Riauterkini-KAMPAR-Menggunakan sepeda motor yang irit bahan bakar tentu menjadi keinginan setiap pengguna, terlebih di tengah mobilitas harian yang tinggi. Main Dealer Honda wilayah Riau, PT Capella Dinamik Nusantara memberikan berbagai tips praktis kepada konsumen agar sepeda motor Honda tetap hemat bahan bakar dan performanya optimal.
Instruktur Safety Riding PT CDN, Arif Rahman Hakim menjelaskan, tips pertama terletak pada putaran gas, artinya jangan berkendara kebut-kebutan. Menurut dia, kesalahan paling umum yang bikin boros adalah gaya berkendara yang agresif. Selain tidak aman hal ini juga memaksa mesin bekerja lebih agar suplai bahan bakar dalam jumlah besar secara instan terpenuhi.
"Pada tips ini, putarlah gas secara perlahan dan bertahap. Pertahankan kecepatan konstan di angka 40–60 km/jam. Jika motor kamu punya lampu Eco Indicator, usahakan lampu tersebut tetap menyala saat melaju," ujar Arif, Senin (20/04/26).
Kemudian, kata dia lagi, tips kedua adalah mengecek tekanan angin ban pada motor. Ban yang kurang angin atau kempes membuat area gesek ban dengan jalan jadi lebih luas. Akibatnya, mesin harus bekerja ekstra keras untuk mendorong motor, yang berujung pada konsumsi bensin yang membengkak. Untuk itu sebelum berkendara, Arif pun mengingatkan agar pengendara memastikan tekanan angin sesuai standar pabrikan (biasanya tertera di stiker dekat pijakan kaki atau lengan ayun).
Lalu berikutnya yaitu melakukan servis rutin di Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) atau bengkel resmi Honda. Filter udara yang kotor atau busi yang sudah lemah bisa membuat pembakaran tidak sempurna. Jika pembakaran kacau, tenaga motor berkurang dan kamu cenderung menarik gas lebih dalam, yang otomatis bikin boros.
"Lakukanlah servis berkala di bengkel resmi AHASS. Pastikan menggunakan oli AHM Oil yang memang dirancang khusus untuk karakter mesin Honda agar gesekan mesin tetap minim. Bisa juga menggunakan layanan service kunjung Honda Care jika ingin melakukan perawatan tanpa harus datang ke AHASS," sebutnya.
Tips keempat, sambungnya, gunakanlah BBM dengan oktan yang pas. Dia mengatakan, menggunakan bensin dengan oktan yang terlalu rendah (tidak sesuai kompresi mesin) bisa menyebabkan knocking atau mesin menggelitik. Ini membuat performa turun dan bensin jadi boros. Sebaliknya, oktan terlalu tinggi juga tidak selalu baik jika mesin tidak mendukung.
Lalu tips terakhir, manfaatkan fitur canggih Idling Stop System (ISS). Jika motor pengendara adalah tipe seperti Honda Vario, BeAT atau Scoopy yang memiliki fitur ISS, pastikan fitur tersebut selalu dalam posisi on. Fitur ini akan mematikan mesin secara otomatis saat berhenti lebih dari 3 detik (seperti di lampu merah) dan menyala kembali hanya dengan memutar gas. Ini sangat efektif mengurangi buang-buang bensin saat macet.
Arif menegaskan, sepeda motor Honda sudah dilengkapi dengan teknologi canggih yang mendukung efisiensi bahan bakar. Namun, pola berkendara dan perawatan yang tepat menjadi kunci utama agar konsumsi bahan bakar semakin irit. Apalagi menghemat bahan bakar bukan berarti harus berkendara sangat pelan, tapi tentang konsistensi dan perawatan.
"Dengan gaya berkendara yang halus dan kondisi motor yang prima, motor Honda kamu akan tetap jadi raja irit di jalanan, selalu #Cari_Aman dalam berkendara," tutupnya.***(gas)