Riauterkini - PEKANBARU - Hari pertama masuk kantor pasca libur hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Plt Gubernur Riau, langsung memimpin apel perdana bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dilingkungan Pemprov Riau, Senin (30/3).
Dalam arahannya Plt Gubri menyampaikan permohonan maaf lahir bathin karena masih dalam suasana Idul Fitri. Plt Gubri juga mengingatkan kepada seluruh ASN tetap menjalankan seusia dengan tugas pokok dan fungsinya. Apalagi dalam suasana saat ini dimana Provinsi Riau masih dalam kondisi defitis anggaran, terutama dalam pembayaran tunda bayar dan tunda salur yang harus diselesaikan pada tahun ini.
Hari ini adalah hari pertama kita apel diakhir bulan Maret. Alhamdulilah kita semua sudah menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan dan Idul fitri 1447 H, saya mengucapkan selamat hari Raya Idul fitri mohin maaf lahir bathin,” ujar Plt Gubri, SF Hariyanto.
“Untuk kegiatan yang tidak tuntas masih banyak, seperti tunda bayar dan tunda salur cukup besar, angka ini cukup besar dan ini kesempatan kami akan menyelesaikan tunda salur ke daerah mencapai Rp500 Miliar yang harus dibayarkan. Tunda bayar Rp400 Miliar, yang harus kita selesaikan, adapun untuk membayar belanja kita ini sudah melebihi dari yang ditetapkan melebihi bg 30 persen mendekati 40 persen,” jelas SF.
Pada kesempatan tersebut Plt Gubri juga mengingatkan bahwa APBD Riau sampi saat ini belum stabil sehingga perlu dilakukan rasionalisasi. Selain itu seluruh OPD juga diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan dalam waktu dekat Pemprov akan mengkaji untum kembali melakukan pemotongan terhadap TPP pegawai.
“TPP kita ini kemungkinan besar kalau tidak ada pendapatan atau kenaikan, kemungkinan untuk di potong, cukup berat tapi kita akan mencarikan solusi dan peluang-peluang. Pendapatan ini bisa disegerakan agar APBD kita kembali normal. Diminta kepada OPD dan Kabid dan para PPK agar yang sudsh disepakati dan di ya datangi kegiatan yang sudah disalurkan jangan dilaksanakan, kita seleaikan nanti pergeseran,” jelas Plt Gubri.
Sementara itu, untuk mendukung program pemerintah dalam penghematan energi, Plt Gubri meminta kepada seluruh OPD agar melakukan penghematan penggunaan listrik dikurangi selama masa penghematan energi. Tidak itu saja, perjalanan dinas dan penggunaan mobil dinas juga diminta untuk digunakan sesuai dengan kegiatan yang penting.
“Semua OPD Agar bersiap menggunakan anggaran sebaik mungkin perjalanan dinas, makan dan minum potong, dan begitu juga dampak perang akan melalukan WFH yang kemungkinan 1 minggu sekali pada hari Jumat, sudah dapat informasi pada hati Jumat,” ungkap Plt Gubri.
“Semua lampu, AC dimatikan, diminta semua di cek semua. Kita ingin melihat berapa biaya listrik dan setelah WFH berapa pembayaran. Kita minta Jumat Sabtu minggu dimatikan. Dan hari Senin sampi hari Kamis, pagi jangan dihidupkan dulu, menjelang siang dihidupkan untuk mengemat energi,” tambahnya.
Usai apel Plt Gubri SF Hariyanto, bersama Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi, dan seluruh kepala OPD serta ASN, bersilaturahmi saling maaf memaafkan disuasana Idul Fitri. Plt Gubri dan kepala OPD menyalami pegawai yang berbaris rapi sambil berjalan dihalaman Kantor Gubernur Riau. ***(mok)