Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 1 Maret 2021 13:52
Kompak, Bupati dan Wakilnya Visi, Misi dan 7 Program Strategis pada DPRD Meranti

Senin, 1 Maret 2021 13:44
Perdana Pimpin Apel, Bupati Tekankan ASN Profesional dan Iklas

Senin, 1 Maret 2021 13:23
Kategori Lansia, Vaksin Covid-19 Diberikan di Faskes

Senin, 1 Maret 2021 13:19
Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis

Senin, 1 Maret 2021 12:22
Dua Ribu Orang Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 di Gelanggang Remaja

Senin, 1 Maret 2021 10:33
Kepala Satpol PP Riau jadi Plt Kepala BPBD Riau

Senin, 1 Maret 2021 09:34
Mantan Waka DPRD Kuansing Sindir Penertiban PETIĀ 

Senin, 1 Maret 2021 09:26
Orgil Banyak Berkeliaran, Dinsos Kota Pekanbaru Diminta Bertindak

Ahad, 28 Pebruari 2021 21:14
Bocah Korban Penculikan di Rohul Meninggal, Pelaku Diduga Gantung Diri

Ahad, 28 Pebruari 2021 20:26
Sehari tak Pulang, Pria di Kabun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Januari 2021 18:03
Polda Riau Periksa 13 Saksi Terkait Sampah di Pekanbaru

Polda Riau lakukan penyelidikan terkait persoalan sampah di Pekanbaru. 13 saksi diperiksa.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau setakat ini tengah melakukan penyelidikan terkait persoalan sampah di Kota Bertuah. Sejauh ini sudah ada 13 saksi yang diperiksa Polda Riau.

Hal ini dituturkan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat turun ikut membersihkan sampah di jalan Cempaka Pekanbaru, Jumat (15/01).

"Kita sedang selidiki mengapa sampah ini tak terangkut. Kita lakukan penyelidikan," katanya.

Lanjut dia, 13 saksi yang diperiksa tadi terdiri dari masyarakat, pengamat lingkungan hingga pakar hukum pidana. " Ada beberapa pendapat sedang kami dalami," imbuhnya.

Pemeriksaan ini sendiri bertujuan untuk meminta pihak pertanggungjawab agar segera menyelesaikan masalah sampah ini. Dimana sudah dua pekan belakangan sampah tampak teronggok di hampir semua sudut jalan Pekanbaru.

Menanggapi hal itu, Dosen Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Riau, Erdiansyah berpendapat bahwa ada kelalaian di persoalan sampah ini. Malah dia menduga pemerintah sengaja membiarkan teronggok.

Menurutnya, jika lantaran putus kontrak maka seharusnya pemerintah telah mempersiapkan diri sejak satu bulan atau dua bulan sebelum berakhir. "Kalau tidak artinya ada pembiaran, kalau pembiaran, artinya ada kesengajaan dari pemerintah," ujarnya.

Dengan begitu, Erdiansyah mendukung atas langkah yang diambil oleh Polda Riau. Dimana ia berharap polisi dapat mengusut tuntas masalah ini sebab masyarakat telah terkena dampak.

"Pemerintah harus tanggungjawab lah, jangan dibiarkan, sampah menumpuk dan akhirnya berdampak kepada masyarakat," bebernya.

"Kalau kita lihat ini ada unsur kelalaian dan bagus itu (Diusut Polda Riau). Hampir tiap tahun masalah sampah tak terselesaikan, terjadi berulang kali," imbuhnya.

Lelaki kelahiran Palembang itu juga berharap pemerintah khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru belajar dari tahun-tahun sebelumnya. Misalnya pengangkutan sampah yang diserahkan ke kecamatan dan kelurahan.

"Jika pengelolaan pengangkutan sambau diserahkan ke kecamatan dan kelurahan, maka timbul tanggungjawab mereka, semua punya tanggungjawab dan tak pernah ada masalah. Ini perlu dipikirkan oleh pemda, khususnya DLHK," tandasnya.***(arl)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Perdana Pimpin Apel, Bupati Tekankan ASN Profesional dan Iklas
- Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis
- Dua Ribu Orang Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 di Gelanggang Remaja
- Kepala Satpol PP Riau jadi Plt Kepala BPBD Riau
- Orgil Banyak Berkeliaran, Dinsos Kota Pekanbaru Diminta Bertindak
- Pimpin KKBR, Pahmijan Ingin Masyarakat Banjar Cerdas dan Memiliki Daya Saing
- Roadshow FKPMR Diawali dengan Bertemu Kadis PUPRPKPP Riau
- Hadari Pisah-sambut Kajari, Bupati Meranti Harap Semakin Bersinergi
- Kelompok Ahmadiyah Dukun Pemerintah Cegah Penyebaran Covid-19
- Tata Kawasan Mesjid An-Nur, Pemprov Bangun Payung Raksasa Tahun Ini
- Wajib Dukung Programnya, Bupati Meranti Segera Rombak "Kabinet"
- BRK Gelar RUPS-LB, Diantaranya Bahas konversi ke Syariah
- Andi Rachman Salurkan Bantuan 6,5 Ton Beras untuk 1.300 Warga Duri
- Pergantian Enam Kajari di Riau, Kajati Sampaikan Tujuh Program Jaksa Agung
- Presma UIR Puji Perjuangan LAMR Rebut Blok Rokan
- Restrukturisasi Kredit Perbankan di Riau Capai Rp12,7 Triliun
- Berita dan Video,
Sidak Lapas Bengkalis, Kadivpas Riau Pecahkan Ponsel Petugas

- Pertagas Salurkan Bantuan Sosial dan Ekonomi di 5 Daerah
- Tak Kunjung Dihibahkan, Kantor Camat Lirik, Inhu Numpang di Tanah Pertamina
- Berita dan Video,
Arogansi PT. Arara Abadi Kembali Buat Pengurus LAMR Pelalawan Meradang



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com