Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Legislator Asal Riau, Maharani Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Tetap Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

Riauterkini----JAKARTA---- Dalam upaya memastikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas, Komisi IX DPR RI terus memberikan perhatian besar pada program-program kesehatan prioritas. Salah satunya adalah program cek kesehatan gratis yang kini sedang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan, meskipun adanya kebijakan efisiensi anggaran.

Agar program Cek Kesehatan Gratis dapat berjalan efektif, anggota Komisi IX DPR RI Maharani menekankan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan program tersebut tetap berjalan efektif, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Terkait kebijakan efisiensi anggaran, ia memastikan program cek kesehatan gratis tetap menjadi prioritas utama meskipun adanya pemangkasan anggaran di beberapa sektor.

"Kami mengawasi secara ketat prioritas penggunaan anggaran di Kementerian Kesehatan. Program seperti cek kesehatan gratis akan tetap diutamakan karena ini adalah langkah preventif yang penting bagi kesehatan masyarakat," ujarnya Maharani, di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Maharani juga mengakui beberapa program kesehatan lainnya berpotensi terpengaruh, seperti peningkatan fasilitas kesehatan dan pengadaan alat medis. Namun demikian, pelayanan kesehatan dasar, terutama yang ada di Puskesmas dan rumah sakit daerah, akan tetap menjadi fokus utama. "Kami memastikan bahwa pelayanan kesehatan dasar tetap menjadi prioritas utama, apalagi di daerah-daerah terpencil," jelasnya.

Sebagai bagian dari sistem kesehatan nasional, BPJS Kesehatan juga memiliki peran penting dalam pelaksanaan program cek kesehatan gratis ini. Meski tidak langsung membiayai program tersebut, BPJS Kesehatan berkontribusi dalam hal data peserta dan integrasi layanan dengan fasilitas kesehatan primer. "BPJS Kesehatan berperan penting dalam mendukung data peserta dan memastikan bahwa program berjalan efisien dan tepat sasaran," tuturnya.

Sinergi antara program cek kesehatan gratis dengan inisiatif lain dari BPJS Kesehatan juga dipandang positif. Menurut Legislator Fraksi Golkar tersebut, program ini akan membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan dasar tanpa biaya tambahan, terutama bagi mereka yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Komisi IX tidak hanya mengawasi alokasi anggaran, tetapi juga mendorong dilakukannya evaluasi berkala untuk memastikan efisiensi anggaran tidak mengorbankan program-program prioritas. "Kami akan terus mendorong Kementerian Kesehatan untuk melakukan evaluasi berkala dan memastikan bahwa efisiensi anggaran tidak mengurangi pelayanan pada program preventif seperti cek kesehatan," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Komisi IX akan melakukan pengawasan lebih intensif melalui rapat kerja dan kunjungan lapangan untuk memastikan semua program prioritas tetap terlaksana sesuai rencana. Keberlanjutan program cek kesehatan gratis kembali ditandaskannya menjadi perhatian utama Komisi IX.

"Kami akan memastikan bahwa program ini tetap mendapat alokasi anggaran yang memadai melalui perencanaan anggaran yang berbasis pada kebutuhan dan prioritas nasional di bidang kesehatan," jelasnya.

Evaluasi terhadap efektivitas program juga akan terus dilakukan agar manfaat program bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Untuk menjaga keberlanjutan program, efisiensi anggaran di pos-pos yang tidak berdampak langsung pada pelayanan masyarakat menjadi kunci. Komisi IX juga mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam perencanaan anggaran agar penggunaan dana lebih efisien dan tepat sasaran.

Program cek kesehatan gratis diharapkan dapat memberikan dampak besar dalam pencegahan penyakit. Beberapa indikator kesehatan yang dianggap penting untuk diperiksa, antara lain tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan fungsi ginjal. "Pemeriksaan ini dapat mendeteksi penyakit jantung, diabetes, dan gangguan ginjal sejak dini," ujar Maharani.

Dengan deteksi dini, risiko komplikasi dapat ditekan, kualitas hidup masyarakat meningkat, dan biaya kesehatan jangka panjang bisa ditekan. "Dampaknya sangat besar. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan secara preventif dan mencegah penyakit yang lebih serius," tambahnya.

Komisi IX tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa program-program kesehatan prioritas, seperti cek kesehatan gratis, tetap berjalan meski menghadapi tantangan anggaran. Dengan kolaborasi lintas kementerian dan pengawasan yang ketat, diharapkan sistem kesehatan di Indonesia semakin efisien dan dapat mengakses layanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat. (Rls/bud ). Ket poto : Anggota Komisi IX DPR RI, Maharani.

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Berita Lainnya

Selasa, 23 Juni 2026

Target 4.500 Peserta, Civitas Polbeng Serbu Cek Kesehatan Gratis


Selasa, 23 Juni 2026

Mengaku Korban Asusila Manager Swalayan, Dua Karyawati Lapor Polresta Pekanbaru


Senin, 22 Juni 2026

Kejari Rohil Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi TPP Guru PPPK, Uang Rp763 Juta Disita


Senin, 22 Juni 2026

Dibina Polsek Rengat Barat Inhu, Tanaman Palawija Program P2B Tumbuh Subur


Senin, 22 Juni 2026

Ketua Pelaksana Pacu Jalur Tupian Burondo Sampaikan Ucapan Terima Kasih pada Semua Pihak


Senin, 22 Juni 2026

Polres Dumai Tangkap Buronan Kasus Penusukan Maut di Sungai Sembilan


Senin, 22 Juni 2026

Tingkatkan Ekonomi, Bhabinkamtibmas Desa Deluk Ajak Petani Manfaatkan Lahan


Senin, 22 Juni 2026

Jangkau Hampir 2 Juta Akun, Pelindo Pekanbaru Sabet Penghargaan Best Social Media Engagement 2026


Senin, 22 Juni 2026

Tips #Cari_Aman, Capella Honda Taklukkan Bahaya di Persimpangan Jalan


Senin, 22 Juni 2026

Ditinggal ke Bengkalis, Rumah Bantuan Milik Anak Yatim Piatu di Bungaraya Siak Rata dengan Tanah


Senin, 22 Juni 2026

Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia


Senin, 22 Juni 2026

Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau


Senin, 22 Juni 2026

Bupati Kuansing Suhardiman Amby Bersiap jadi Penguji Eksternal Disertasi Doktor di Universitas Riau


Senin, 22 Juni 2026

BRK Syariah Cabang Utama Pekanbaru Perluas Edukasi Gadai Emas di Lingkungan Samsat Kota


Senin, 22 Juni 2026

Tiga Desa di Bengkalis Diusulkan Kampung Nelayan Merah Putih


Senin, 22 Juni 2026

Sebanyak 2.500 Peserta Semarakkan Milad ke-44 Unilak, Rektor Luncurkan Tiga Program Pascasarjana Baru


Senin, 22 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Gelar KRYD Malam Hari, Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif


Senin, 22 Juni 2026

Ditargetkan 100, Peserta Sunat Massal Gratis RJIC Dikuti 171 Anak


Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80


Minggu, 21 Juni 2026

Koperasi Perkebunan Soko Jati Bantu Hadiah Juara Dua Pacu Jalur Tupian Burondo