Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menghadirkan layanan transportasi penyeberangan Roll On Roll Off (Roro) yang aman, tertib, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan peninjauan langsung ke Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis hingga ke operasional KMP Sereia Domar di Dermaga RoRo Air Putih, Selasa (6/1/26).
Tak sekadar menerima laporan di ruang kerja, Bupati Kasmarni turun langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan sarana, sistem pelayanan, serta inovasi yang diterapkan berjalan optimal pada rute penyeberangan Air Putih–Sungai Selari.
Kunjungan ke Kantor Dishub Bengkalis disambut Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Ardiansyah, bersama jajaran. Dalam pemaparan yang disampaikan, Ardiansyah menjelaskan berbagai terobosan layanan yang kini telah diterapkan, salah satunya sistem pengukuran tonase kendaraan berbasis elektronik.
“Saat ini setiap kendaraan yang akan menyeberang terdeteksi langsung melalui layar monitor di kantor Dishub. Jika tonase melebihi batas, sistem akan memberikan alarm peringatan dan kendaraan wajib menyesuaikan muatannya,” jelas Ardiansyah.
Selain pengawasan tonase, Dishub Bengkalis juga telah memasang kamera CCTV untuk memantau kondisi lapangan secara real time, terutama volume dan pergerakan kendaraan. Tak berhenti di situ, inovasi E-Ticketing juga tengah digesa dan ditargetkan dapat diterapkan sebelum Lebaran 2026.
“Sistem ini memang masih dalam tahap penyempurnaan. Aplikasi dikembangkan oleh anak daerah kita dari Politeknik Negeri Bengkalis dan disesuaikan dengan kebutuhan Dishub. Jika sudah terintegrasi penuh, kami berharap Ibu Bupati berkenan melaunching sistem ini,” ungkap Ardiansyah.
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Kasmarni menekankan bahwa seluruh inovasi yang dijalankan harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi praktik yang menimbulkan ketidaknyamanan maupun keresahan bagi pengguna jasa RoRo.
“Pelayanan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai masih ada keluhan atau persoalan klasik yang terus berulang,” tegasnya.
Selain aspek pelayanan, Bupati Kasmarni juga meminta Dishub bersama perangkat daerah terkait untuk mengkaji secara serius potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi, tanpa mengesampingkan prinsip pelayanan publik.
“Pelayanan prima harus sejalan dengan peluang PAD, seperti jasa parkir inap kendaraan dan potensi lainnya. Namun semua itu harus dikaji dan ditata dengan baik agar tertib dan transparan,” ujarnya.
Dengan jumlah armada RoRo yang kini mencapai lima kapal, Bupati Kasmarni optimistis arus penyeberangan akan semakin lancar, kemacetan dapat ditekan, serta penumpukan kendaraan bisa diurai secara signifikan.
“Kita tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna RoRo. Semoga seluruh proses penyeberangan berjalan aman, lancar, dan tertib,” ucap Bupati saat meninjau langsung KMP Sereia Domar.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kasmarni turut didampingi Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bengkalis Ed Effendi, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.***(dik/rls)