Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Hadapi Kendala Ini, Petugas Maksimalkan Penanganan HPR di Bengkalis

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkalis terus berupaya maksimal untuk mengatasi penularan virus rabies dari hewan pembawa rabies (HPR) maupun penularannya kepada manusia.

Kendala dalam penanganan HPR antara lain adalah dengan masalah kepemilikan identitas hewan. Ada yang berpemilik dan tidak berpemilik seperti anjing liar.

Kemudian terkait terkait dengan kegunaan HPR, bisa sebagai penjaga, ada yang untuk berburu, karena akan dilakukan sistem pemeliharaan berbeda.

Pemeliharaan kalau yang untuk dijaga itu pasti dirawat oleh pemiliknya secara langsung tapi kalau yang setengah-setengah itu artinya HPR mencari sumber hidupnya sendiri dan sangat rentan terjadi penularan rabies.

"Yang paling penting adalah pemeliharaan hewan terutama yang HPR harus dipenuhi segala hak hewan. Karena apabila si hewan itu tidak terpenuhi dia akan mencari di luar dan jika di wilayah yang tertular rabies akan menjadi resiko penularan baik antara hewan ataupun manusia," terang Kepala Dinas TPHP Bengkalis H. Tarmizi, M.Si melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Suhairi, S.P didamping drh. H. M. Mardani, Pejabat Fungsional Medik Veteriner Ahli Muda, beberapa waku lalu di Bengkalis.

Kemudian, pengendalian penyebaran virus rabies itu dapat tekan apabila cakupan vaksinasi terhadap HPR itu minimal 70 persen. Hanya saja dalam populasi HPR masih mengandalkan pemiliknya. Sehingga vaksinasi hanya kepada HPR yang berpemilik.

Hambatan lain selain status kepemilikan HPR, yang ada di lapangan adalah lalu lintas HPR akan mempengaruhi dalam menentukan status rabies di suatu wilayah.

"Hewan yang datang dari luar menjadi salah satu hambatan kita, yang sudah divaksin kemudian keluar pada saat melakukan vaksinasi. Kita mengulang dari awal lagi. Kita harus meningkatkan informasi dan komunikasi kepada masyarakat intens, terkait dengan pembatasan HPR. Menekankan peran dari masyarakat itu sendiri untuk menjaga wilayah dari penularan rabies apalagi untuk wilayah-wilayah yang baru," katanya lagi.

Target vaksinasi hewan pembawa rabies seperti anjing dan kucing tahun 2024 sekitar 3.000 dosis.

Pelaksanaan vaksinasi rabies secara massal akan di mulai antara Juli hingga September.

Apabila ada kasus gigitan dari hewan penular rabies, segera dilakukan upaya pencegahan ke pelayanan kesehatan untuk penanganan sekaligus pelaporan.

"Diimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif memutus mata rantai penularan rabies dan vaksinasi ini. Jika ada gejala hewan penular agar segera melaporkan ke Puskeswan atau unsur masyarakat desa, kawan-kawan penyuluh atau petugas," imbau ASN yang akrab disapa Aan ini.***(dik)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Tas Baru, Energi Baru dan Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

Para pelajar di Minas tersenyum bahagia. Mendapat tas baru dan energi baru di HUT perdana Danantara.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Rabu, 11 Maret 2026

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Ramadhan

Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Selama Bulan Ramadhan.

Advertorial
Sabtu, 07 Maret 2026

Pemkab Rohul Buka Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

Pemkab Rohul Buka Bersama Mahasiswa di Pekanbaru

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Jumat, 06 Maret 2026

Tinjau Pasar Murah di Rohil Plt Gubri Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Idulfitri

Plt Gubri tinjau pasar murah di Rohil. Stok pangan dipastikan aman hingga lebaran Idulfitri nanti.

Berita Lainnya

Senin, 16 Maret 2026

Rusa di Penangkaran Siak Dimutilasi Pencuri, Satu Lainnya Mati Disiksa


Senin, 16 Maret 2026

Belasan Paket Siap Edar Disita, Tiga Pengedar Perusak Otak di Mandau Digulung Polisi


Senin, 16 Maret 2026

Pemotongan TTP Siak Bikin ASN Kelabakan dan Diprotes Wakil Rakyat


Senin, 16 Maret 2026

Meresahkan, Jambret di Jalan Pramuka Bengkalis Dibekuk Polisi


Senin, 16 Maret 2026

Berbuka Bersama Wartawan, Bupati Inhu Ungkap Lokasi Alternatif Islamic Centre


Senin, 16 Maret 2026

Lewat Green Policing, Polsek Tanah Putih Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan


Senin, 16 Maret 2026

KNPI: Program Rekosistem Agung Nugroho Berpotensi Jadi Model Ekonomi Hijau di Sumatra


Minggu, 15 Maret 2026

Ramadan Berkah, IKKKM Bengkalis Santuni 45 Anak Yatim dan Dhuafa


Minggu, 15 Maret 2026

Pererat Sinergi, Kasat Intelkam Polres Inhil Gelar Buka Puasa Bersama FJTI


Minggu, 15 Maret 2026

Lewat QNED evo AI seri QNED86, LG Hadirkan Pengalaman Bioskop Premium di Rumah


Minggu, 15 Maret 2026

Saleh Djasit Apresiasi Wali Kota Aspal Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang Setelah 10 Tahun Terbengkalai


Minggu, 15 Maret 2026

Yayasan Anwaw Karim Bagikan 1.500 Paket Takjil di Pangkalan Kuras


Minggu, 15 Maret 2026

Tradisi Unik "Pengantin Sahur" di Pulau Palas Dapat Antusias Masyarakat Meski Tanpa Sentuhan Pemkab


Minggu, 15 Maret 2026

Safari Ramadan PalmCo di Pekanbaru, Perkuat Konsolidasi dan Integritas Kerja


Minggu, 15 Maret 2026

Berlangsung di Mapolsek, Polisi di Ukui Gelar Minggu Kasih dan Dengarkan Aspirasi Warga


Minggu, 15 Maret 2026

Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Parit Jalan Suka Karya Pekanbaru


Minggu, 15 Maret 2026

Ramadan Penuh Berkah, PWI Bengkalis Bagikan Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama


Minggu, 15 Maret 2026

Personil Polsek Tanah Putih Turun Langsung Lakukan Pemadaman Lahan


Minggu, 15 Maret 2026

Ketua DPD I Golkar Riau Yulisman Silaturrahmi ke Kediaman Ahmad Fikri


Minggu, 15 Maret 2026

Lagi, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Perusak Otak di Pulau Bengkalis