Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Mei 2021 22:46
Pasien Covid-19 Inhu Melonjak, Tempat Tidur RSUD Indrasari Rengat Penuh

Sabtu, 15 Mei 2021 20:22
Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 146, Total 51.304

Sabtu, 15 Mei 2021 19:30
Kapten Negatif, Tanker MT ARK India Diperbolehkan Meninggalkan Indonesia

Sabtu, 15 Mei 2021 16:56
Tiga Warga Bengkalis Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Mei 2021 16:51
Polsek Kuala Kampar Rutin Operasi Prokes Bersama Tim Yustisi

Sabtu, 15 Mei 2021 16:44
Polsek Pangkalan Kuras Turut Giat Tracking Kontak Warga Positif Covid-19

Sabtu, 15 Mei 2021 16:12
Polsek Bunut Imbau Masyarakat Gunakan Masker Setiap Saat

Sabtu, 15 Mei 2021 16:04
Cegah Covid-19, Polsek Ukui Kesadaran Warga Memakai Masker

Sabtu, 15 Mei 2021 15:53
Jika Ada Pungli Segera Lapor Polsek Pangkalan Lesung

Sabtu, 15 Mei 2021 12:44
Coba Perkosa Gadis, Pemuda di Pekanbaru Dihajar Massa

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Maret 2021 11:10
Dukung Stabilisasi Harga Bahan Pangan Pokok, BI Kpw Riau Serahkan Bantuan Chiller Room

Bank Indonesia Riau menyerahkan fasilitas pengolahan pasca panen berupa chiller dan mesin packing sayur kepada Gabungan Kelompok Tani Inflasi Pangan Rendah.

Riauterkini-PEKANBARU-Untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, Bank Indonesia Riau menyerahkan fasilitas pengolahan pasca panen berupa chiller dan mesin packing sayur kepada Gabungan Kelompok Tani Inflasi Pangan Rendah (Gapoktan INDAH) di workshop Warung Segar Jalan Garuda Sakti KM 1, Pekanbaru, Senin (15/3/21).

Penyerahan fasilitas ini sekaligus merupakan salah satu bentuk dukungan BI Riau pada upaya pengembangan UMKM agar ikut menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Riau. Penyerahan dilakukan Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau Decymus bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM Provinsi Riau ini Asrizal.

Dukungan BI, menurut Decymus, berupa chiller room dan mesin packing sayur ini dilatarbelakangi tingginya volatilitas harga bahan kebutuhan pokok di Riau, sangat rendah pada musim panen tapi tinggi di luar musim panen. Volatilitas atau gejolak harga ini tidak terlepas dari sifat komoditas pangan yang berumur relatif pendek setelah dipanen.

"Harga yang selalu jatuh pada saat panen menurunkan minat petani untuk menanam lagi sehingga pada gilirannya menyebabkan kelangkaan dan harga kembali meningkat tajam. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mengenalkan teknologi pasca panen berupa kamar pendingin untuk menyimpan dan mempertahankan kualitas produk sayuran segar dalam jangka waktu yang panjang, yaitu chiller room," terangnya.

Gapoktan Indah, tambah Decymus, merupakan salah satu dari klaster binaan BI Riau yang merupakan gabungan 4 kelompok tani dengan jumlah anggota 63 Kepala Keluarga. Gapoktan ini mengelola lahan seluas 40 hektar, dan berlokasi di Kelurahan Sei. Sibam Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru dan Desa Karya Indah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

"Gapoktan Indah saat ini mensuplai kebutuhan sayuran di semua pasar Kota Pekanbaru dan Kabupaten lainnya di Provinsi Riau dengan produksi rata-rata per hari sayur sebanyak 10 ton sayuran atau setara 47.000 ikat sayuran (satuan sayur di pasar)," terangnya.

Untuk menjamin proses bisnis pada setiap UMKM binaan berlangsung baik, tambah Decymus, BI menerapkan prinsip end to end process pada berbagai aspek bisnis UMKM yang dibina. Untuk Gapoktan Indah ini, kami mendorong kelompok untuk bekerjasama dengan penyedia platform penjualan kepada konsumen akhir, dalam hal ini adalah Warung Segar. Kerjasama ini diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi dan memberi kepastian bagi setiap titik distribusi yang terlibat. Petani memiliki nilai tawar dan insentif untuk berproduksi, platform penjualan mendapatkan kepastian pasokan dan margin, konsumen mendapat kemudahan untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang wajar," urainya.

Dari sisi kapasitas, lanjut Decymus, kerjasama ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen atau inflasi, mengingat kapasitasnya yang cukup besar diperkirakan mampu memberikan dampak intervensif terhadap harga di pasar-pasar Pekanbaru. Sebagai ilustasi, untuk satu komoditas seperti cabai merah, kapasitasnya dapat mencapai 30 ton.

Dalam kegiatan ini sekaligus juga dilaksanakan expo dan business matching serta grand launching Warung Segar sebagai platform yang memfasilitasi penjualan Gapoktan ke pasar-pasar dan konsumen secara digital.

"Kami juga akan melakukan edukasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan untuk itu bank dan Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJSP) akan mengisi salah satu stand expo untuk memberikan konsultasi dan tempat pendaftaran QRIS. Penggunaan kanal QRIS akan memudahkan transaksi antara ke tiga pihak di atas secara lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Program ini merupakan bentuk dukungan konkrit kami terhadap program digitalisasi UMKM yang dicanangkan Pemerintah agar UMKM, termasuk usaha kecil dan mikro pendukungnya, mampu naik kelas menjadi motor pertumbuhan baru perekonomian Riau," pungkasnya.*( H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Katanya 77 Jaringan Bank Siap Layanii, Faktanya Masyarakat Susah Tukar Uang Kecil
- Jaringan Kantor Bank Layani Penukaran Uang 'Ampaw' Lebaran 2021
- Ekonomi Masyarakat Kuansing Terimbas Macetnya Proyek Pemkab
- Realisasi APBD Proyek Fisik Kuansing Belum Berjalan 
- April 2021, Riau Alami Inflasi 0,15 Persen
- Waspada, EDCCash Penipuan Investasi Berkedok Aset Kripto Berskema Piramida
- BOB PT BSP Pertamina Hulu Kembali Raih Penghargaan Zero Accident Award
- Cek Ketersediaan Sembako, Pemkab Kuansing Sidak ke Pasar Telukkuantan
- BPKH Resmi Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Syariah
- Penyekatan Mudik Lebaran jadi Momok Pengelola Travel di Kuansing
- Ketua BWI Dukung Konversi Bank Riau Kepri Syariah
- JFX Catat Perdagangan Bursa Timah Murni Capai 2,5 Juta Lot
- BPJS Ketenagakerjaan Realisasasikan Kenaikan Manfaat Beasiswa 
- Wapres RI Dukung Konversi Bank Riau Kepri Syariah.
- Demi PSU Pilkada Rohul PT Torganda Libur Operasi dan Rugi Rp70 Miliar
- Awal Ramadhan 2021, Harga Getah Karet di Kuansing Cenderung Turun
- BI Perkirakan Kebutuhan Tunai Ramadhan dan Lebaran 2021 Rp 4,5 Triliun
- PT EPN Gelar Groundbreaking Fuel Terminal Inhil
- Maret 2021, Ekspor Riau Capai 1,79 Miliar USD
- Kondisi Harga Sebako di Kuansing pada Pekan Pertama Puasa 2021


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com