Riauterkini-PEKANBARU-Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Program Studi Profesi Ners Program Profesi. Izin tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1138/B/O/2026 tanggal 1 Oktober 2026.
Terbitnya keputusan tersebut menjadi langkah strategis Umri dalam memperluas akses pendidikan tinggi di bidang kesehatan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional dan berintegritas.
Pembukaan kedua program studi ini juga menjadi bagian dari komitmen Umri untuk terus mengembangkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, khususnya dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan yang berkualitas.
Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA, menyambut baik terbitnya izin pembukaan kedua program studi tersebut. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah merupakan amanah sekaligus tanggung jawab bagi Umri untuk menghadirkan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
"Alhamdulillah, Umri telah memperoleh izin pembukaan Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Program Studi Profesi Ners Program Profesi. Ini merupakan langkah penting bagi pengembangan UMRI, sekaligus bentuk komitmen kami untuk berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan," ujar Saidul Amin, Jumat (09/10/26).
Ia menegaskan, Umri tidak hanya berorientasi pada pembukaan program studi baru, tetapi juga berkomitmen memastikan proses pendidikan berjalan dengan memperhatikan kualitas akademik, kompetensi lulusan, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
"Ke depan, kami ingin lulusan Keperawatan dan Profesi Ners Umri tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, empati, serta jiwa pengabdian. Tenaga kesehatan harus mampu memberikan pelayanan yang profesional sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan," tuturnya.
Menurut Rektor, pengembangan bidang kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar Umri untuk memperluas manfaat pendidikan tinggi bagi masyarakat. Melalui penyelenggaraan program studi tersebut, Umri diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di Provinsi Riau dan wilayah sekitarnya.
Program Studi Keperawatan Program Sarjana akan menjadi jalur pendidikan akademik untuk membekali mahasiswa dengan landasan keilmuan dan kompetensi keperawatan. Sementara itu, Program Studi Profesi Ners Program Profesi merupakan jenjang pendidikan profesi yang mempersiapkan lulusan untuk mengembangkan kompetensi praktik keperawatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan hadirnya kedua program studi tersebut, Umri terus memperkuat pengembangan institusi sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sejalan dengan visi dan misi Umri, pembukaan program studi baru ini diharapkan menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi tenaga kesehatan yang berkemajuan dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selain memperluas pilihan pendidikan bagi calon mahasiswa, kehadiran Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Program Studi Profesi Ners Program Profesi juga menjadi peluang bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri berkarier di bidang pelayanan kesehatan.
Umri mengajak para lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang berminat menempuh pendidikan di bidang keperawatan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut melalui penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru Umri di https://daftar.umri.ac.id/
Dengan terbitnya izin pembukaan kedua program studi tersebut, Umri optimistis dapat terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan di Indonesia.***(gas)