Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 6 Juli 2020 10:09
Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam

Senin, 6 Juli 2020 09:20
4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif

Ahad, 5 Juli 2020 20:22
HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako

Ahad, 5 Juli 2020 18:17
Edar Ganja, Buruh Asal Dumai Diringkus Polres Bengkalis

Ahad, 5 Juli 2020 13:17
Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat

Ahad, 5 Juli 2020 13:14
Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19

Ahad, 5 Juli 2020 13:06
Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba

Ahad, 5 Juli 2020 11:30
Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam

Ahad, 5 Juli 2020 06:35
Videonya Viral di Medsos, Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Penganiayaan Driver Ojol

Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Maret 2020 12:02
Hoby Menjahit Bikin Sheila Kini Bangga jadi Bagian APR

Sheila tak menyangka hobynya menjahit jadi kunci sukses awal karirnya. Kini ia bangga jadi bagian industri rayon kelas dunia, APR.

Riauterkini- PANGKALAN KERINCI - Ketika diberikan kesempatan, Sheila Annisa (20) langsung menyambut dan tidak membiarkannya lewat begitu saja. Hobinya menjahit dan keinginan kuat untuk mengembangkannya, membuat putri asli asal Desa Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan, Riau ini tertarik dengan teknologi di PT Asia Pacific Rayon (APR).

"Sebelumnya saya bekerja di rumah jahit, pemilik rumah jahit itu merupakan salah satu karyawan di PT APR, lalu saya ditawari mengikuti seleksi karyawan, mulai dari tes administrasi, psikotes, dan wawancara," ungkap lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Pangkalan Kerinci.

Sheila pun akhirnya mampu melewati serangkaian proses seleksi itu. Kemudian, Sheila bersama rekan lain yang lulus harus mengikuti program trainee atau pembekalan oleh perusahaan, seperti mendesain pola menggunakan sistem komputerisasi.

Shelia mengaku bangga bisa bekerja di perusahaan dan mengembangkan hobi menjahitnya sekaligus mendapatkan beragam ilmu baru seperti Kepemimpinan (Leadership), dan Teknologi Pengolahan Viskosa yang belum pernah didapatkan sebelumnya.

"Saya senang menjahit, apalagi di sini alatnya canggih-canggih, semuanya sudah digital, jadi sudah sangat mudah dalam menjahit, bordir, maupun sistem pasang kancingnya. Banyak ilmu yang bisa saya pelajarin disini," terangnya.

Sheila berharap keberadaan PT APR semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif kepada para perempuan sekitar, baik sebagai karyawan maupun sebagai pengusaha lokal bidang garmen yang terampil dan kreatif ke depannya.

Community Development Head PT APR, Binahidra Logiardi mengatakan APR memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif atau masyarakat yang ramah dan terbuka kepada siapapun tanpa terkecuali. Termasuk memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk bekerja di perusahaan.

Saat ini, PT APR membangun bagian kain atau garmen bukan untuk komersil, melainkan sebagai pusat belajar dan uji coba untuk produk viskosa yang diproduksi.

"Kedepannya diharapkan dari sini bisa menghasilkan desain-desain pakaian jadi yang menjadi inspirasi bagi pelanggan maupun pembeli akhir di toko-toko pakaian," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, PT APR yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo ini, merupakan produsen serat viskosa berkapasitas produksi 240.000 ton dengan pabrik yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau. Keberadaan industri ini mendukung agenda pemerintah terhadap industri strategis tekstil nasional agar bisa berkompetisi di pasar global. Selain itu, PT APR juga diyakini akan mengurangi ketergantungan impor atas bahan kapas dan rayon ke Indonesia.***(tls)

Loading...


Berita lainnya..........
- HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako
- BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri
- Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan
- SKK Migas-PT CPI Gelar WFD
- Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah
- OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan
- Pertamina Taja Bakul Online, Dukung Jualan UMKM Riau di Era New Normal
- Antisipasi Covid-19, BRI Telukkuantan Laksanakan Protokol Kesehatan
- Juni 2020, Peremajaan Sawit Rakyat di Riau Baru 9 Ribuan Hektar
- SRO Beri Stimulus Stakeholders Pasar Modal
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Riau Naik
- PSBB Berakhir, Bisnis Perhotelan di Pekanbari Mulai Menggeliat
- Tinjau Pasar Modern, Bupati Kuansing Ingin Pastikan Pedagang Nyaman
- Bupati Kuansing Panen Bawang Merah di Desa Kompe Barangin
- Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema
- Pasca Idul Fitri, Harga TBS Sawit Riau Naik
- Pasca Lebaran, Harga Barang Kebutuhan Masih Belum Turun
- Pandemi Corona, Lebih 5 Ribu Pekerja di Riau Dirumahkan dan Di-PHK
- Peduli Covid-19, Bank Riau-Kepri Cabang Airmolek, Inhu Serahkan Bantuan Dana
- Perdana di Indonesia, Tokocrypto Berhasil Raih Pendanaan dari Binance


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com