Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 23
 
 
APBD Pekanbaru 2024 Disahkan Rp2,825 T, Waka DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri Program Prioritas Harus Dilanjutkan

riauterkini-PEKANBARU - DPRD Pekanbaru mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 sebesar Rp2,825 Triliun, Senin (20/11/2023).

Persetujuan disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Badan Anggaran DPRD Kota Pekanbaru Terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun 2024 yang berlangsung di Ruang Paripurna Balai Payung Sekaki.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST didampingi Tiga Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST MT, Tengku Azwendi Fajri SE MM dan Ir Nofrizal MM.



Rapat ini juga dihadiri Pj Walikota Pekanbaru Muflihun diikuti Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Asisten, Kepala OPD, Staf Ahli, Camat serta Forkopimda.

APBD Murni Tahun 2024 mengalami kenaikan dibandingkan dengan APBD Murni Tahun 2023 senilai Rp2,699 Triliun, ada kenaikan anggaran sekitar Rp126 Miliar.

Usai paripurna, Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menyampaikan bahwa program-porgram prioritas yang sudah dilaksanakan tahun 2023 akan dilanjutkan pada 2024 mendatang.

"Program prioritas kita di 2023 masih dipertahankan seperti UHC, santunan kematian, subsidi bunga (pinjaman bank bagi pelaku UMKM), doctor on call dan lain-lain itu masih masuk program prioritas kita di tahun 2024. Jadi program kita tetap lebih kita prioritaskan ke masyarakat," kata Muflihun.



Ditambahkan Muflihun, didalam APBD 2024 juga disiapkan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) sekitar Rp79 miliar.

"Ada atensi kepada seluruh kepala daerah untuk anggaran pemilu itu seluruh daerah (peserta pilkada) harus memasukkan anggaran di 2024. Anggarannya Rp70 Miliar kemudian bersama TNI POLRI sekitar Rp9 Miliar," paparnya.

Selain itu, di tahun 2024 Pemko Pekanbaru juga tetap fokus pada penanganan banjir dan jalan rusak berlubang. Pemko Pekanbaru bersama DPRD berkomitmen ingin jalan-jalan rusak yang menjadi keluhan masyarakat bisa diperbaiki.



"Kalau untuk (penanganan banjir) total fisik seperti infrastruktur itu ada kegiatan dan ada OP, saya tidak bisa menyampaikan detail, tetapi kita sudah sepakat dengan Pimpinan DPRD bersama-sama ingin bagaimana jalan-jalan yang menjadi keluhan masyarakat harus diaspal. Seperti Jalan Sigunggung, Jalan Taman Karya, Jalan Nelayan Rumbai, dan ada beberapa jalan di Kulim sana yang rusak harus diprioritaskan karena itu sudah lama menjadi keluhan masyarakat," jelas Muflihun.

Untuk penanganan sampah, Pemko Pekanbaru sudah membentuk tim yang langsung diambil alih oleh Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution. Yang mana, tim ini nantinya untuk mempelajari regulasi tentang pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru.



Muflihun menyadari, penanganan sampah tidak semudah yang dipikirkan. Apabila sampah dikelola semua melalui kecamatan, maka akan membutuhkan banyak mobil pengangkut sampah.

"Anggaran yang selama ini kita memakai kurang lebih untuk menangani sampah se- Pekanbaru ini Rp 70 Miliar, nah itu bisa lebih kalau dikelola semuanya di kecamatan karena kita harus mengadakan mobil atau sewa mobil, mencari buruh (tenaga) lagi," terangnya.

"Jadi kita cari opsinya, mungkin dua zona ni masih tetap (pihak ketiga). Tetapi satu zona ini kita kelola di kecamatan dan itu akan jadi sampel kita. Kalau sekiranya sampel yang kita ambil nanti bisa lebih bersih dan tepat sasaran, kemungkinan tahun depan kita semuanya di pihak kecamatan," sambungnya.



Sistem pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru direncanakan masih tetap menggunakan jasa pihak ketiga di tahun 2024 mendatang.

"(2024) masih pihak ketiga, karena kita tidak mau berjudi. Sampah ini satu manusia saja berapa coba sampahnya, kalau ini kita main main, coba-mencoba, yang ada nanti makin parah. Makanya kita sepakat bersama Sekda dan tim untuk mencoba satu zona (swakelola), [18.04, 4/1/2024] Dani rtc II: total ada tiga zona dan dua zona itu tetap pihak ketiga. Satu zona diswakelola itu kita terapkan di Rumbai. Kalau ini berhasil, maka tahun depan kita coba dikelola pihak kecamatan semuanya," tutup Muflihun.



Dengan disahkannya APBD Tahun 2024 sebesar Rp2,825 Triliun ini, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE, MM berharab program prioritas masyarakat yang selama ini belum terealisasi bisa dilanjutkan di 2024.

"Pembahasan APBD 2024 ini, sudah sesuai tahapan yang ada. Sehingga ditetapkan Rp 2,825 triliun. Dan harapan kita tentu dengan anggaran tersebut, program prioritas masyarakat bisa kembali dilanjutkan," Ungkap Azwendi.

Untuk diketahui, pengeluaran anggaran mengalami penurunan Rp 10 miliar, atau 50 persen dari tahun 2023 yakni Rp20 miliar.

Sehingga menjadi Rp10 miliar yang menjadi sisa anggaran atau Silpa.



"Pembahasan yang dilakukan sudah sesuai arah kebijakan pembangunan nasional. Bahkan penganggaran yang dilakukan, sudah dilakukan refocusing anggaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat," terangnya.***(adv)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 29 Oktober 2026

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru

New Honda Genio Tampil Kalcer Makin Retro dengan Warna Baru.

Galeri
Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba

Advertorial
Selasa, 06 Oktober 2026

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru

Semakin Memperluas Jaringan di Sumatera, Dealer ke 51 Geely Hadir di Pekanbaru.

Advertorial
Jumat, 18 September 2026

Dampingi Kapolda Riau dan Pangdam TT, Bupati Inhu Tinjau Lokasi Karhutla

Bupati Inhu menerima menerima kunjungan Kapolda dan Pandang Tuanku Tambusai. Mendampingi meninjau kebakaran lahan.

Galeri
Minggu, 25 Oktober 2026

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Raih Summa Cumlaude, Rika Gunawan Puncaki Wisuda ke XXXI Umri Sebagai Lulusan Terbaik

Advertorial
Kamis, 10 September 2026

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School

Capella Honda Riau Apresiasi 26 SMK Mitra Binaan Program AHASS Goes to School.

Berita Lainnya

Senin, 02 Nopember 2026

Polsek Tanah Putih Gelar Strong Point Pagi di Jalinsum


Senin, 02 Nopember 2026

4.390 Ha Kebun Petani Mitra PTPN IV PalmCo Kantongi Sertifikasi RSPO


Senin, 02 Nopember 2026

Nenek 75 Tahun di Kuansing Diterkam Buaya Saat Cuci Piring, Luka 20 Jahitan


Minggu, 01 Nopember 2026

Pangkalan Kerinci Kini Jadi Miniatur Nusantara Lewat Pekan Seni Budaya Riau Kompleks 2026


Minggu, 01 Nopember 2026

Kunker Perdana ke Kuala Kampar, Ini Pesan Kapolres Pelalawan


Minggu, 01 Nopember 2026

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Land Cruiser Laka Maut di Perawang Terancam 6 Tahun Penjara


Minggu, 01 Nopember 2026

Patroli Blue Light, Satlantas Polres Inhu Amankan 4 Unit Sepeda Motor


Minggu, 01 Nopember 2026

DPO Curat Dana ATM Viral di Ukui Pelalawan Diciduk Polisi di Medan


Minggu, 01 Nopember 2026

Karyawan PKS Tapung PTPN IV Sisihkan Rezeki Bantu Perbaiki Masjid


Minggu, 01 Nopember 2026

Polsek Tanah Putih Patroli dan Pantau Ibadah Minggu, Sejumlah Gereja Dipastikan Aman


Minggu, 01 Nopember 2026

Cegah Peredaran Narkoba, Polres Rohil Sisir Tempat Hiburan Malam di Tanah Putih


Sabtu, 31 Oktober 2026

Hari Santri Nasional, Bupati Inhu Tegaskan Beranilah Mengatakan Tidak Pada Narkoba


Sabtu, 31 Oktober 2026

Bapak Pembangunan Siak Berpulang, Plt Gubri Sampaikan Belasungkawa


Sabtu, 31 Oktober 2026

Polisi Amankan Pelaku Pembakar Lahan di Bunut Pelalawan


Sabtu, 31 Oktober 2026

Subuh Keliling, Polsek Tanah Putih Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas


Sabtu, 31 Oktober 2026

Plt Bupati Kuansing Bersama Ketua DPRD Hadiri Pelayuran Jalur Cahaya Baru


Sabtu, 31 Oktober 2026

Komisi Informasi Jangan Dimanfaatkan untuk Kepentingan Alat Peras Pengadu


Jumat, 30 Oktober 2026

Dua Pria Ditangkap Polsek Bagan Sinembah, 30 Paket diduga Sabu Seberat 7 Gram Disita


Jumat, 30 Oktober 2026

UNESCO Luncurkan Panduan Keluarga Berbahasa Indonesia untuk Dampingi Anak di Era Digital


Jumat, 30 Oktober 2026

Perkuat Keseimbangan Spiritual dan Profesionalisme, BRK Syariah Gelar Tarbiyah Ruhiyah