Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 14:02
DPP PPP Keluarkan SK Usung Zukri- Nasar di Pilkada Pelalawan

Kamis, 9 Juli 2020 13:17
Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda

Kamis, 9 Juli 2020 11:49
Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis

Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Mei 2020 13:02
Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK

Merebaknya Covid 19 berdampak pada pertumbuhan ekonomi Riau sekaligus dunia usaha di Riau. Akibatnya, lebih 5 ribu pekerja di Riau kena PHK dan dirumahkan.

Riauterkini-PEKANBARU- Kadisnaker Riau, Jonli Senin (18/5/20) mengatakan bahwa lebih 5 Ribu pekerja di Riau dirumahkan dan di-PHK. Hal itu disebabkan penurunan kinerja ekonomi yang melanda Riau khususnya akibat merebaknya covid 19.

Catatan Disnaker Riau, tambahnya, menunjukkan, jumlah pekerja di Riau yang di PHK sebanyak 399 orang. Sedangkan jumlah pekerja yang dirumahkan sebanyak 4.823 orang.

" PHK dan merumahkan pekerja dalam kurun waktu Maret- Mei 2020. Ada 116 bidang usaha yang melakukan PHK dan merumahkan pekerjanya," terang Jonli.

Jonli menambahkan bahwa dari 116 sektor usaha yang mem-PHK dan merumahkan tersebut meliputi bidang usaha jasa. Seperti perhotelan sekolah swasta, rumah sakit dan retail.

"Sementara, perusahaan besar seperti RAPP, IKPP, Chevron dan lainnya masih belum melakukan PHK maupun merumahkan pekerjanya. Perusahaan perusahaan tersebut masih menerapkan penjadwalan waktu bekerja," terang Jonli.

Jonli berharap dampak merebaknya Covid 19 terhadap perekonomian di Riau segera berakhir. Sehingga ekonomi terus tumbuh sesuai yang diinginkan.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI
- Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil
- 1123 Paket Pasar Murah Disdagperin Bengkalis Mulai Didistribusikan
- PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona
- HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com