Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 September 2020 17:26
Tim Yustisi Covid-19 Rohul Tegur dan Sanksi Ratusan Warga tak Pakai Masker

Rabu, 23 September 2020 17:21
Kasus Covid di Riau Terbanyak Kedua di Sumatera Setelah Sumbar

Rabu, 23 September 2020 16:55
Pilkada Bengkalis, KPU Bengkalis Tetapkan Empat Paslon

Rabu, 23 September 2020 14:52
Satgas Pemburu Teking Covid 19 Inhil Gelar Operasi di Tiap Ruas Jalan dan Pasar Tradisional

Rabu, 23 September 2020 14:37
KPU Pelalawan Tetapkan 4 Pasang Peserta Pilkada Pelalawan

Rabu, 23 September 2020 14:23
Polres Bengkalis Amankan Kapal Muatan 692 Batang Kayu Balak Tujuan Batam

Rabu, 23 September 2020 14:15
Tiga Paslon Bupati dan Wabup Rohul Memenuhi Syarat Maju Pilkada 2020

Rabu, 23 September 2020 14:07
KPU Kuansing Tetapkan 3 Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Melalui Rapat Pleno

Rabu, 23 September 2020 13:42
Keluarga Besar UIN Suska Riau Tuntut Rektor Mundur

Rabu, 23 September 2020 13:24
Diikat Dipukuli, Perampok Gasak Perhiasan Milik Nenek 81 Tahun di Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 9 Agustus 2020 18:01
Banyak Warnet Buka Sampai Subuh, DPRD Pekanbaru Minta Kasatpol PP Tertibkan

WhatsApp Image 2020-09-07 at 07.23.33

Riauterkini-PEKANBARU - Sampai saat ini, masih banyak tempat hiburan, khusunya warung internet (Warnet) yang masih melanggar jam operasional. Dari itu, DPRD Kota Pekanbaru memberikan catatan khusus untuk Plt Kasat Pol PP Kota Pekanbaru yang belum lama ini dilantik untuk bisa langsung menunjukan kinerjanya dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru.

"Kasat Pol PP harus langsung bergerak, terlebih banyak orang tua yang mengadu karena banyak Warnet yang buka sampai Subuh. Padahal berdasarkan Perda batas jam operasionalnya jam 10 malam," Ujar anggota DPRD Kota Pekanbaru, Mulyadi Anwar, Sabtu (09/08/2020).



Dari itu dirinya meminta jika tempat hiburan malam tersebut sudah diberikan surat teguran beberapa kali namun masih tetap membandel, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta agar izin dari tempat usaha tersebut untuk dicabut.

"Terlebih ini banyak anak dibawah umur yang masuk ke tempat hiburan tersebut, jika dibiarkan ini akan merusak generasi bangsa. Katanya ini (Pekanbaru) Kota Madani," jelasnya.

Berdasarkan aduan masyarakat yang diterima olehnya, banyak orang tua yang memiliki anak berusia 15 tahun terkena dampak akibat warnet.

"Paling banyak yang melaporkan orang tua yang usia anaknya dibawah 15 tahun, anak-anak menjadi tidak bisa dilarang dan seharian berada di Warnet. Bahkan ada juga yang melaporkan untuk main Warnet anak-anak mencuri uang orang tuanya," pungkasnya.(Parlementaria)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tim Yustisi Covid-19 Rohul Tegur dan Sanksi Ratusan Warga tak Pakai Masker
- Kasus Covid di Riau Terbanyak Kedua di Sumatera Setelah Sumbar
- Pilkada Bengkalis, KPU Bengkalis Tetapkan Empat Paslon
- Satgas Pemburu Teking Covid 19 Inhil Gelar Operasi di Tiap Ruas Jalan dan Pasar Tradisional
- Bupati Kuansing Resmikan dan Serahkan 45 Unit Rumah BSPS
- Wacana Duri Timur Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid - 19 di Bengkalis Disambut Aksi Protes
- Satgas Turun ke Jalan Cek Warga Bengkalis Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
- 5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat
- Ratusan Pekerja PT Padasa Enam Utama Dirikan Tenda di Disnakertran Riau
- Disdukcapil Pelalawan Tutup, 4 Pegawai Terpapar Covid-19
- Cegah Covid-19 Meluas, BPBD Rohul Kembali Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Jalan Penghubung Tiga Desa di Siakkecil, Bengkalis Belumpow
- Semua Ornamen Melayu Fly Over Dicopot, Diganti Dengan Cat
- Dewan Desak Pemkab Rohul Jatuhi Sanksi Tegas Perusahaan yang tidak Salurkan TJSP
- Diduga Langgar Netralitas, Bawaslu Bengkalis Periksa Dua Oknum ASN
- Satgas Covid 19 Inhil Gelar Apel Pasukan Penyemprotan Massal dan Pemburu Teking
- KPU Bengkalis Tetapkan Mekanisme Penetapan, Pencabutan Nomor Urut Paslon
- Permudah Masyarakat, DPMPTSP Kuansing Buka Pelayanan Online
- Mantan Gubri Annas Bebas, Keluarga Belum Dapat Pemberitahun dari Suka Miskin
- Bertambah 161, Kasus Covid-19 Terbanyak Pekanbaru 72 Orang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com