Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 September 2021 20:53
Sengketa Lahan, PN Bengkalis Tolak Permohonan Buyung Nahar Gugat Presiden

Rabu, 22 September 2021 20:21
Pelaku Pencuri Kabel di RSUD Puri Husada Tembilahan Berhasil Diringkus Polisi

Rabu, 22 September 2021 16:49
Pemprov Silahkan Kejari Kuansing Periksa Kadis ESDM Riau

Rabu, 22 September 2021 16:44
Bupati Pelalawan Harapkan HIPMI Jadi Leader Penggerak Ekonomi Pelalawan

Rabu, 22 September 2021 16:38
Bentrok Eks Karyawan PT Padasa, Ini Penjelasan Polres Kampar

Rabu, 22 September 2021 16:34
Dipimpin Ginda, Paripurna DPRD Pekanbaru Berjalan Lancar

Rabu, 22 September 2021 16:32
Dibuka Camat Mandau, MTQ Air Jamban Ke - 2, Berlangsung Meriah

Rabu, 22 September 2021 16:27
Evakuasi Anak-Anak Ditengah Konflik, Begini Penjelasan TNI AU

Rabu, 22 September 2021 15:08
Terapkan Prokes dengan Ketat, Pelatihan Public Speaking IMM PK Hisyam Berlangsung Sukses

Rabu, 22 September 2021 13:36
Tim Yustisi Covid-19 Inhil SIdang di Tempat 3 Pelanggar Prokes

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Juli 2021 19:05
Pasca Idul Adha, Harga Daging di Pekanbaru Turun

Pasca hari raya kurban (Idul Adha), harga barang kebutuhan di Pekanbaru turun. Termasuk harga daging sapi dan ayam.

Riauterkini-PEKANBARU-Pasca Idul Adha, Selasa (20/7/22), harga bahan pangan di Pekanbaru menurun. Terutama harga daging sapi dan ayam potong.

Sebelum Idul Adha, harga daging sapi antara Rp130.000 - Rp140.000 perkilogram. Daging ayam antara  Rp30.000 sampai Rp35.000. Setelah Idul Adha ini,  harga daging sapi menurun menjadi antara Rp115.000 - Rp120.000  perkilogram. Sedangkan daging ayam turun hingga Rp 20.000 - Rp 25. 000 perkilogram.

Hermansyah, pedagang daging sapi di pasar Kodim membenarkan turunnya harga daging sapi. Menurutnya penurunan hanya sekitar 20-15 persen dari harga biasa.

"Memang biasanya begitu. Harga daging turun setelah Idul Adha. Karena banyak yang dapat daging kurban. Yang naik justru harga santan kelapa dan harga bumbu dan cabe. Konsumen membeli santan, bumbu dan cabe untuk masak daging kurban," katanya.

Menurutnya, biasanya penurunan harga daging sifatnya sementara saja. Karena, setelah beberapa hari setelah Idul Adha, rumah makan dan pedagang sate mulai kembali berdagang.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- PTPN V Raup Rp168,8 Miliar dari Sertifikasi ISCC dan RSPO
- Carikan Solusi Pendanaan Saat Pendemi, Diskop Usulkan ke LPDB Bantuan untuk UMKM
- PT SPR - PT PP Tirta Riau Bangun Sistem Penyediaan Air Minum
- Tiga Inovator Bisnis Raih Penghargaan di Econovation 2021
- Kemendag- BAPPEBTI- KBI Gelar Publik Hearing
- Aktivis Lingkungan Minta Inpres No.8 tahun 2018 Diperpanjang
- Punya Komitmen yang Sama, Bank Riau Kepri Jadi Mitra dalam Program Subsidi Bunga Pinjaman Modal Usaha dari Pemrov Kepri
- Bupati Natuna Tandatangani MoU dengan Bank Riau Kepri
- Terungkap Saat Hearing Komisi III DPRD Rohul,
Sekitar 500 Pekerja PT. SJI Nusa Coy Belum Didaftarkan sebagai Peserta Jamsostek

- TPID Kota Pekanbaru dan Kota Dumai Raih Trofi dan Sertifikat TPID Award 2021
- Januari-Agustus 2021, Ekspor Riau Naik 53,20 Persen
- Gelar Program Undian, BNI Siapkan Hadiah Kendaraan Ramah Lingkungan
- Plt Bupati Bintan Apresiasi Prestasi Bank Riau Kepri dan Jalin Kerjasama terkait Jasa Layanan Perbankan
- Wako Tanjungpinang Tandatangani MoU dengan Bank Riau Kepri Terkait Jasa Layanan Perbankan
- LandX Kenalkan Model Patungan Bisnis Lewat Aplikasi Kepada Anak Muda di ISCFF 2021 Riau
- UUS Bank Riau Kepri Raih Skor Tertinggi dalam Rating Institusi Keuangan Syariah 2021
- Bupati Terbitkan Perbup, Pekan ini ASN Mulai Pakai Batik Kuansing
- PHR Berkomitmen Zero LTI pada Pengelolaan Blok Rokan
- Gubri Syamsuar Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2021
- Bank Riau Kepri Raih 4 Award Top BUMD 2021


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com