Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 Pebruari 2020 07:47
Buka Musrenbang Kuantan Hilir, Bupati Kuansing Komit Bantu Petani Karet

Bupati Kuansing menegaskan komitmen membantu petani karet. Sejumlah program digulirkan. Termasuk tetapkan lelang pembelian getah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si terus berupaya memikirkan nasip petani karet di Kuansing, agar kesejateraannya bisa membaik.

Sejauh ini, langkah yang sudah dilakukan Bupati bagi petani karet di Kuansing, yakni dengan menghadirkan sistim lelang penjualan karet.

Program ini sudah mulai berjalan sejak penghujung tahun 2019 lalu, setidaknya lewat sistim lelang ini terdapat kenaikan harga berkisar antara 2000 sampai 2500 rupiah jika dibandingkan pada pengepul yang hanya bekisar sekitar 7500 rupiah.

Meskipun upaya ini sudah dihadirkan Pemkab Kuansing, namun diakui langkah ini belum optimal, sebab sistim lelang ini baru ada di kota Kabupaten.

Kedepan, Bupati mempunyai komitmen akan mengahdirkan sistim ini di tiap Kecamatan, dengan menempatkan satu titik lelang per Kecamatan.

"Langkah ini adalah bentuk kepedulian kita untuk para petani karet di Kuansing, tujuannya agar petani kita bisa lebih sejaterah kedepannya," ungkap Bupati Mursini, saat membuka Musrenbang di Kecamatan Kuantan Hilir, Kamis (14/2/2020) kemarin.

Tidak cukup hanya sampai disitu,  dalam waktu dekat ini, Bupati Mursini, berencana akan berkunjung ke Palembang, menjumpai pihak Balai Riset Industri Hilir olahan karet.

Tujuannya berkunjung ke sana adalah untuk mempelajari olahan karet menta menjadi bahan jadi, seperti keset, onderdil kenderaan, sol sepatu, vulkanisir, sandal dan lain sebagainya.

Sehingga nantinya kata Bupati, dengan hadir Industri Hilir karet di Kuansing, akan berdampak baik bagi para petani, karena bahan - bahan menta untuk olahan ini berasal dari karet.

"Untuk program ini tentunya kita membutuhkan bahan menta karet, sehingga stok karet yang ada di Kuansing, akan diperlukan untuk memenuhi untuk bahan dasar," jelasnya.

Lanjutnya, dengan dibutuhkannya bahan mentah karet ini, maka secara tak langsung kata Buapti akan berdampak baik bagi petani, terutama harga jual akan bisa meningkat.

"Sebab permintaan kebutuhan bahan dasar karet akan dapat meningkat seiring berjalanya program ini, maka petani kita tentu akan diuntungkan," ungkap Bupati.

Mengenai langkah ini, selaku kepala Daerah ia berkomitmen untuk mengahadirkanya di Kabupaten Kuantan Singingi, demi memberikan ruang bagi petani karet, sebab mayoritas masyarakat Kuansing, bermata pencarian di bidang komoditi ini.

"Mayoritas masyarakat kita kehidupannya ditopang komoditi karet, makanya kita berkomitmen memperhatikan petani kita di Kuansing," tukasnya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Covid - 19 Merebak, Harga Gula Pasir di Duri, Bengkalis Meroket
- Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen
- Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara
- 6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu
- Dukung Kebijakan #DiRumahAja, Pertamina Luncurkan Layanan Antar Rumah
- Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Selama Masa Tanggap Darurat Corona
- Harga TBS Naik, Efek Kejut Malaysia Lockdown
- Pemkab Kuansing Bantah Hoax Penutupan Pasar Modern Telukkuantan
- Keroncongantar.com, Starup Asal Riau Wakili Infonesia ke Turki
- Target Pertumbuhan Ekonomi Riau 3 Persen Meredup
- Puluhan UMKM dan Exportir Ikan Ikuti HACCP BI Kpw Riau
- Hoby Menjahit Bikin Sheila Kini Bangga jadi Bagian APR
- BI Kpw Riau Gelar Puncak Pekan QRIS
- Co-op PT CPI 2020 Ditutup
- BPSK Hanya Dua di Riau, Salah Satunya di Kuansing
- ABUJAPI Riau-BPJS Sosialisasikan PP 82/2019 untuk BUJP se-Riau
- 33 Ribu Bibit Ikan Nila Akan Disemai Bupati di Seluruh Desa Kuansing
- Seko Pekanbaru Optimis Koperasi Syariah Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- BI Kpw Riau Gelar Pekan QRIS di Sejumlah Lokasi
- Tenaga Kerja AKAD Merajalela di Pekanbaru, SPSI Minta Disnaker Tegas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com