Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Januari 2020 09:54
Tiket Mulai Dijual, Konser Koplopolitan Didi Kempot Targetkan 3000 Penonton

Konser Koplopolitan Didi Kempot di Pekanbaru Maret mendatang tiketnya mulai dijual. Ditargetkan sedot 3000 penonton.

Riauterkini - PEKANBARU - Kabar gembira bagi para Sobat Ambyar atau fans Didi Kempot. Pasalnya, pelantun lagu campur sari dan dangdut koplo tersebut rencana akan hadir di Pekanbaru dalam iven Koplopolitan yang akan ditaja di Gelanggang Remaja Pekanbaru 12 Maret nanti. Lebih lagi mulai hari ini tiket pertunjukan mulai ditawarkan.

Mustofa Kamal, selaku Owner Event Organizer Color Box Production Pekanbaru, bersama Irfan, Taufik dan Susi Novista dari Abiyomi Entertaint menjelaskan tiket pertunjukan tersebut dapat dimiliki konsumen melalui tiket.com, traveloka atau dengan menghubungi nomor telepon atau WA 0823 8888 7992.

"Kita tawarkan dengan beberapa pilihan kategori kelas. Yang pasti lebih terjangkau dibandingkan wilayah lain," terangnya.

Rincinya, ada lima pilihan kelas yang dapat dinikmati konsumen. Yakni dari kelas Festival yang ditawarkan seharga Rp200 ribuan. Kemudian ada kelas Silver seharga Rp300 ribuan, kelas Gold Rp350 ribuan, kelas Platinum seharga Rp450 ribuan dan yang termahal adalah kelas Diamond dengan harga Rp650 ribuan.

"Setiap kelas pasti kita berikan keuntungan tersendiri. Mulai dari hadiah hingga akses lebih dekat dengan Godfather of Broken Heart Didi Kempot," bebernya.

Sementara, untuk target penonton sendiri, pihaknya menargetkan diatas 3000 pengunjung. Target ini optimis dicapainya. Pasalnya Pekanbaru menurutnya adalah kota yang unik. Sebab, meski bukan wilayah mayoritas suku Jawa namun fans Didi Kempot cukup besar di sini.

"Kita perkirakan pangunjung nanti bukan hanya dari dalam Riau saja. Namun, dari Medan, Jambi, Batam dan lainnya. Malah belum kita buka, kemarin kita sudah terima pesanan tiket sekitar 200 orang. Jumlah ini pasti nanti akan meningkat lagi," ungkapnya.

Untuk diketahui, Koplopolitan adalah sebuah iven yang akan mengajak semua penikmatnya bersenang-senang secara bersama-sama dan menjawab semua kebosanan yang selama ini disuguhkan yang trendnya sudah memuncak dan akan menjadi salah satu alternatif.

"Iven ini akan dikemas secara atraktif dengan menghadirkan pertunjukan hiburan live music, lighting show dan ambience venue yang sangat menarik serta menampilkan dua fenomena yang saat ini sedang trend yaitu Feel Koplo dan Didi Kempot yang akan dimeriahkan local hero Pekanbaru sebagai pembuka," kata Kamal.

Dalam acara itu sendiri Didi Kempot berencana akan membawakan lagu-lagu hitsnya seperti Sewu Kutho, Stasiun Balapan, lagu Pamer Bojo, Sobat Ambyar Larut, Cidro, Banyulangit dan lagu-lagu hits Didi lainnya.

Iven ini digelar menurut Kamal seiring dengan kultur koplo yang saat ini semakin menggila. Genre yang awalnya dimainkan di kampung-kampung dengan penonton kelas menengah, kini semakin marak dijumpai di bar, club atau gigs-gigs gaul anak muda.

Bahkan koplo yang dianggap sebagai identitas atau salah satu musik khas Indonesia kini dikatakan sudah mengalami pergeseran strata sosial. Adanya peralihan pemaian, penonton hingga penikmatnya inilah yang menyebabkan anggapan genre musik ini akhirnya naik kelas. Hal ini dibuktikan oleh musisi yang berbeda generasi yaitu Feel Koplo dan Didi Kempot, dimana semua performance off air-nya selalu dibanjiri penonton dari kalangan anak muda sehingga jadi fenomena yang luar biasa.

"Berdasarkan keadaan tersebut, kami melihat bahwa kita tidak boleh melewatkan momentum dan kesempatan ini untuk menghadirkan fenomena tersebut di Kota Pekanbaru sekaligus menyuguhkan pengalaman yang tidak terlupakan bagi kaum milenial Pekanbaru yaitu sebuah pertunjukan musik dua performance Feel Koplo dan Didi Kempot bertajuk KOPLOPOLITAN," tutupnya.***(rul)

Loading...


Berita lainnya..........
- BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja
- Kalangan Travel di Riau Berharap Saudi tak Lama Cegah Jemaah Umroh
- Penerapan Non Tunai di Riau Dinilai Belum Terintegrasi
- Baru Dirilis, Tercatat Ada 110 Konsumen di Riau Memesan Suzuki XL7
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Kembali Turun
- Sekda Kuansing Panen Raya Bawang Merah di Benai
- Desember 2019, Perdagangan Luar Negeri Riau Surplus
- Triwulan IV 2019, IMMK Riau tumbuh 2,91 persen
- Bupati Siak Awali Pemeremajaan 122 Hektar Kebun Kelapa Sawit di Koto Gasib
- Buka Musrenbang Kuantan Hilir, Bupati Kuansing Komit Bantu Petani Karet
- Tajak Sumur BNE-P01, Sumur Pertama Ekslusif Operation PT Bumi Siak Pusako
- Perumahan Givency One Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Penghuni
- Rimbang Baling Jadi Destinasi Wisata Favorite 2019
- Meski Turun, Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Masih di Rp 1800-an perkg
- Buka Musrenbang LDT, Bupati Mursini Sebut Taraf Hidup Petani Kuansing Terus Membaik
- Digelar 5 Hari di Pekanbaru, Mal SKA Wedding Expo 2020 Hadirkan Nuansa Pernikahan Sungguhan
- Musim Hujan, Pencuci Sepeda Motor Pedamaran Rohil Panen
- 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,48 Persen
- Januari 2020, Riau Alami Inflasi 0,42 Persen
- Bina Petani Padi, BI Terapkan Tehnologi Mikroba Alfaafa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com