Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 Desember 2021 16:13
Galeri Bersempena Hari AIDS Sedunia,
Puskesmas Pengalihan Enok Lakukan Pemeriksaan HIV Terhadap Ibu Hamil


Rabu, 1 Desember 2021 16:07
Hak Jawab Kejaksaan Negeri Dumai Soal Oknum Jaksa Jual Kapal Rampasan

Rabu, 1 Desember 2021 16:03
Komplotan Curas Pekanbaru di Ringkus Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 14:10
Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini

Rabu, 1 Desember 2021 13:19
Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi

Rabu, 1 Desember 2021 12:44
Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 

Rabu, 1 Desember 2021 11:33
Gauli Putri Majikan Berumur 13 Tahun, Buruh Dodos Sawit di Inhu Ditangkap Polisi

Rabu, 1 Desember 2021 11:21
Kasus Pelecehan Seksual Syafri Harto Dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 1 Desember 2021 11:11
Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional

Rabu, 1 Desember 2021 11:00
Lewati Batas Akhir, Penerima BPUM di Duri, Bengkalis Gigit Jari



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Oktober 2021 17:41
Konversi BRK ke Syariah Lambat, Pemprov Riau Akui Ada Syarat Belum Terpenuhi

Konversi BRK ke syariah belum juga terwujud. Masih ada syarat yang belum dipenuhi.

Riauterkini - PEKANBARU - Konversi Bank Riau Kepri (BRK) menuju syariah hingga saat ini belum juga terealisasi. Penyebabnya karena masih terkendala izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tak kunjung diterbitkannya izin konversi dari OJK bukan tanpa alasan. Izin tersebut belum bisa diberikan, karena pihak BRK belum melengkapi persyaratan. Sehingga harus menunggu sampai semua berkas lengkap baru bisa diproses ke tahap berikutnya.

"Baru-baru ini kita sudah rapat dengan BRK untuk membahas hal-hal lain yang belum terpenuhi oleh BRK untuk izin konversi," kata Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Eva Revita, Senin (18/10/21).

Pemprov Riau terus mendorong Dirut BRK dibawah kendali Andi Buchori agar lebih maksimal lagi. Sebab konversi BRK menuju syariah seperti jalan di tempat dan tidak kunjung terwujud. Padahal konversi BRK menuju bank umum syariah ini sudah menjadi komitmen dan visi misi Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.

"Sekarang seluruh persyaratan sedang diperiksa oleh OJK," ucapnya.

Pihaknya mengakui ada sejumlah persyaratan yang belum dipenuhi. Diantaranya adalah Perda BUMD BRK menuju syariah yang hingga saat ini belum disahkan.

"Kemudian penetapan struktur BRK juga belum, itu secepatnya diisi, itu sedang dilakukan, kemudian hal-hal teknis juga sedang dalam persiapan," katanya.

Sementara Kepala OJK Perwakilan Riau Muhammad Lutfi, mengungkapkan, sejauh ini pihak BRK memang sudah menyampaikan sejumlah persyaratan. Namun pihaknya belum bisa mengeluarkan izin konversi karena masih harus melakukan proses verifikasi.

"Saat ini sedang dalam proses verifikasi oleh OJK," kata Lutfi.

Ia menjelaskan, secara umum ada dua dokumen persyaratan yang harus dilengkapi oleh BRK sebagai syarat konversi menuju syariah. Diantaranya adalah dokumen kelembagaan dan dokumen kepengurusan.

"Nah untuk dokumen kelembagaan itu yang sedang diteliti, mulai dari kesiapan IT, produk, rencana bisnis, coorporate plan sampai ke penyelesaian hai-hal dan kewajiban nasabah," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau H Syamsuar meminta tataran manajemen agar serius mewujudkan konversi BRK dari konvensional ke syariah. Mantan Bupati Siak ini bahkan tak sungkan mengatakan, dirinya ikut melibatkan diri agar konversi dari konvensional ke syariah bisa tercapai. Diharapkan, target yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya tidak lagi terulang.

"Mohon maaf ini. Sampai saya pun ikut pro aktif juga. Karena ini komitmen," tegas Gubri.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Galeri Bersempena Hari AIDS Sedunia,
Puskesmas Pengalihan Enok Lakukan Pemeriksaan HIV Terhadap Ibu Hamil

- Syamsuar tak Menampik Bakal Ada Pejabat Demosi dan Non Job Sore Ini
- Fajar Restu Tegaskan Karyawan BRK Langgar Aturan Ada Konsekuensi
- Kampung Adat Kenegerian Sentajo Juara II API Award 2021 
- Diikuti 40 Universitas dan 14 Negara, Mahasiswa Arsitektur Unilak Juara Internasional
- Lewati Batas Akhir, Penerima BPUM di Duri, Bengkalis Gigit Jari
- Juarai API 2021, Bupati M Adil Berterima Kasih pada Masyarakat Meranti
- Harumkan Nama Riau, Unilak Bawa Dua Gelar Juara di UNJ Tournament 2021
- Sore Ini Gubri Lantik Pejabat Eselon II, Enam Dikabarkan Turun Eselon III dan Dua Nonjob
- Hasil Rakor, FPK Riau Usulkan Pembentukan FPK Nasional
- Kebut Pembuatan KIA, Disdukcapil Kuansing Lakukan Jemput Bola
- Hindari Perpecahan, DPP Minta Agung Nugroho Rangkul Asri Auzar
- Riau Terima Hibah Mobil Lab PCR dari Kemendagri
- Tiket Elektronik Pelabuhan Penyeberangan Bengkalis-Pakning Tunggu BUP BUMD PT. BLJ
- Asian Agri Fasilitasi Sarana Air Bersih Rumah Ibadah
- Starsbox Barbershop Telah Hadir di Kota Tembilahan
- Terpilih Aklamasi, Agung Nugroho Jadi Ketua Demokrat Riau
- Sebelum Dimakamkan di TPU Hangtuah, Janazah Ibunda Septina Disholatkan di Mesjid Raya An-Nur
- Nyaris Pinalti, APBD Bengkalis TA 2022 Ditetapkan Rp3,999 T
- Ibunda Septina Tutup Usia, Pejabat dan Warga Tiba di Rumah Duka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com