pangan


Jumat, 07 Agustus 2026

Mediasi Sengketa Lahan Mak Teduh, Bupati Pelalawan Tekankan Kepastian Hukum


Jumat, 07 Agustus 2026

Puluhan Paket Perusak Saraf Disita, Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Air Jamban Bengkalis


Jumat, 07 Agustus 2026

Korupsi Dana PI PT SPRH Rohil Kembali Bertambah. 9 Ditetapkan Tersangka Baru


Jumat, 07 Agustus 2026

PalmCo: Kemitraan Petani Kunci Kemandirian Pangan dan Energi


Jumat, 07 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Data Sumber Air Pemadaman Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau


Jumat, 07 Agustus 2026

3 Pemilik 8 Paket Sabu di Langgam, Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 06 Agustus 2026

Monyet Peneror Warga Tembilahan Dibawa BBKSDA Riau untuk Observasi Prilaku


Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III