Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 30 Juli 2021 22:17
Tujuh Hektar Lahan Gambut di Bengkalis Terbakar

Jum’at, 30 Juli 2021 20:48
Perempuan Ditemukan Mengapung Teryata Warga Gatot Soebroto Bengkalis

Jum’at, 30 Juli 2021 18:18
Kesal Istri Diganggu Korban, Seorang Pemuda Mandah Nekat Membunuh

Jum’at, 30 Juli 2021 17:41
DPRD Kuansing Setujui LKPJ Bupati 2020

Jum’at, 30 Juli 2021 17:32
TNI AL Suntikan Vaksin Kedua Demi Tingkatkan Imunitas Masyarakat di Dumai

Jum’at, 30 Juli 2021 17:21
AMSI Luncurkan Riset Lanskap Media Digital Indonesia

Jum’at, 30 Juli 2021 17:14
Jelang Alih Kelola, PT CPI Bor Sumur ke 100 di WK Rokan

Jum’at, 30 Juli 2021 16:57
Terjerat, BBKSDA Riau Evakuasi Beruang di Mandah

Jum’at, 30 Juli 2021 16:53
Tiga Titik Karla Gambut di Bengkalis Padam

Jum’at, 30 Juli 2021 16:21
Perempuan Mengapung di Pantai Pasir Andam Dewi Bengkalis Meninggal Dunia



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Juni 2021 16:27
AMIP Ditantang Wujudkan Tiga Pilar

AMIP gelar kongres ke II. Angkatan muda Ikasmansa ini ditantang wujudkan tiga pilar.

Riauterkini - PEKANBARU - Angkatan Muda Ikasmansa Pekanbaru (AMIP) ditantang wujudkan tiga pilar. Yakni, bermanfaat untuk alumni, almamater serta masyarakat.

Mewujudkan tiga pilar tersebut, merupakan eksistensi dalam berorganisasi. Hal itu sekaligus ujian menjadi AMIP, yang dianggap sedang menapaki dunia baru, setelah menyelesaikan tiori pendidikan di bangku sekolah.

"Menjadi pengurus khususnya AMIP, ini tentu tantangan baru bagi kalian. Perlu belajar dan ketekunan. Karena ini bagian dari proses untuk menuju pemuda sesungguhnya, dalam berkarya. Dan kita ada tiga pilar, yakni bagaimana bisa bermanfaat untuk alumni, almamater serta masyarakat," kata Sekjen Ikasmansa Pekanbaru, Herman Gazali, saat membuka Kongres II AMIP di Hotel Grand Central, Sabtu (19/6/21).

Identitas dalam berorganisasi menurut Herman lagi adalah pada sikap dan perbuatan. Jika tiga pilar yang dapat dilaksanakan, berarti sudah mampu membuktikan identitas seorang AMIP.

Karena pada hakikatnya, Ikasmansa yang merupakan Ikatan Alumni SMA Negeri Satu Pekanbaru, yang dipimpin Arsadianto Rahman ini, bukan untuk kepentingan politik atau pun pribadi mau pun golongan.

"Ikasmansa adalah rumah besar kita. Jangan mengekedepankan perbedaan. Apa itu suku, ras atau pun strata. Ikasmansa bukan cuma untuk pejabat, orang kaya. Tapi bagaimana kita bersama sama bisa bermanfaat untuk lainnya, sebagaimana tiga pilar yang sudah ditetapkan. Dan inilah, identitas kita," papar Herman.

Pilar pertama, agar bisa bermanfaat untuk alumni, misalnya dengan melaksanakan kegiatan sosial membantu kepada sesama alumni yang terkena musibah.

Kedua, bermanfaat untuk almamater. Seperti melaksankan try out, pskotes, guna mengukur kemampuan sebelum memasuki perguruan tinggi. Bahkan dalam kepengurusan Ikasmansa sebagai organisasi induk, ada bidang peningkatan mutu pendidikan. Tujuannya membantu mencarikan solusi kepada keluarga besar Ikasmansa mendapatkan pendidikan yang layak berkualitas.

"Ini gunanya untuk menginventarisir apa masalah dari tujuan yang ingin dllilakukan. Jadi bukan menyalahkan, tapi mencari jalan keluar. Inilah fungsi bidang ini, membantu sekolah melalui ide dan pikirannya," ujar Herman.

Sementara untuk masyarakat, pilar ketiga ini sebagai bentuk pengabdian, turun langsung memberikan bantuan setiap ada musibah atau bencara termasuk pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini.

Diantaranya, turut menyediakan tempat-tempat cuci tangan, pembagian masker, termasuk hand sanitizer ke masyarakat yang membutuhkan.

"Misalnya, program pesona ramadhan, Ikasmansa membagi-bagikan nasi bungkus. Tahun ini rekor dengan membagikan tiga ribu nasi bungkus kepada masyarakat, termasuk panti asuhan. Saat banjir di berbagai daerah, Ikasmansa juga hadir termasuk bencana terjadi di provinsi lain," papar Herman.

Selain AMIP, Ikasmansa Pekanbaru memiliki berbagai organisasi sayap, seperti Ikasmansa Automotif Club (IAC). Kemudian, Ikasmansa Pekanbaru Golp Club (IPGC), Ada juga Advokasi Bantuan Hukum Ikasmansa (ABHI), Ikasmansa Pekanbaru Paduan Suara (IPPS).

"Organisasi sayap Ikasmansa ini sebagai wadah. Jadi yang olahraga, olah vokal, balap atau offroad juga ada. Kita juga punya pengacara, yang isinya para alumni kita," ungkap Herman.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- AMSI Luncurkan Riset Lanskap Media Digital Indonesia
- Tinjau Vaksinasi, Ini Pesan Gubri
- Dampak PPKM Level 4, Penyekatan Jalan di Pekanbaru Picu Horor Kemacetan
- Bangun 1,2 Kilometer Jalan, PTPN V Buka Akses 11 Desa di Inhu
- Bupati Meranti Salurkan Beras PPKM ke Masyarakat
- Disetujui DPRD, Pemkab Kuansing Memiliki 4 OPD Baru
- Kian Mengkawatirkan, Kasus Positif Corona di Riau Bertambah 2.096 Orang
- Inovasi Holistik PT RAPP, 15 Desa di Pelalawan Ikut Program Desa Bebas Api
- RS Darurat Covid-19 di Riau Bakal Segera Dioperasikan
- Studi Banding PWI Rohil ke PWI Bengkalis Hasilkan Tiga Konsep Terapan
- Gubri Hadiri Rakorbangnas BMKG Tahun 2021 Secara Virtual
- Lapas Kelas IIB Telukkuantan Salurkan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu
- Lagi, Meranti Raih Peringkat Pratama Kabupaten Layak anak Nasional
- Dibantu Oksigen Liquid, Wagub Sumbar Apresiasi Pemprov Riau
- Lanal Dumai Buka Pendaftaran Calon Bintara dan Tamtama PK TNI AL
- Sandiaga Uno: Desa Wisata Menjadi Game Changer di Tengah Pandemi
- Polres Inhil Kembali Lakukan Kegiatan Gerai Bansos
- Seribu Warga Binaan Rutan Pekanbaru Diberi Vaksin Covid-19
- Carut Marut Penyeberangan Bengkalis-Pakning,
Bupati : Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

- Buka Pelatihan Welder dan K3 Umum, Bupati Bengkalis Pinta Peserta Serius


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com