Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Maret 2020 07:49
BPSK Hanya Dua di Riau, Salah Satunya di Kuansing

Sampai saat ini di Riau hanya terdapat BPSK. Salah satunya berada di Kuansing.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Badan Penyelesaian Sengeketa Konsumen (BPSK) ternyata hanya ada dua di Riau, salah satunya berada di Kuansing.

Meskipun lembaga ini ada di Kuansing, namun saat ini konsumen tidak bisa menyampaikan keberatan untuk penyelesaian sengketa.

Kendala ini disebabkan, belum dibentuknya BPSK baru, sebab kewenangannya sudah berada pada pihak Provinsi.

"Untuk pembentukan BPSK sudah menjadi kewenangan pemerintah Provinsi. Dulu memang kewenangan Kabupaten," uajr Kadis Kopdagrin Kuansing, Azhar, Kamis (12/3/2020) kemarin.

Mengenai hal ini, berdasarkan informasi yang didapatkan Azhar, saat ini pemerintah Provinsi menurutnya, tengah menggesanya.

Diakui Azhar, sejak BPSK ini tidak ada, dampaknya cukup terasa, terutama aduan konsumen menjadi terabaikan untuk sementara waktu.

Dibeberkan Azhar, di Riau, sebelumnya BPSK ini hanya ada didua yakni Kuansing dan kota Pekanbaru.

"Pekanbaru, juga sedang vakum padahal aduan banyak," sebutnya. Disebutkan Azhar, BPSK Kuansing, dulunya tidak hanya semata memproses aduan konsumen Kuansing tetapi juga konsumen dari Kampar, Inhu, Pelalawan.

"Sebab, daerah yang tidak punya BPSK, visa mengadu ke Kabupaten yang sudah ada BPSK, karena BPSK surat keputusannya berasal dari presiden," jelas Azhar.

Sungguhpun saat ini, BPSK Kuansing belum aktif, namun Azhar optimis BPSK Kuansing akan kembali berjalan jika pemerintah Provinsi siap memproses pembentukan BPSK.

Sejak menjadi kewenangan pemerintah Provinsi, segala aspeknya kata Azhar, menjadi tanggungawab Provinsi seperti pendanaan. Akan tetapi lembaganya ada di Kuansing. Untuk aduan konsumen ini, menurutnya, seperti kredit kenderaan, pinjaman dan lain sebagainya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Covid - 19 Merebak, Harga Gula Pasir di Duri, Bengkalis Meroket
- Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen
- Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara
- 6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu
- Dukung Kebijakan #DiRumahAja, Pertamina Luncurkan Layanan Antar Rumah
- Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Selama Masa Tanggap Darurat Corona
- Harga TBS Naik, Efek Kejut Malaysia Lockdown
- Pemkab Kuansing Bantah Hoax Penutupan Pasar Modern Telukkuantan
- Keroncongantar.com, Starup Asal Riau Wakili Infonesia ke Turki
- Target Pertumbuhan Ekonomi Riau 3 Persen Meredup
- Puluhan UMKM dan Exportir Ikan Ikuti HACCP BI Kpw Riau
- Hoby Menjahit Bikin Sheila Kini Bangga jadi Bagian APR
- BI Kpw Riau Gelar Puncak Pekan QRIS
- Co-op PT CPI 2020 Ditutup
- BPSK Hanya Dua di Riau, Salah Satunya di Kuansing
- ABUJAPI Riau-BPJS Sosialisasikan PP 82/2019 untuk BUJP se-Riau
- 33 Ribu Bibit Ikan Nila Akan Disemai Bupati di Seluruh Desa Kuansing
- Seko Pekanbaru Optimis Koperasi Syariah Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- BI Kpw Riau Gelar Pekan QRIS di Sejumlah Lokasi
- Tenaga Kerja AKAD Merajalela di Pekanbaru, SPSI Minta Disnaker Tegas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com