Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 1 Maret 2021 14:40
Enam Pejabat tak Lulus Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural

Senin, 1 Maret 2021 13:52
Kompak, Bupati dan Wakilnya Visi, Misi dan 7 Program Strategis pada DPRD Meranti

Senin, 1 Maret 2021 13:44
Perdana Pimpin Apel, Bupati Tekankan ASN Profesional dan Iklas

Senin, 1 Maret 2021 13:23
Kategori Lansia, Vaksin Covid-19 Diberikan di Faskes

Senin, 1 Maret 2021 13:19
Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis

Senin, 1 Maret 2021 12:22
Dua Ribu Orang Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 di Gelanggang Remaja

Senin, 1 Maret 2021 10:33
Kepala Satpol PP Riau jadi Plt Kepala BPBD Riau

Senin, 1 Maret 2021 09:34
Mantan Waka DPRD Kuansing Sindir Penertiban PETIĀ 

Senin, 1 Maret 2021 09:26
Orgil Banyak Berkeliaran, Dinsos Kota Pekanbaru Diminta Bertindak

Ahad, 28 Pebruari 2021 21:14
Bocah Korban Penculikan di Rohul Meninggal, Pelaku Diduga Gantung Diri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 17 Januari 2021 18:54
Hikatama: Terkait Kecelakaan Tol Permai, Harus Ada Upaya Tegas dan Sulusi Kongkrit

Rentetan kecelakaan di tol Permai jadi perhatian Hikatama. Harus ada tindaka tegas dan solusi kongkrit guna menekan insiden.

Riauterkini - PEKANBARU - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) sampaikan keprihatinannya atas rangkaian peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai).

Bahkan lebih mirisnya lagi, kecelakaan di jalan bebas hambatan tersebut, pada Jumat (25/9/20) lalu itu, sudah banyak menelan korban jiwa, luka berat atau ringan. Sebelum korban berikutnya, harus ada upaya tegas, dari unsur terkait, guna menekan angka kecelakaan disepanjang 131 kilometer terbentang dari Pekanbaru-Dumai itu.

"Kami prihatin atas serangkaian peristiwa kecelaan yang terjadi di Jalan Tol Permai mengakibatkan adanya korban jiwa bagi pengguna jalan Tol. Kejadian kecelakaan yang berulang dalam selang waktu yang berdekatan tentu menjadi perhatian kita bersama," kata Ketua Umum Hikatama Irwan Nasir, melalui Sekjen Harmaini Wibowo, Ahad (17/1/21).

Kenapa ini bisa terjadi? Harmaini menjelaskan, saat ini masyarakat sudah terlanjur menikmati fasilitas yang telah disediakan. Dengan waktu tempuh yang relatif singkat, dengan hanya sekitar 1,5 jam, jalur bebas hambatan dari ibu kota provinsi menuju wilayah pesisir Riau, menjadi pilihan utama untuk bepergian.

Berbanding jika melewati jalan nasional, jarak tempuh bisa memakan waktu hingga 5 jam bahkan lebih. Namun euforia masyarakat serta kurangnya keasadaran dan kewaspadaan dalam menggunakan jalan tol pertama di Riau, menjadi alasan awal terjadinya kecelakaan.

Humam error atau kesalahan manusia kerap disebut dugaan penyebab kecelakaan tunggal bahkan insiden naas menyebabkan luka berat dan meninggal dunia.

"Hal ini juga tanpa mengenyampingkan penyebab lain dari kecelakaan lalu lintas jalan, terutama masalah human error. Istilah Human error masih sering digunakan sebagai alasan satu satunya penyebab lakalantas. namun ini bersifat subyektif," ujar Harmaini.

Menurut Harmaini lagi, human error itu harus diketahui, apa penyebabnya dan tidak berdiri sendiri. Banyak metode yang dapat digunakan untuk mengetahui orang tersebut human error apa tidak.

Karena itu, tidak hanya dibebankan kepada pihak Hutama Karya (HK) selaku pengelola jalan tol. Tetapi seluruh unsur terkait dengan transportasi harus perduli untuk menekan angka kecelakaan. Mulai kepolisian, Dinas Perhubungan.

"Jangan cepat-cepat menyimpulkan apabila terjadi lakalantas itu, karena human error. Harus ada penjelasan secara tekhnis. Ini penting, sehingga tak hanya dari sisi kronologis kejadian, tetapi ada solusi yang didapat atas suatu insiden," papar Harmaini.

"Mekanisme yang bisa dilakukan adalah melalui rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). Melalui forum ini pemerintah bisa memanggil pihak yang terkait langsung dalam maslah ini untuk menggali lebih dalam apa sebenarnya masalah yang terjadi berikut solusi yang akan diambil. kami menyarakan untuk segera dibahas dalam rapat Forum LLAJ , karena hal ini sudah sangat mendesak," ujar Harmaini lagi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Perdana Pimpin Apel, Bupati Tekankan ASN Profesional dan Iklas
- Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis
- Dua Ribu Orang Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 di Gelanggang Remaja
- Kepala Satpol PP Riau jadi Plt Kepala BPBD Riau
- Orgil Banyak Berkeliaran, Dinsos Kota Pekanbaru Diminta Bertindak
- Pimpin KKBR, Pahmijan Ingin Masyarakat Banjar Cerdas dan Memiliki Daya Saing
- Roadshow FKPMR Diawali dengan Bertemu Kadis PUPRPKPP Riau
- Hadari Pisah-sambut Kajari, Bupati Meranti Harap Semakin Bersinergi
- Kelompok Ahmadiyah Dukun Pemerintah Cegah Penyebaran Covid-19
- Tata Kawasan Mesjid An-Nur, Pemprov Bangun Payung Raksasa Tahun Ini
- Wajib Dukung Programnya, Bupati Meranti Segera Rombak "Kabinet"
- BRK Gelar RUPS-LB, Diantaranya Bahas konversi ke Syariah
- Andi Rachman Salurkan Bantuan 6,5 Ton Beras untuk 1.300 Warga Duri
- Pergantian Enam Kajari di Riau, Kajati Sampaikan Tujuh Program Jaksa Agung
- Presma UIR Puji Perjuangan LAMR Rebut Blok Rokan
- Restrukturisasi Kredit Perbankan di Riau Capai Rp12,7 Triliun
- Berita dan Video,
Sidak Lapas Bengkalis, Kadivpas Riau Pecahkan Ponsel Petugas

- Pertagas Salurkan Bantuan Sosial dan Ekonomi di 5 Daerah
- Tak Kunjung Dihibahkan, Kantor Camat Lirik, Inhu Numpang di Tanah Pertamina
- Berita dan Video,
Arogansi PT. Arara Abadi Kembali Buat Pengurus LAMR Pelalawan Meradang



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com