Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
Gajah Luka Karena Jeratan Di Pelalawan Akhirnya Mati

Riauterkini-PEKANBARU- Berawal dari karyawan perusahaan pemegang konsesi akasia di Pelalawan yang melaporkan adanya gajah jantan yang ditemukan dalam kondisi luka pada bagian kaki, pada 13 November 2023 lalu. Tim BBKSDA Riau bersama tim medis khusus satwa berangkat menuju lokasi konsesi akasia tersebut untuk melakukan penyelamatan gajah.

Demikian dikatakan Kabid Teknis Balai Besar KSDA Riau, Ujang Holisudin. Menurutnya upaya penyelamatan itu dilakukan pada 14 November 2023 keesokan harinya.

"Dari hasil indentifikasi, gajah tersebut diperkirakan beratnya sekitar 500 Kg. Pada bagian kaki ditemukan ada lilitan tali nilon pada kaki kanan depan anak gajah yang diduga sudah lama. Diduga tali tersebut merupakan bekas jerat yang dibuat orang tak bertanggungjawab. Akibat lilitan tersebut luka yang dialami pada kaki gajah cukup dalam sehingga menyisakan persendian," jelas Ujang.

Kemudian, tambahnya, tim medis khusus satwa berupaya melakukan pengobatan antibiotik, anti-inflamasi, vitamin, infus serta pemberian antidota sehingga anak gajah kembali sadar.

Keesokan harinya, lanjut Ujang, tenaga medis kembali melakukan pengobatan lanjutan. Saat dilakukan pembiusan anak gajah cenderung agresif dan menghindar.

Dari hasil observasi lanjutan tersebut, tim melihat kaki kanan gajah yang terluka semakin memburuk karena otot dan tendornya sudah putus.

"Dari pengalaman pengobatan yang dilakukan tim medis 2016 lalu terhadap gajah liar yang tergabung pada kantong gajah Giam Siak Kecil dengan kondisi luka yang hampir sama. Bagian kaki tersebut akan lepas secara alami dan proses penyembuhannya akan lebih efektif bilamana tetap bergabung dengan kelompoknya di habitat alaminya," jelas Ujang.

Pengobatan ketiga dilakukan pada Kamis (16/11/24). Tim medis mendapati gajah sedang berendam di anak sungai yang terhubung dengan kanal yang berdekatan dengan kelompok gajah liar lainnya, sehingga kesulitan untuk melakukan pengobatan.

"Namun saat mahout (pawang gajah) mengarahkan gajah naik ke darat untuk pengobatan, gajah tersebut enggan keluar dan mengeluarkan suara keras. Pada akhirnya gajah tersebut merebahkan dirinya ke dalam anak sungai," tutur Ujang.

Lalu, tenaga medis langsung bergegas turun ke anak sungai dan mendapati anak gajah tersebut sudah tidak bernyawa. Setelah mengetahui kematian tersebut, dilakukan nekropsi dengan hasil bahwa terdapat timbunan cairan pada paru-paru.

"Kematian diduga juga disebabkan karena kondisi gajah sudah mengalami infeksi sehingga menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan mati. Langsung dikuburkan di sekitar lokasi kejadian," kata Ujang.

Penguburan dilakukan dengan satu unit alat berat. Saat ditanya alat berat milik perusahaan akasia, Ujang enggan berkomentar.*(H-we)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Galeri
Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Dari Renungan Suci hingga Resepsi, Potret HUT ke-81 RI di Inhu

Advertorial
Minggu, 06 September 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026

Capella Honda Apresiasi Konsumen Loyal di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026.

Advertorial
Kamis, 03 September 2026

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru

New Vario Evo Night Ride Vol 2, Lebih dari 170 Bikers Terangi Malam Pekanbaru.

Galeri
Senin, 17 Agustus 2026

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Bacakan Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan ke-81 RI

Galeri, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Mengikuti dan Baca Teks Proklamasi pada Upacara Hari HUT Kemerdekaan RI ke-81

Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Berita Lainnya

Selasa, 15 September 2026

CFD Indeks, Semua yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Trading


Selasa, 15 September 2026

Polres Siak Bongkar Sindikat Pemalsuan SIM, 8 Tersangka Diamankan


Selasa, 15 September 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dorong UMKM Perluas Akses Pasar Lewat Digitalisasi


Selasa, 15 September 2026

PPN Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026


Selasa, 15 September 2026

Rugikan 75 Petani Inhil Hingga Rp11,4 M, PT RSA Didesak Kembalikan Lahan Sawit


Selasa, 15 September 2026

Gandeng PHDI, Berantas Rabies di Bengkalis dengan Vaksinasi Massal


Selasa, 15 September 2026

Kabut Asap Karhutla Kembali Memburuk, Disdikbud Pelalawan Pulangkan Seluruh Siswa


Selasa, 15 September 2026

Fithriady Syam Raih Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026 PWI Riau


Selasa, 15 September 2026

Pemkab Kuansing Siapkan 1,7 Miliar Untuk Lindungi Pekerja Rentan


Selasa, 15 September 2026

APHI Riau Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Pemadaman Karhutla Paling Efektif


Selasa, 15 September 2026

Jaga Alam dan Kamtibmas, Polsek Tanah Putih Ajak Warga Putat Tolak Karhutla dan Narkoba


Selasa, 15 September 2026

Terima Bantuan Kipas Angin, SMPN 1 Rengat Barat Inhu Apresiasi Kalangan Peduli Pendidikan


Senin, 14 September 2026

DPRD Siak Pesimis Pembahasan APBD Perubahan 2026 Selesai Tepat Waktu


Senin, 14 September 2026

Hari Ini Heli WB, OMC Sasar Karhutla di Inhu, Inhil dan Meranti


Senin, 14 September 2026

PWI Riau Gelar Diskusi Tantangan Pers dan Serahkan Anugerah LKTJ Ali Kelana 2026


Senin, 14 September 2026

Kemacetan Jalan Tuanku Tambusai Terurai, Warga : Terimakasih Plt Gubri


Senin, 14 September 2026

Kapolda Riau hingga Praktisi IT Jerman Hadir di Kuliah Umum UHTP, Bahas Tantangan Era Digital


Senin, 14 September 2026

Dinkes Pekanbaru Genjot Edukasi Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla


Senin, 14 September 2026

Sudah Padam, Tanaman Kelapa dan Bangkai Ular Gosong Ditemukan di Bekas Areal Perkebunan


Senin, 14 September 2026

Kejar Target DPP, Golkar Inhil Pacu Persiapan Musda September 2026