Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Juni 2021 11:51
Persiapan Pemilu 2024, Demokrat Pekanbaru Sambangi 83 Ranting

Ahad, 20 Juni 2021 11:24
DWP Kuansing Tuntas Sosialisasikan AD/ART di Seluruh Kecamatan

Ahad, 20 Juni 2021 08:52
Pimpin AMIP, Khalid Ardi Menang Aklamasi

Sabtu, 19 Juni 2021 20:41
F3 Agency Media Partner Dukung Program Bank Sampah di Pekanbaru

Sabtu, 19 Juni 2021 20:31
Binaan SKK Migas-PT CPI-STP Riau, Desa Wisata Kampung Patin Luncurkan Situs Web dan Mini Travel

Sabtu, 19 Juni 2021 19:04
Sejarah Sukiman-Indra Gunawan Menuju Bupati dan Wabup Rohul, Dua Kali Digugat ke MK

Sabtu, 19 Juni 2021 16:55
Tegakan Prokes, Aktivitas Warga di Pelabuhan Penyalai Dipantau

Sabtu, 19 Juni 2021 16:52
Antisipasi Kriminalitas, Polsek Ukui Patroli Malam hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:45
Polsek Bunut Patroli C3 dan Sosialisasi Prokes Malam Hari

Sabtu, 19 Juni 2021 16:41
Polsek Teluk Meranti dan TNI Sosialisasikan Prokes di Pos PPKM

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 April 2021 10:02
Kondisi Harga Sebako di Kuansing pada Pekan Pertama Puasa 2021

Secara umum harga kebutuhan pokok di Kuansing naik. Hanya sebagian kecil bertahan dan bahkan turun harga di awal Ramadhan ini.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Harga komoditas sayuran terutama jenis cabe di pasar tradisional berbasis modern di Kota Telukkuatan, hari kedua Ramadan bergerak turun, karena persediaan barang cukup melimpah.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing tanggal 14 April 2021 menyebutkan harga komoditas cabai sudah mulai turun. Seperti cabai merah keriting yang turun Rp. 5.000 perkilo.

"Minggu lalu cabe merah keriting Rp. 50.000 perkilo kini Rp. 45.000 perkilo," kata Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Drs Azhar kepada wartawan.

Satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan kata Azhar, adalah cabe rawit hijau. Komoditas ini naik sebesar Rp. 5.000 perkilo dari Rp. 40.000 menjadi Rp. 45.000 perkilogram.

Menurut Azhar, kenaikan cabe rawit hijau ini disebabkan pasokan rawit hijau dari petani berkurang karena musim penghujan. Sementara permintaan cenderung meningkat di awal bulan puasa ini.

"Hal ini yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga untuk rawit hijau," katanya.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah turun Rp. 3000 perkilo dari Rp. 28.000 turun menjadi Rp.25.000 perkilo. Penurunan harga juga diikuti bawang putih dari Rp. 30.000 menjadi Rp. 28.000 perkilo.

Sementara harga komoditas lain seperti minyak goreng, gula, daging ayam dan daging sapi masih sama dengan harga pekan lalu. Misalnya, minyak goreng curah Rp. 13.000, Bimoli Rp. 14.000 perkilo, gula pasir Rp. 15.000 perkilo.

"Untuk harga daging masih sama dengan pekan lalu Rp. 120.000 perkilo, daging ayam kampung Rp. 50.000 perkilo dan ayam ras Rp. 35.000 perkilo," katanya. Menurutnya, hari kedua ramadan harga sejumlah komoditas di sejumlah pasar di Kota Telukkuantan sudah mulai menunjukkan penurunan. Kondisi ini membuat pasar mulai bergairah.

"Banyak pengunjung yang berbelanja di pasar meski harus tetap dengan menjaga protokol kesehatan ketat. Pedagang dan pembeli semuanya harus memakai masker," himbaunya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- RUPS BRK, OJK Akan Segera Ajukan Sejumlah Nama ke Pusat
- Sukseskan Vaksinan Gotong-royong, Apical Dukung Pemulihan Ekonomi
- Meski Masih Pandemi, Volume Transaksi RFB Masih Naik
- Apical Bersama Bupati Bogor Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Tradisional
- Dukung Pemerintah Daerah, Apical Turut Serta Lestarikan Kuliner Khas Kabupaten Bogor
- Permudah Pendaftaran dan Pembayaran Iuran, BPJAMSOSTEK Gandeng LinkAja
- Riau Tuan Rumah FESyar Regional Sumatera Agustus Mendatang
- Dana Haji di Perbankan Syariah Rp 43 Triliun
- Konsumen Yakin Ekonomi Bakal Meningkat
- Harga CPO Malaysia Pengaruhi Harga TBS Sawit Riau
- Kunjungi Bank Riau Kepri, Gubernur Kepri Komit Tambah Modal
- Bandara Japura Perlu Investor, Sekali Terbang Pesawat Komersil Rp420 Juta
- Minyak Goreng Picu Inflasi di Riau
- Bank Riau Kepri - UIR Jalin Kerjasama Pembayaran Biaya Pendidikan
- Pulihkan Ekonomi, Bupati Meranti Ajak Pegawai Nongkrong di Kedai Kopi Sejam Sehari
- Dongkrak Produksi Migas, BOB kembali Tajak Sumur Migas di Bengkalis
- BRK Komit Dukung Prnggunaan Alat Perekam Data Transaksi Pajak Online di Kepri
- Pasca Lebaran, Harga Sembako di Pasar Telukkuantan Turun
- Harkitnas 2021, Bupati Inhil Jadi Pembicara Dialog Nasional Perkelapaan
- Tumbuh 0,41 Persen, Hanya Riau dan Babel Ekonomi Tumbuh Positif


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com