Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Oknum Kaur Desa Kasang Mungkal Rohul Diduga Acap Jual Nama Bupati dan Wabup

Riauterkini - PEKANBARU - Gelombang penolakan terhadap seorang aparatur Desa Kasang Mungkal, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah tak terbendung.

Warga bersama ninik mamak dari tiga suku di daerah pun sudah membuncah atas prilaku oknum Kepala Urusan (Kaur) di Kantor Kepala Desa Kasang Mungkal berinisial MR yang diduga acap mengaku-ngaku orang dekat Bupati dan Wakil Bupati Rohul. Oknum desa tersebut diduga telah mengintimidasi orang-orang yang dianggap tak sejalan dengan pemikiranya. Baik mereka yang bekerja di Kantor Desa, Lurah hingga Camat setempat.

"Dia sering menyampaikan kepada masyarakat maupun aparatur pemerintahan bahwa dirinya dekat dengan bupati dan wakil bupati. Bahkan, menurut pengakuan warga, ia pernah menyebut bisa memindahkan pegawai desa, lurah hingga camat yang tidak sejalan dengannya. Hal itu membuat masyarakat merasa terintimidasi," kata Datuk Ulakmano, tokoh masyarakat Desa Kasang Mungkal, Selasa (30/6/26).

Disebutkan, keresahan warga telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, MR diduga kerap mengatasnamakan Bupati Rokan Hulu Anton dan Wakil Bupati Syafrudin Poti dengan mengaku sebagai orang dekat keduanya karena pernah menjadi tim sukses pada Pilkada.

Hal lain yang dianggap tindakan semena-mena oleh warga atas prilaku MR adanya dugaan pemerasan kepada seorang warga pada April 2026. Saat itu, katanya, suami perempuan tersebut sedang berhadapan dengan proses hukum di Polsek Bonai Darussalam.

Menurut pengakuan keluarga korban, NR diduga menjanjikan dapat mengeluarkan suami perempuan tersebut dari tahanan hanya dalam waktu tiga hari dengan syarat menyerahkan uang Rp5 juta. Karena tidak memiliki uang sebanyak itu, istri korban mengaku hanya mampu menyerahkan Rp3 juta. Uang tersebut, menurut pengakuannya, berasal dari dana santunan anak yatim yang diterima anak sambungnya.

Namun hingga waktu yang dijanjikan berlalu, suaminya tidak kunjung dibebaskan. Bahkan, beberapa waktu kemudian, MR kembali diduga menghubungi perempuan tersebut dan meminta tambahan uang Rp500 ribu dengan alasan ada kebutuhan karena sedang berkumpul bersama teman-temannya. Korban akhirnya mengaku hanya mampu memberikan Rp200 ribu yang kemudian diterima.

Datuk Ulak Mano Desa menyebut persoalan tersebut sebenarnya telah disampaikan kepada Pj Kepala Desa Kasang Mungkal, Sudirman. Namun, menurutnya, hingga kini belum ada tindakan nyata.

"Banyak lagi, pengenhkatan dia (MR) sebagai Kaur itu tak presedur, itu sepihak dia saja. Kemudian ada juga ditunjuknya MR menjadi pimpinan Bumdes tak sesuai prosesur, Seharusnya penjaringan diumumkan, tapi tidak dilakukan. Kami juga menduga banyak sekali prilaku oleh pihak desa seperti tutup mata," ungkap Ulakmano.

"Sudah pernah kami sampaikan kepada Pj Kepala Desa. Tetapi sampai sekarang belum ada langkah yang diambil. Masyarakat menilai kondisi ini terjadi karena yang bersangkutan merasa memiliki kedekatan dengan pimpinan daerah,"paparnya.

Puncak keresahan tersebut saat ratusan warga bersama ninik mamak dari tiga suku menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Desa Kasang Mungkal dengan membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan agar Penjabat (Pj) Kepala Desa Sudirman agar segera mengambil tindakan tegas terhadap seorang Kaur berinisial MR itu.

Pada aksi itu, massa secara terbuka mendesak agar MR diberhentikan secara permanen dari jabatannya karena dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah spanduk yang dibentangkan berisi berbagai tuntutan dan penolakan terhadap keberadaan oknum pegawai desa tersebut.

Sementara Wakil Bupati Rohul Syafruddin Poti mengaku mengenali MR. Namun Poti bahkan menyebut bahwa MR bakal mencalonkan sebagai kepala desa di Desa Kasang Mungkal. Namun terkait keluhan warga Poti mengaku belum mengetahuinya. Kendati begitu persoalan itu akan disampaikan langsung kepada Martem.

"Nanti saya sampaikan apa masalahnya. Dia mau mencalonkan kepala desa, tapi kita tidak tahu apa masalahnya," kata Poti.

Terkait dugaan tindak tanduk yang banyak dikeluhkan warga termasuk adanya dugaan pemerasan menurut Poti lagi tentu tidak bisa dibenarkan. Namun hal itu tentu tidak bisa pernyaatan sepihak saja.***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Berita Lainnya

Senin, 29 Juni 2026

BRI BO Pekanbaru Sudirman Kenalkan BRImo Lewat Aktivitas Interaktif dan Edukasi Digital


Senin, 29 Juni 2026

Duka Konservasi Pelalawan, Gajah Jinak Indro Tewas di Camp Flying Squad TNTN


Senin, 29 Juni 2026

BOR 2026 Resmi Dibuka, Semangat Sportivitas dan Kebersamaan Semarakkan RGECC


Senin, 29 Juni 2026

Suhardiman Ambyi Dilantik Sebagai Ketua Umum PD PPM Provinsi Riau


Senin, 29 Juni 2026

Membaik, Mahasiswa Korban Insiden Demo di DPRD Riau Dipulangkan dari Rumah Sakit


Senin, 29 Juni 2026

Perbaikan Jalan Jadi Hadiah PTPN IV Regional III di HUT Pekanbaru ke-242


Senin, 29 Juni 2026

Pertahankan Juara Umum, Bupati Bengkalis Titip Harapan Besar ke Kafilah MTQ


Senin, 29 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Laksanakan Patroli dan Pengecekan Gereja, Jaga Keamanan Umat Beribadah


Minggu, 28 Juni 2026

Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Quran dalam Perjuangan Sultan Siak


Minggu, 28 Juni 2026

Pasar Yos Sudarso Tembilahan Kembali Terbakar, Sekitar 200 Kios dan 19 Sepeda Motor Hangus Terbakar


Minggu, 28 Juni 2026

‎Pekanbaru Juara Umum Kejurprov Panahan Junior 2026, Atlet Panahan Pekanbaru Lolos Melaju Kejurnas


Minggu, 28 Juni 2026

Bhayangkara ke-80 di Pelalawan, Ribuan Peserta Ikuti Jalan Santai dan Bakti Sosial


Minggu, 28 Juni 2026

Patroli KRYD Polsek Tanah Putih Antisipasi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas


Minggu, 28 Juni 2026

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ ke-44 Riau di Teluk Kuantan, Syiar Islam Berpadu dengan Kemegahan Budaya


Minggu, 28 Juni 2026

Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Hadiri Pembukaan MTQ Riau di Kuansing


Minggu, 28 Juni 2026

Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau, Erfan Panca Putra Apresiasi Pengabdian Herman Yahya


Minggu, 28 Juni 2026

Plt Gubri Serahkan Data Tunggakan Pajak, Rp20,7 Miliar Jadi Bidikan Kuansing


Sabtu, 27 Juni 2026

Klarifikasi PT Sambu: Api Padam dalam 25 Menit, Operasional Kembali Normal 3 Jam Kemudian


Sabtu, 27 Juni 2026

Pasca Kebakaran, Operasional PT Pulau Sambu Guntung Kembali Normal


Sabtu, 27 Juni 2026

Hadirkan Masjid Ramah Bagi Pemudik, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama RI