Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 September 2021 20:21
Pelaku Pencuri Kabel di RSUD Puri Husada Tembilahan Berhasil Diringkus Polisi

Rabu, 22 September 2021 16:49
Pemprov Silahkan Kejari Kuansing Periksa Kadis ESDM Riau

Rabu, 22 September 2021 16:44
Bupati Pelalawan Harapkan HIPMI Jadi Leader Penggerak Ekonomi Pelalawan

Rabu, 22 September 2021 16:38
Bentrok Eks Karyawan PT Padasa, Ini Penjelasan Polres Kampar

Rabu, 22 September 2021 16:34
Dipimpin Ginda, Paripurna DPRD Pekanbaru Berjalan Lancar

Rabu, 22 September 2021 16:32
Dibuka Camat Mandau, MTQ Air Jamban Ke - 2, Berlangsung Meriah

Rabu, 22 September 2021 16:27
Evakuasi Anak-Anak Ditengah Konflik, Begini Penjelasan TNI AU

Rabu, 22 September 2021 15:08
Terapkan Prokes dengan Ketat, Pelatihan Public Speaking IMM PK Hisyam Berlangsung Sukses

Rabu, 22 September 2021 13:36
Tim Yustisi Covid-19 Inhil SIdang di Tempat 3 Pelanggar Prokes

Rabu, 22 September 2021 13:31
Disupport Mabes Polri dan Polda Riau, UMRI Kembali Gelar Vaksinasi untuk 4.000 Peserta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 April 2015 13:36
Derita Warga Ukui, Ketika Perkampungan Mereka Dikepung HGU PT SLS

Warga Ukui yang terlanjur merelakan lahannya kepada investor, kini hanya bisa menyesal. Kampung mereka telah terkepung HGU, namun taraf hidup tak kunjung membaik.

Riauterkini- Sesal duhulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna. Sepertinya, pepatah melayu ini patut disematkan bagi warga Kelurahan Ukui Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan ini. Kini masyarakat mengaku sulit ketika perkampungan mereka sudah dikepung HGU perusahaan oleh perkebunan kelapa sawit.

Lahan ulayat puluhan tahun silam, direlakan kepada investor untuk mengelola perkebunan. Dengan harapan mereka bisa menyambung hidup dengan keberadaan perusahaan perkebunan ini. Akan tetapi, faktanya justru berbalik seratus delapan puluh derjat.

Harapan yang dinanti-nanti masyarakat ini, justru buram sudah. Lahan yang mau di olah itu lagi tidak ada. Terlebih lagi laju pertumbuhan penduduk yang kian tahun kian meningkat. Sementara peruntukan lahan ini, sudah di kuasai oleh HGU perusahaan.

Beginilah, pengakuan Udin (65) pemangku Bathin Tomu Payung Kelurahan Ukui 1 Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Kini sebut tokoh masyarakat setempat ini, hampir 80 persen penduduk asli di kecamatan Ukui tidak memiliki kebun.

Dia tidak bisa membayangkan masa depan, warga di masa mendatang. Saat ini, saja, masyarakat sudah mulai kesulitan ketika lahan yang mau di olah tidak ada lagi."Saya tidak bisa membayangkan bagaimana kedepan, mata pencarian bertamabah sulit. Lahan yang mau digarap sudah di kuasai oleh HGU perusahaan," tegasnya berapi-api ketika berbincang dengan riauterkini.com.

Secara tegas, HGU yang dimaksud adalah milik PT Sari Lembah Subur. HGU dari Astra Grup ini, bahkan hanya beberapa ratus meter berada di dekat perkampungan. "Liatlah, yang itu kebun sawit milik PT SLS," ujarnya, seraya menunjukkan kebun inti PT SLS.

Derita masyarakat Ukui, paparnya kian bertambah, ketika, PT SLS tidak kunjung merealisasikan kebun plasma sebagai salah satu kewajiban pihak perusahaan. Sementara menurutnya, tiga desa lain seperti, desa Genduang, Pangkalan Lesung dan Kerumutan jauh-jauh sebelumnya sudah menikmati kebun plasma dari PT SLS ini.

Sementara, desa Ukui, satu paket bersama-sama meneken kerjasama puluhan tahun silam bersama tiga desa di atas kata Udin, belum mendapatkan plasma dari PT SLS. Merekapun, sudah beberapa kali, menuntut dan menanyakan persoalan ini, kepada pihak perusahan akan tetapi, hasilnya nihil.

Padahal imbuhnya, plasma ini, menjadi salah satu harapan bagi kelanjutan masyarakat. Merekapun bertekad bakal memperjuangkan plasma ini, segera direalisasikan oleh PT SLS. "Sampaikan kapanpun, kami tetap berjuang untuk mendapatkan apa yang telah menjadi hak kami ini," tegasnya.

Tidak ada alasan, bagi PT SLS untuk tidak menyerahkan, hak mereka ini. Sebab disatu sisi, HGU perusahaan ini, menggarap 3800 hektar lebih tanah ulayat masyarakat Ukui.

Sebelumnya, manajemen PT SLS Taufik sewaktu pertemuan dengan masyarakat Ukui yang di mediasi komisi 1 DPRD Pelalawan, menyebutkan pihak perusahaan hanya menjalankan ijin yang telah diberikan oleh pemerintah.

Ketika, masyarakat dan anggota DPRD pada pertemuan itu meminta Taufik, menunjuk dokomen penyerahan, plasma untuk masyarakat Ukui. Taufik meminta waktu untuk mencari kelengkapan dokumen ini.

Anggota Komisi 1, Evi Zulfian, mengaku kaget mendengar keluhan masyarakat Ukui ini. Dia sangat menyayangkan sikap perusahaan yang belum merealisasi plasma bagi masyarakat Ukui. "Kita sangat menyayangkan setelah mendengar pengakuan masyarakat. Tiga desa lain sudah direalissaikan. Tapi kenapa desa Ukui belum. Padahal, Ukui dan tiga desa lain sama-sama teken MoU," tegasnya.

Terkait persoalan ini, dia berharap PT SLS harus mesti menunjukkan, Izin Pelaksanaan Transmigrasi (IPT), sebab disinilah baru terbuka titik terang benderang persoalan yang sesungguhnya.***(Febri Sugiono)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemprov Silahkan Kejari Kuansing Periksa Kadis ESDM Riau
- Dibuka Camat Mandau, MTQ Air Jamban Ke - 2, Berlangsung Meriah
- Respon Medsos, Gubri Bawa Dokter Temui Lansia di Gubuk Kecil
- Bupati Padang Lawas, Sumut Utus Anak Buahnya ke Kuansing, Stuban KIR
- Puluhan Paket Sembako PT. PCR Kembali Disalurkan ke Masyarakat Mamdau
- Selain Rusak Parah, Kabel Listrik di Gedung Juang 45 Disikat Maling
- 30 Peserta Calon KPID Riau Lulus Seleksi CAT
- Kabupaten Inhil Perkuat PPID Desa dengan Perda
- Beri Semangat Tahanan Lansia, Rutan Pekanbaru Libatkan Minda Briliant
- Razia Rutin, Lapas Bengkalis Zero HP
- Bukaka Bermasyarakat, Salurkan Puluhan Paket Sembako
- Enam Mahasiswa Unilak Bela Riau di PON Papua, Rektor Doakan Raih Medali
- Program CSR, PT MRP Bangun 500 Lampu PJU-TS di Kabupaten Inhil
- Gandeng Masyarakat, PHR Gelorakan Peduli Lingkungan di Duri
- Rumah Yatim Berikan Bantuan untuk Pembangunan Fasilitas WC Mushola Al Ikhlas
- Evaluasi Pejabat Pemprov Segera Dimulai, tak Berkompeten Siap-siap Non Job
- Gubri Beri Tahniah Untuk Peraih Juara Dua Nasional Lomba Inovasi TTG
- Mubes Ormawa STIE Riau ke-22 Sukses
- Gubri Harap SPAM Lintas Pekanbaru-Kampar Sudah Dinikmati Warga Tahun Depan
- KPU Riau Berkunjung ke FH Unri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com