Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Merasa Keselamatan Terancam, Warga Tanjung Pasir, Inhil Minta BKSDA Atasi Serangan Buaya

Riauterkini-INDRAGIRI HILIR -Warga Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, kini berada dalam kondisi cemas setelah serangkaian serangan buaya yang merenggut nyawa dan melukai warga.

Keberadaan buaya di sungai-sungai desa tersebut semakin memprihatinkan, dan warga pun mendesak tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengatasi ancaman tersebut.

Kepala Desa Tanjung Pasir, Amron, menyampaikan kekhawatirannya atas seringnya serangan buaya di wilayah tersebut, yang tidak hanya terjadi di sungai utama, tetapi juga di sungai-sungai lainnya di sekitar desa.

“Bukan hanya di Sungai Trok, bahkan hampir semua sungai di desa ini kini dihuni buaya. Kami sangat resah karena banyak warga yang telah menjadi korban, bahkan nyawa yang hilang. Kami meminta kepada pihak BKSDA untuk segera turun tangan,” ujarnya dengan penuh keprihatinan.

Menurut Amron, pihak desa sendiri tidak bisa berbuat banyak mengingat hukum yang melarang warga untuk membunuh satwa liar, termasuk buaya. Sementara itu, para nelayan dan warga yang biasa beraktivitas di sungai merasa terancam, mengingat serangan buaya semakin sering terjadi.

“Nelayan kami merasa takut untuk beraktifitas di Sungai saat ini. Karna biayanya sudah over kapasitas, bukan lagi puluhan ekor tapi sudah ratusan ekor ditiap sungai. Padahal nelayan kami sangat menggantungkan hidup dari sungai ini, ” lanjutnya.

Salah satu kejadian terbaru terjadi pada Rabu, 21 Januari 2025, ketika seorang warga, Hendra (45), menjadi korban dan tewas oleh serangan buaya. Kejadian ini merupakan insiden terbaru dari rangkaian serangan yang telah memakan korban jiwa dan luka-luka. Sebelumnya, tercatat sudah ada 13 kasus serangan buaya di desa ini, dengan tiga di antaranya mengakibatkan kematian.

“Kami berharap pihak BKSDA Provinsi Riau dapat segera menindaklanjuti kasus ini. Kami sudah terlalu banyak kehilangan nyawa, dan kami tidak ingin ada lagi korban di masa depan,” tambahnya.

Kejadian-kejadian ini menjadi peringatan bagi pihak berwenang untuk segera mengambil langkah-langkah nyata demi mengurangi populasi buaya yang semakin mengkhawatirkan.

Masyarakat berharap agar pihak BKSDA bisa segera turun tangan dengan melakukan tindakan preventif yang lebih intensif, serta memberi edukasi kepada warga untuk menjaga keselamatan mereka. Keamanan dan kenyamanan warga Desa Tanjung Pasir kini menjadi fokus utama, mengingat ancaman dari predator buaya yang semakin dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.***(pto)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Selasa, 10 Pebruari 2026

Mendorong Aksi Iklim Inklusif Melalui Inisiatif Orang Muda di Indonesia


Selasa, 10 Pebruari 2026

Begini Wujud Nyata Green Policing 2026 di Ukui Pelalawan


Selasa, 10 Pebruari 2026

Ketua DPRD Kuansing Dukung TMMD di Kuantan Hilir Seberang


Selasa, 10 Pebruari 2026

Titip Pesan ke DPR-RI, Pemkab Siak Minta Menkeu Segera Transfer DBH Rp489,8 M


Selasa, 10 Pebruari 2026

Legislator Hendry Munief Usul Siak Jadi Kawasan Industri Hijau dan Masuk KSPN


Selasa, 10 Pebruari 2026

Tekan Angka Kecelakaan, Forum Keselamatan Lalu Lintas Inhil Tambal Jalan Berlubang di Kota Tembilahan


Selasa, 10 Pebruari 2026

Lagi, Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Perusak Otak di Mandau


Selasa, 10 Pebruari 2026

Bupati Kuansing Buka TMMD ke -127 di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang


Selasa, 10 Pebruari 2026

Kurir Sabu di Pulau Rupat Bengkalis Diamankan Polisi


Selasa, 10 Pebruari 2026

TPP Diminta Verifikasi Ulang Dukungan Ganda, KONI Pusat Tegaskan Surat Terakhir yang Sah


Selasa, 10 Pebruari 2026

Polres Bengkalis Gulung Pengedar Penyebab Gangguan Mental di Mandau


Selasa, 10 Pebruari 2026

Pemkab Siak Apresiasi PTPN IV PalmCo Rangkul Ratusan Santri Melalui Festival Hadroh


Selasa, 10 Pebruari 2026

Sambang Kelurahan, Polsek Tanah Putih Imbau Aktifkan Pos Siskamling


Senin, 09 Pebruari 2026

Debit Air Waduk Turun Drastis, Perumdam Terubuk Bengkalis Sudah Siapkan Ini


Senin, 09 Pebruari 2026

Janda Renta Korban Tol Pekanbaru - Rengat Kehilangan Rumah dan Tanah, Begini Ceritanya


Senin, 09 Pebruari 2026

Kesbangpol se Riau Petakan Rawan Konplik di Riau


Senin, 09 Pebruari 2026

Target Rampung 26 Hari, Kapolres Pelalawan Tinjau Pembangunan Jembatan Presisi di Kampung Melati


Senin, 09 Pebruari 2026

Manajemen PT. UKM Bantu Warga Koto Kari Biayai Operasi Penyakit Diabetes


Senin, 09 Pebruari 2026

Lahan Jagung Pipil di Air Hitam Dipantau Polri untuk Program Asta Cita


Senin, 09 Pebruari 2026

Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Hotspot Karhutla di Kuala Kampar Pelalawan