Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Nopember 2019 13:10
BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan

Jum’at, 15 Nopember 2019 10:48
Bupati Kuansing Sampaikan Amanat Menkes Dalam Peringatan HKSN

Jum’at, 15 Nopember 2019 08:34
Turun Dibanding Sebelumnya, Gubri Terima Dipa dari Presiden Jokowi

Jum’at, 15 Nopember 2019 08:11
Pemkab Kuansing Sukses Minta Pusat Bangun Tiga Puskesmas Rawat Inap

Jum’at, 15 Nopember 2019 07:47
Kejuaraan Internasional di Malaysia, Pemanah Pelalawan Rebut 2 Perunggu

Jum’at, 15 Nopember 2019 07:28
Tanam 1000 Pohon, Bupati Mirsini Puji Anak Muda Kuansing

Kamis, 14 Nopember 2019 19:09
Kecelakaan, Siswa SMPN 3 Mandau Tewas di Bonai Darussalam, Rohul

Kamis, 14 Nopember 2019 18:31
Gubri Paparkan Strategi Kemajuan Kebudayaan

Kamis, 14 Nopember 2019 18:21
Disdikpora Rohul Evaluasi Kegiatan DAK 2019, Sampai November Realisasi Diatas 50 Persen

Kamis, 14 Nopember 2019 18:10
Wedding Expo, Prime Park Tawarkan Wedding Paket

 
loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 31 Januari 2013 19:47
Investor Kerap Mundur dari Riau Terbentur Minimnya Infrastruktur

Keberadaan infrastruktur menjadi kunci menarik investor. Sayangnya, sejauh ini perhatian terhadap aspek tersebut sangat minim.

Riauterkini- PEKANBARU- Pencapaian investasi Riau 2012 lalu yang berkisar Rp16 miliar membuktikan Riau merupakan wilayah yang aman dan kondusif bagi perusahaan lain untuk menanamkan sahamnya. Apalagi jika ditunjang dengan infrastruktur yang memadai Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau yakin kalau inveatasi Riau bisa lebih baik dibandingkan daerah jawa.

Hal ini diungkapkan Kabid Fasilitasi Kerja Sama dan Penanaman Modal, Hamsani Rahman, kepada Riauterkini, Kamis (31/1/13). "Saya yakin kalau infrastruktur kita bagus pasti lebih banyak lagi perusahaan asing yang mau mengembangkan bisnisnya. Pastinya lebih bagus dari pada di Jawa," sebutnya.

Dikatakan Hamsani, sejauh ini banyak perusahaan asing yang membangun infrastruktur sendiri demi pengembangan bisnisnya. Apalagi jika infrastruktur tersebut memang sudah disediakan. "Sekarang saja banyak diantara mereka yang membangun akses jalan sendiri, pembangkit listrik sendiri," ucapnya.

Menurut Hamsani, Riau yang saat ini berada di posisi 7 bagi PMA dengan jumlah investasi US$1.152,85 juta dari 81 proyek bisa memperoleh pemasukan lebih banyak lagi. "Kita tidak perlu mencari perusahaan asing lagi. Cukup perusahaan asing yang ada di Riau kita intensifkan lagi pasti akan jauh lebih pesat perkembangannya," serunya.***(met)

Loading...


Berita lainnya..........
- Triwulan III 2019, Indeks Tendensi Konsumen Riau Turun
- Ditetapkan, UMK Kuansing 2020 Rp3.045.450
- Akhir Pekan, Harga Cabe dan Sayuran di Pekanbaru Naik
- Operasi LPG 3 Kg, PT Kanugrah Sejati Salurkan 560 Tabung Ke Warga Gajah Sakti, Bengkalis
- Sebelas Pelamar Jabatan BRK Mulai Ikuti Seleksi LPPI di Jakarta
- Rapat di Sekjend Watanas, Bupati Meranti Usul Sagu Masuk Komoditi Pangan Strategis Nasional
- Triwulan III 2019, Ekonomi Riau Tumbuh 2,74 persen
- Operasi Pasar LPG 3 Kg di Duri, Aturan Hanya untuk Masyarakat Miskin Terkesan Sekedar Simbol
- Januari-September 2019, RFB Rajai Transaksi Investasi
- Oktober, Pedesaan Riau Alami Inflasi 0,17 Persen
- Jawab Kelangkaan, Sejumlah Pangkalan di Duri Taja Operasi Pasar LPG
- Fokus UMK 2019, DPP Apindo Riau Gelar Rakerkonprov 2019
- BRK dan Pemkab  Bengkalis Tandatangani MoU Jasa Perbankan di Pinggir
- Lindungi Keselamatan Kerja, Chevron Luncurkan Hijab FRC
- UIN Susqa-OJK-BEI Gelar Investival Micin
- Kuota Pupuk Bersubsidi Berkurang, Dinas TPH Rohul Sosialisasikan Kartu Tani
- Mundur dari Dinas, Beban Kreditur di BRK Airmolek Inhu Ditangung Pribadi
- Rohil Raih Opini WTP dari BPK RI
- UUS BRK Raih Penghargaan Institusi Keuangan Syariah Excellent Versi Infobank 2019
- Pengurus Asperapi Riau Dilantik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com