Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Hari Kependudukan Dunia 2026: Generasi Muda Ingin Berkeluarga, Namun Terbentur Hambatan Sistemik



Riauterkini-JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Kependudukan Dunia (HKD) 2026, Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) merilis temuan global terbaru, Demographic Futures Survey yang diluncurkan secara global pada 7 Juli 2026. Laporan ini mengungkapkan sebuah fakta penting: mayoritas generasi muda di dunia—termasuk di Indonesia—memiliki aspirasi yang kuat untuk berkeluarga, namun pilihan mereka sering kali terhalang oleh hambatan sistemik, terutama ketidakamanan ekonomi dan keterbatasan akses perumahan.

Mengusung tema global "Mewujudkan harapan dan aspirasi orang muda — hari ini dan untuk masa depan," HKD 2026 menjadi momentum untuk membongkar mitos bahwa generasi muda saat ini menolak kehidupan berkeluarga. Survei yang melibatkan 100.000 orang muda berusia 18-39 tahun di 73 negara ini justru menunjukkan bahwa 81% responden menganggap keamanan finansial sebagai prasyarat utama untuk menjalin hubungan, sementara 57% mengidentifikasi kendala ekonomi dan perumahan sebagai hambatan utama.

"Temuan ini menegaskan bahwa penurunan fertilitas bukanlah cerminan dari ketidakmauan untuk berkeluarga," ujar Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia Hassan Mohtashami. "Orang muda ingin memiliki masa depan yang stabil. Ketika mereka menunda untuk berkeluarga, itu adalah respons rasional terhadap kondisi yang belum mendukung, seperti ketidakstabilan ekonomi dan kurangnya dukungan sosial. Kita harus memastikan lingkungan yang suportif melalui kebijakan yang berbasis hak."

Pemerintah Indonesia terus memperkuat berbagai kebijakan untuk memastikan generasi muda Indonesia memiliki kesempatan yang setara dalam merencanakan masa depan, termasuk membangun keluarga sesuai aspirasi mereka. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang diwakili Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos., pada Konferensi Pers Hari Kependudukan Dunia (HKD) 2026 di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Rabu (08/07/2026).

Wamen Isyana menegaskan bahwa generasi muda memegang peran sentral dalam pembangunan bangsa. "Generasi muda bukan hanya sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi sebagai mitra utama dalam menentukan arah pembangunan itu sendiri," ujarnya. Mereka, lanjut Wamen Isyana, membawa harapan, aspirasi, kreativitas, dan potensi besar yang perlu didukung lewat kebijakan yang berpihak serta lingkungan yang memungkinkan mereka berkembang secara optimal.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN Dr. Eng. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng., menambahkan bahwa pembangunan kependudukan bertujuan memastikan setiap orang muda memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, pekerjaan layak, layanan kesehatan, perumahan, perlindungan sosial, dan lingkungan yang kondusif. Melalui Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025-2029, isu kependudukan diintegrasikan ke dalam pembangunan lintas sektor sehingga generasi muda ditempatkan sebagai aktor utama pembangunan. “Aspirasi mereka merupakan mandat. Mereka bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi penggerak perubahan hari ini,” tegasnya.

Fakta Kunci dari Demographic Futures Survey:
* Keamanan Finansial adalah Prioritas: 88% responden menilai keamanan finansial sebagai prasyarat utama untuk menjadi orang tua, diikuti oleh pekerjaan yang stabil (87%) dan kesiapan emosional (85%).
* Keinginan untuk Berpasangan: Lebih dari dua pertiga responden idealnya menginginkan hubungan yang berujung pada pernikahan atau hidup bersama pasangan.
* Hambatan Nyata: 57% responden di berbagai negara menyebutkan kendala ekonomi dan perumahan sebagai penghalang utama dalam membentuk hubungan.
* Motivasi Positif: Delapan dari 10 responden menilai kebahagiaan dan sukacita yang diberikan oleh anak-anak sebagai alasan utama untuk memiliki anak.

Peringatan Hari Kependudukan Dunia 2026 di Indonesia menjadi seruan untuk bertindak (call to action) bagi seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat—untuk berkolaborasi dalam menyingkirkan hambatan ekonomi dan sosial yang dihadapi anak muda. Dengan kebijakan yang tepat dan investasi jangka panjang, Indonesia dapat menciptakan kondisi di mana generasi muda tidak hanya mampu meraih impian personal mereka, tetapi juga berkontribusi pada kemajuan bangsa yang lebih tangguh dan berdaya saing.***(rls/yan)

keterangan foto: Kepala Perwakilan UNFPA Indonesia Hassan Mohtashami (tengah) memaparkan temuan global Demographic Futures Survey pada Konferensi Pers Hari Kependudukan Dunia 2026 di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Data survei tersebut menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan perumahan menjadi faktor kunci bagi generasi muda dalam mengambil keputusan untuk membangun keluarga. | ©️ UNFPA Indonesia/Itsnain G. Bagus

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Senin, 24 Agustus 2026

Presiden Prabowo Dijadwalkan Tinjau Karhutla di Riau


Senin, 24 Agustus 2026

Kabut Asap Melanda Pekanbaru, Kemenag Imbau Madrasah Terapkan PJJ


Senin, 24 Agustus 2026

Dari 2.945 Hotspot di Sumatera, Riau Sumbang 491 Titik Panas


Senin, 24 Agustus 2026

Minggu Aman dan Kondusif, Polsek Tanah Putih Lakukan Patroli Gereja


Senin, 24 Agustus 2026

Asap Kian Pekat, Wako Pekanbaru Intruksikan Sekolah Belajar Daring


Minggu, 23 Agustus 2026

Kualitas Udara di Pelalawan, Bengkalis dan Pekanbaru Memburuk


Minggu, 23 Agustus 2026

Gerak Cepat Polisi Cek Hotspot di TNTN, Api Mulai Padam


Minggu, 23 Agustus 2026

Sultan Hibur Warga Inhil, Trezora Cafe Bergemuruh di Momen HUT ke-81 RI


Minggu, 23 Agustus 2026

Sekjen PB Orado Indonesia Hadiri Langsung Peresmian Klub Orado Antasari Pekanbaru


Minggu, 23 Agustus 2026

Karhutla Pelalawan Makin Parah, 216 Hotspot Terpantau di 7 Kecamatan


Minggu, 23 Agustus 2026

Meriahkan HUT ke-25, DPC Partai Demokrat Siak Gelar Lomba Senam Zapin Kreasi dan Permainan Rakyat


Minggu, 23 Agustus 2026

Kapolres Rohil Terjun Langsung Tangani Karhutla di Bangko Permata


Minggu, 23 Agustus 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, BRK Syariah dan RPB Teken MoU


Minggu, 23 Agustus 2026

Alat Berat Dikerahkan Buat Parit Gajah Cegah Cegah Meluasnya Karhutla di Kerumutan


Minggu, 23 Agustus 2026

Harlah PAN ke-28, Bakri: Jadikan PAN Semakin Bermanfaat bagi Masyarakat


Minggu, 23 Agustus 2026

Warga Kerumutan Pelalawan Gelar Salat Istisqa', Berdoa Meminta Hujan di Tengah Karhutla


Minggu, 23 Agustus 2026

Kunjungi Posko Karhutla Kerumutan, Bid Dokkes Polda Riau Berikan Layanan Door to Door


Minggu, 23 Agustus 2026

‎KONI Payakumbuh Silaturahmi dan Studi Banding ke KONI Kota Pekanbaru ‎


Minggu, 23 Agustus 2026

Polsek Tanah Putih Gelar KRYD Malam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Cegah Balap Liar


Sabtu, 22 Agustus 2026

Rekam Data KTP, Disdukcapil Inhu Sambangi Rumah Warga Disabilitas