Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau

 

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 27 Desember 2019 08:26
Sistem Lelang Getah Pemkab Kuansing Sukses Dongkrak Harga Karet

Pemkab Kuansing sukses mendongkrak harga karet. Menggunakan sistem lelang getah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Petani karet Kuansing, kini bisa bernafas lega. Pasalnya harga jual karet mulai berangsur stabil setelah adanya upaya dari Pemkab mengadakan sistim lelang.

Langkah yang dilakukan Pemkab Kuansing ini, tidak hanya mengharumkan nama baik daerah. Namun, berdampak baik pula bagi Koperasi dan petani karet.

Sebab, harga jual yang biasanya hanya 7500 rupiah perkilonya dibeli pengepul kepada para petani. Kini, lewat penjualan melalui koperasi bisa dihargai sekitar 9500 rupiah perkilonya.

Jika dibandingkan harga jual antara Koperasi dan pengepul, ada perbedaan selisih harga sekitar 2000 rupiah. Kalau dihitung, perbedaan ini cukup signifikan bagi kalangan petani.

Lebih mudanya lagi, petani karet tidak perlu tergabung sebagai anggota koperasi, cukup dengan membawa hasil sadapan karetnya ke koperasi, maka koperasi siap menampung karet tersebut.

Seperti diakui salah seorang petani di Kuansing, Muhar, ia menuturkan baru-baru ini, ia bisa menjual karetnya ke Koperasi. Meski dirinya tak tergabung sebagai anggota koperasi.

Diakuinya, harga karet yang biasa ia jual hanya berkisar 7500 perkilonya kepada pengepul atau toke karet, lewat Koperasi, karetnya bisa terjual 9500 perkilonya.

"Kalau dihitung selisih ini kan cukup lumayan, anggap saja berat karet 100 kg. Jika selisihnya 2000 rupiah, kalau dihitung satuan kilonya sudah 200 ribu juga. Jumlah ini kan terbilang banyak bagi kami petani karet," ungkapnya.

Ia mengakui, upaya yang dilakukan Pemkab Kuansing ini, sangat membantu kalangan petani, sebab harga jual bisa stabil lewat koperasi setelah adanya sistim lelang.

Baginya tidak ada unsur lain, selain ia merasa terbantu atas upaya yang dilakukan Pemkab Kuansing, karena ada perhatian terhadap kalangan petani.

"Bentuk perhatian Pemkab ini, tentu kita sambut baik, karena ada kepeduliannya bagi kami kalangan petani bawa," ucapnya.* (Jok)

Loading...


Berita lainnya..........
- BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja
- Kalangan Travel di Riau Berharap Saudi tak Lama Cegah Jemaah Umroh
- Penerapan Non Tunai di Riau Dinilai Belum Terintegrasi
- Baru Dirilis, Tercatat Ada 110 Konsumen di Riau Memesan Suzuki XL7
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit di Riau Kembali Turun
- Sekda Kuansing Panen Raya Bawang Merah di Benai
- Desember 2019, Perdagangan Luar Negeri Riau Surplus
- Triwulan IV 2019, IMMK Riau tumbuh 2,91 persen
- Bupati Siak Awali Pemeremajaan 122 Hektar Kebun Kelapa Sawit di Koto Gasib
- Buka Musrenbang Kuantan Hilir, Bupati Kuansing Komit Bantu Petani Karet
- Tajak Sumur BNE-P01, Sumur Pertama Ekslusif Operation PT Bumi Siak Pusako
- Perumahan Givency One Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Penghuni
- Rimbang Baling Jadi Destinasi Wisata Favorite 2019
- Meski Turun, Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Masih di Rp 1800-an perkg
- Buka Musrenbang LDT, Bupati Mursini Sebut Taraf Hidup Petani Kuansing Terus Membaik
- Digelar 5 Hari di Pekanbaru, Mal SKA Wedding Expo 2020 Hadirkan Nuansa Pernikahan Sungguhan
- Musim Hujan, Pencuci Sepeda Motor Pedamaran Rohil Panen
- 2019, Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,48 Persen
- Januari 2020, Riau Alami Inflasi 0,42 Persen
- Bina Petani Padi, BI Terapkan Tehnologi Mikroba Alfaafa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com