Riauterkini-SIAK - Sebanyak 198 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat admintrasi dan pejabat fungsional di lingkungan pemerintah Kabupaten Siak dikukuhkan dan dilantik, Selasa (13/1/26) di Balairung Datuk 4 Suku komplek rumah rakyat Siak.
Dari sekian banyak yang dilantik tersebut, terdapat 4 pejabat eselon II yang sebelumnya menjabat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tidak mendapat jabatan baru alias nonjob.
Keempat pejabat yang tidak mendapatkan jabatan baru tersebut adalah, Arisman yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Irwan Saputra sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian, Muhammad Arifin sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, dan Winda Syafril sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Proses pengukuhan dan pelantikan pejabat tersebut dipimpin Wakil Bupati Siak Syamsurizal, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Siak Mahadar, dan sejumlah pejabat eselon II lainnya.
Wabup Siak Syamsurizal mengatakan pengukuhan dan pelatikan eselon II merupakan hasil dari evaluasi atau Jobfit oleh pansel yang sebelumnya telah digelar.
Sedangkan pengukuhan eselon III dan IV merupakan hasil dari SOTK baru.
“Pelantikan ini belum semua, masih akan ada gelombang berikutnya karena menggunakan sistem aplikasi i-mut,” kata Syansurizal.
Budi sapaan akrab Syamsurizal mengatakan, pengukuhan dan pelantikan tersebut merupakan bentuk penyegaran di lingukangan pemerintah Kabupaten Siak.
“Pelantikan dan pengukuhan pejabat ini untuk mengisi SOTK ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, dan ini juga sebagai bentuk penyegaran,” kata Budi.
Budi menekankan, pengukuhan dan pelantikan selain menyederhanakan birokrasi, juga sebentuk efisiensi.
“Saya berharap pejabat yang dilantik, bisa bekerja keras, bekerja cerdas dan profesional. Mari wujudkan visi misi Kabupaten Siak, menjadi Kabupaten Siak hebat bermartabat,” kata Budi.
Winda Syafril, salah seorang ASN yang dinonjobkan memberikan respon tenang, menanggapi pergeseran jabatan atau demosi yang baru saja diterimanya.
Ia menegaskan, hal tersebut tidak memengaruhi profesionalismenya dalam bekerja, ia mengaku tidak merasa kecewa sedikit pun.
"Dari awal saya tadi sudah bilang biasa saja, kan namanya jabatan," ujarnya.
Ia juga menambahkan, dirinya tetap merasa bahagia dan melihat perubahan posisi sebagai hal yang lumrah dalam dinamika organisasi.
Terkait dengan produktivitas kerja ke depan, ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun ini menjamin bahwa semangat kinerjanya tidak akan luntur.
Ia berkomitmen untuk terus menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab baru yang diembannya.
"Terkait dengan kinerja, ya sesuai dengan amanah yang diberikan," tegasnya.***(adji)