Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 30 Juli 2021 22:17
Tujuh Hektar Lahan Gambut di Bengkalis Terbakar

Jum’at, 30 Juli 2021 20:48
Perempuan Ditemukan Mengapung Teryata Warga Gatot Soebroto Bengkalis

Jum’at, 30 Juli 2021 18:18
Kesal Istri Diganggu Korban, Seorang Pemuda Mandah Nekat Membunuh

Jum’at, 30 Juli 2021 17:41
DPRD Kuansing Setujui LKPJ Bupati 2020

Jum’at, 30 Juli 2021 17:32
TNI AL Suntikan Vaksin Kedua Demi Tingkatkan Imunitas Masyarakat di Dumai

Jum’at, 30 Juli 2021 17:21
AMSI Luncurkan Riset Lanskap Media Digital Indonesia

Jum’at, 30 Juli 2021 17:14
Jelang Alih Kelola, PT CPI Bor Sumur ke 100 di WK Rokan

Jum’at, 30 Juli 2021 16:57
Terjerat, BBKSDA Riau Evakuasi Beruang di Mandah

Jum’at, 30 Juli 2021 16:53
Tiga Titik Karla Gambut di Bengkalis Padam

Jum’at, 30 Juli 2021 16:21
Perempuan Mengapung di Pantai Pasir Andam Dewi Bengkalis Meninggal Dunia



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Pebruari 2012 18:56
2011, Jumlah Penduduk Indonesia Capai 241 Juta Jiwa

BKKBN Pusat mencatat tahun 2011 lalu jumlah penduduk Indonesia mencapai 241 juta jiwa. Akhir tahun 2012 mendatang diperkirakan akan mencapai 245 juta jiwa.

Riauterkini-PEKANBARU-Deputi Advokasi, Penggerakan dan Informasi pada BKKBN, Hardiyanto, Rabu (22/2/12) menyebutkan bahwa per Desember 2011 lalu, jumlah penduduk di Indonesia sudah sebanyak 241 juta jiwa. Jumlah tersebut naik 3 persen dibandingkan tahun 2010.

Menurutnya, saat ini, laju pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai 1,5 persen pertahun atau bertambah sekitar 3,5 juta jiwa. Jika diakumulasikan, maka hingga akhir tahun 2012 mendatang, jumlah penduduk Indonesia di perkirakan akan mencapai 245 juta jiwa.

"Program KB (Keluarga Berencana, Red) merupakan program penting untuk dapat menekan kenaikan jumlah atau angka penduduk di Indonesia. Karena pertumbuhan penduduk di Indonesia cukup pesat," terangnya dalam acara Raker BKKBN 2011 di Pekanbaru.

Untuk itu, tambah Hardiyanto, BKKBN melaksanakan program sebagai upaya menekan angka pertumbuhan penduduk. Salah satunya adalah dengan menyukseskan program KB, yaitu satu keluarga itu maksimal hanya memiliki dua orang anak.***(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- AMSI Luncurkan Riset Lanskap Media Digital Indonesia
- Tinjau Vaksinasi, Ini Pesan Gubri
- Dampak PPKM Level 4, Penyekatan Jalan di Pekanbaru Picu Horor Kemacetan
- Bangun 1,2 Kilometer Jalan, PTPN V Buka Akses 11 Desa di Inhu
- Bupati Meranti Salurkan Beras PPKM ke Masyarakat
- Disetujui DPRD, Pemkab Kuansing Memiliki 4 OPD Baru
- Kian Mengkawatirkan, Kasus Positif Corona di Riau Bertambah 2.096 Orang
- Inovasi Holistik PT RAPP, 15 Desa di Pelalawan Ikut Program Desa Bebas Api
- RS Darurat Covid-19 di Riau Bakal Segera Dioperasikan
- Studi Banding PWI Rohil ke PWI Bengkalis Hasilkan Tiga Konsep Terapan
- Gubri Hadiri Rakorbangnas BMKG Tahun 2021 Secara Virtual
- Lapas Kelas IIB Telukkuantan Salurkan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu
- Lagi, Meranti Raih Peringkat Pratama Kabupaten Layak anak Nasional
- Dibantu Oksigen Liquid, Wagub Sumbar Apresiasi Pemprov Riau
- Lanal Dumai Buka Pendaftaran Calon Bintara dan Tamtama PK TNI AL
- Sandiaga Uno: Desa Wisata Menjadi Game Changer di Tengah Pandemi
- Polres Inhil Kembali Lakukan Kegiatan Gerai Bansos
- Seribu Warga Binaan Rutan Pekanbaru Diberi Vaksin Covid-19
- Carut Marut Penyeberangan Bengkalis-Pakning,
Bupati : Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

- Buka Pelatihan Welder dan K3 Umum, Bupati Bengkalis Pinta Peserta Serius


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com