Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun

Selasa, 13 April 2021 22:10
Lawan Covid-19, Pengendara Ranmor Harus Disiplin Prokes

Selasa, 13 April 2021 21:50
Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind

Selasa, 13 April 2021 21:20
10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini

Selasa, 13 April 2021 21:20
Keberadaan Batik Bengkalis Harus Dilestarikan

Selasa, 13 April 2021 19:24
DPMD Inhil Mengapresiasi Pemberian Penghargaan PWI Award 2021 Kepada Bupati Inhil dan 5 Kades

Selasa, 13 April 2021 19:20
Bupati Inhil Buka Rakor Pemutakhiran Data Profil Desa dan Kelurahan Tahun 2021

Selasa, 13 April 2021 16:50
Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi

Selasa, 13 April 2021 16:50
Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik

Selasa, 13 April 2021 16:25
Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 Januari 2010 21:06
2009, 14.232 Unggas di Riau Dibinasakan Flu Burung

Riau belum bebas dari ancaman virus mematikan flu burung. Sepanjang 2009 lalu ditemukan 14.232 ekor unggas mati akibat virus H5N1 atau avian enfluenza.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Dinas Peternakan Riau, Asykardia Patrianov kepada Riauterkini Rabu (6/1/09) mengatakan bahwa data Disnak Riau mencatat sepanjang tahun 2009 sebanyak 14.232 unggas di wilayah Riau terjangkit flu burung. Jumlah tersebut naik cukup signifikan dibandingkan tahun 2008 lalu yang hanya sebanyak 2.897 ekor unggas yang mati terjangkit flu burung.

Katanya, data Disnak Riau menyebutkan bahwa tahun 2007 justru menjadi tahun terbanyak unggas yang mati karena terjangkit virus flu burung. Jumlahnya mencapai 17.353 ekor unggas. Sementara tahun 2005-2006 tercatat jumlah unggas yang mati karena flu burung mencapai 31.501 ekor unggas.

"Unggas-unggas yang mati tersebut berbagai macam jenisnya. Dari ayam, burung, entok hingga angsa. Sesuai dengan ketentuannya, bangkai unggas yang mati tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan ditimbun," katanya.

Ditanyakan mengenai pelaksanaan depopulasi (pemusnahan) unggas yang masih hidup dan diduga terjangkit flu burung, Patrianov menyatakan bahwa tahun 2009 lalu Disnak Riau melakukan depopulasi sebanyak 4.625 ekor. Jumlah tersebut turun dibandingkan dengan tahun 2008 yang dilakukan depopulasi sebanyak 5.715 ekor unggas.

"Kita sudah memiliki spot-spot flu burung. Kita juga sudah melakukan maping kasus flu burung. Jadi tahun 2010 ini, kita tetap akan menurunkan tim Partisipatory Deseases Surveylands Response (PDSR) untuk melacak keberadaan unggas yang terjangkit flu burung. Sehingga dapat meminimalisasi dampaknya pada kesehatan manusia," katanya. ***(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun
- Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind
- 10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini
- Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi
- Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik
- Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas
- Polsubsektor Pelalawan Sosialisasi Saber Pungli ke ASN
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Operasi Yustisi
- Nadhira Napoleon Pekanbaru Raih Penghargaan Indonesia Innovative Business Award Winner 2021
- Polisi Pantau Prokes Warga di Pasar Tradisional Ukui
- Polsek Langgam Turut Berupaya Jaga Ketahanan Pangan
- Penegakan Prokes di Simpang Empat Beringin Kembali Digelar
- Pemuda Lira Berbagi 50 Bahan Pokok Untuk Panti Asuhan dan Kaum Duafa
- Kisah Komnas PA Bengkalis, Kehilangan Anak Sesaat Usai Dilantik
- Pemudik Diminta Putar Balik, Penyekatan Arus Mudik Dimulai 6-17 Mei
- Polres Pelalawan Gelar Apel Pasukan Kesalamatan Lancang Kuning 2021
- Antisipasi C3, Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sisir Tempat Rawan
- Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes
- Jelang Ramadhan, Polsek Pangkalan Lesung Tim Sebar Saber Pungli ke Tempat Perbelanjaan
- Polsek Bunut Rutin Gelar Operasi Yustisi Prokes


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com