Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 Pebruari 2020 20:36
Rimbang Baling Jadi Destinasi Wisata Favorite 2019

Rimbang Baling kini menjadi destinasi wisata Favorite tahun 2019. Apalagi sudah dibangun jalan interpretasi sepanjang 36 km.

Riauterkini-PEKANBARU-Kini, Rimbang Baling Jadi Pesona Destinasi Wisata Favorit Riau 2019. Apalagi dengan tengah dibangunnya jalur interpretasi yang menghubungkan antara Desa Tanjung Belit sampai dengan Desa Pangkalan Serai sebagai desa terakhir sepanjang kurang lebih 36 km.

"Diharapkan dapat menjadikan Rimbang Baling makin dikenal sebagai destinasi wisata sampai ke manca negara," terang Kepala BBKSDA Riau, Seharyono Rabu (12/2/20).

Dari total panjang jalur interpretasi tersebut, tambah Suharyono, yang masuk dalam kawasan SM Bukit Rimbang Bukit Baling adalah sepanjang 29,5 km dan jalur Kota Lama sampai Sungai Santi sepanjang kurang lebih 7 km

Dengan puluhan jembatan gantung, Suharyono berharap akan mempermudah masyarakat luas untuk menikmati keindahan alam hutan Sumatera.

"Jalur inipun menjadi akses darat masyarakat setempat yang sebelumnya hanya terbatas transportasi melalui jalur sungai, ditambah masuknya jaringan listrik PLN merupakan sarana dan prasarana yang sangat berpengaruh besar terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan," tambahnya.

Tahun ini, kata Suharyono, Balai Besar KSDA Riau telah mengalokasikan bantuan kemitraan konservasi pada 6 Desa penyangga di sepanjang Sungai Subayang. Kegiatan tersebut akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan masyarakat dalam pengembangan ekowisata.

"Ayo kita dukung Riau menuju puncak destinasi wisata kebanggaan Indonesia," ajaknya.*(H-we)

Loading...


Berita lainnya..........
- Covid - 19 Merebak, Harga Gula Pasir di Duri, Bengkalis Meroket
- Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen
- Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara
- 6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu
- Dukung Kebijakan #DiRumahAja, Pertamina Luncurkan Layanan Antar Rumah
- Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Selama Masa Tanggap Darurat Corona
- Harga TBS Naik, Efek Kejut Malaysia Lockdown
- Pemkab Kuansing Bantah Hoax Penutupan Pasar Modern Telukkuantan
- Keroncongantar.com, Starup Asal Riau Wakili Infonesia ke Turki
- Target Pertumbuhan Ekonomi Riau 3 Persen Meredup
- Puluhan UMKM dan Exportir Ikan Ikuti HACCP BI Kpw Riau
- Hoby Menjahit Bikin Sheila Kini Bangga jadi Bagian APR
- BI Kpw Riau Gelar Puncak Pekan QRIS
- Co-op PT CPI 2020 Ditutup
- BPSK Hanya Dua di Riau, Salah Satunya di Kuansing
- ABUJAPI Riau-BPJS Sosialisasikan PP 82/2019 untuk BUJP se-Riau
- 33 Ribu Bibit Ikan Nila Akan Disemai Bupati di Seluruh Desa Kuansing
- Seko Pekanbaru Optimis Koperasi Syariah Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
- BI Kpw Riau Gelar Pekan QRIS di Sejumlah Lokasi
- Tenaga Kerja AKAD Merajalela di Pekanbaru, SPSI Minta Disnaker Tegas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com