Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 14:02
DPP PPP Keluarkan SK Usung Zukri- Nasar di Pilkada Pelalawan

Kamis, 9 Juli 2020 13:17
Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda

Kamis, 9 Juli 2020 11:49
Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis

Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 April 2020 16:20
Pasar Saham Terus Tumbuh di Tengah Pandemi Corona

Meski Covid-19 mewabah, namun pasar saham terus bergerak. Investor baru terus meningkat di awal 2020.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala BEI Perwakilan Riau, Emon Sulaeman, Sabtu (18/4/20) mengungkapkan bahwa kendati Covid 19 mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu, namun dalam kurun waktu tiga bulan pertama-2020 Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat angka investor baru di Riau mengalami peningkatan.

Januari 2020 menurut Emon, tercatat jumlah investor baru bertambah sebanyak 183 investor. Februari tercatat penambahan jumlah investor sebanyak 243 investor. Maret kembali bertambah jumlah investornya sebanyak 388 investor.

“jika diakumulasikan, penambahan investor di pasar saham Riau pada 3 bulan pertama 2020 (Januari, Februari dan Maret) total investor baru sebanyak 814. Artinya secara MoM (mounth to mounth) jumlah investor baru terus bertumbuh,” ungkap Emon.

Jika dilihat secara Year on Year (YoY), tambahnya, Q1-2019, jumlah investor baru sebanyak 1.406. Sedangkan Q1-2020 jumlah investor baru sebanyak 814.

Pada sebuah krisis, kata Emon, selain ada kondisi bahaya juga pasti ada peluang atau opportunity. Investor baru melihat peluang disaat kemarin indeks koreksi sangat dalam dan menembus angka 4000 di 3938.

"Sejauh ini, BEI belum ada rencana untuk melakukannya revisi terget. Baik di angka transaksi, jumlah investor dan IPO. Langkah tersebut memungkinkan untuk dilakukan pada semester ke II-2020 nanti," katanya. *(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI
- Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil
- 1123 Paket Pasar Murah Disdagperin Bengkalis Mulai Didistribusikan
- PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona
- HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com