Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 3 Desember 2020 21:06
PWI Riau Peduli Serahkan Santunan ke Ahli Waris Almarhum Mohammad Moralis

Kamis, 3 Desember 2020 20:52
Tersangka Pidana Pilkada, Besok Berkas Simon Siahaan Dilimpahkan Kejari Pelalawan

Kamis, 3 Desember 2020 19:03
Enam Pasien Positif Covid-19 Kuansing Dinyatakan Sembuh

Kamis, 3 Desember 2020 19:00
Bawaslu RI-Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu

Kamis, 3 Desember 2020 18:58
Rambah Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Di-Legal Standing

Kamis, 3 Desember 2020 18:58
Update Covid-19, Positif 179, Sembuh 161

Kamis, 3 Desember 2020 15:57
Bengkalis Siapkan Rp305 M untuk Penanggulangan Covid-19

Kamis, 3 Desember 2020 15:18
OJK: Masa Pandemi, Premi Asuransi di Riau Capai 1,583 Triliun

Kamis, 3 Desember 2020 15:15
Survey Charta Politika: Zukri-Nasarudin Unggul di Pilkada Pelalawan

Kamis, 3 Desember 2020 14:51
Transparansi BPHTB, Bapenda Bengkalis dan IPPAT Sepakat Lakukan Kerja Sama



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Juli 2020 21:40
Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa

Mahasiswa asal Meranti kecewa permintaan audiensi terkait dugaan pembakaran lahan Rustam ditolak Kejati Riau. Mahasiswa mengancam bakal kerahkan massa lebih besar.

Riauterkini-PEKANBARU - Gabungan mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Meranti, berencana akan mengerahkan massa lebih banyak. Setelah permintaan mereka ditolak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, untuk beraudiensi terkait kasus pembakaran lahan dengan terdakwa Rustam.

Bermula, puluhan mahasiswa yang melakukan aksi demo didepan Gedung Kejati Riau, Senin (13/7/20) siang. Mereka minta pihak kejaksaan agar mau beraudiensi dengan mereka.

Aksi massa yang dikomandoi Abdul Rahim, selaku kordinator aksi itu ditolak. Dengan alasan, pihak massa mengirim surat permohonan terlebih dahulu.

Para mahasiswa yang diterima oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan SH. Tidak dapat mengabulkan permintaan pendemo tersebut

"Saya katakan, ini ada prosedurnya. Jangan dibalik-balik. Seakan-akan kami yang membenturkan, kalian yang dari tadi membentur-benturkan. Mau beraudiensi itu ada SOP-nya. Kalau mau, saya minta aspirasinya. Saya sampaikan ke dalam. Kalau tidak saya tinggal," kata Muspidauan dengan tegas.

Massa yang tidak terima, terus memaksa agar diizinkan audiensi di dalam gedung hingga mengeluarkan kata-kata ancaman.

" Bapak tidak mencerminkan masyarakat Riau," ujar Abdul Rahim.

"Jangan salahkan kami. Kalau kami ditolak hari ini, kami akan menggerakkan lebih banyak masyarakat adat Kepulaian Meranti," sambung Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Rangsang Barat, Meranti, Muhammad Awwan Maulana.

Kendati massa terus mendesak, Kasipenkum Kejati Riau pun meninggalkan aksi massa.

"Udahlah kalau banyak tingkah. Saya tinggal," kata Muspidauan meninggalkan tempat.

Dari keterangan Abd Rahim, Rustam membakar pekarangan seluas 10 x 15 meter karena akan mengadakan acara syukuran atas kelahiran anaknya.

"Demi Allah, saya sudah telepon sepupu Pak Rustam. Dan demi Allah, ia bilang lahan yang dibakar Pak Rustam cuma 10x15 meter. Tidak sampai satu hektar," ujar Abd Rahim.

Untuk diketahui, Rustam, pria di Meranti yang dituntut setahun penjara dan denda Rp800 juta. Dia terbukti membersihkan pekarangan rumahnya dengan cara membakar.*(har)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PWI Riau Peduli Serahkan Santunan ke Ahli Waris Almarhum Mohammad Moralis
- Transparansi BPHTB, Bapenda Bengkalis dan IPPAT Sepakat Lakukan Kerja Sama
- Disdukcapil Kuansing Serahkan e -KTP ke Warga Toar
- Zulfahmi Adrian Siap Jadikan Kesbangpol "Mata" dan "Telinga" Pemko Pekanbaru
- Dihadiahi Tanjak, Bupati Inhu Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Talang Mamak
- Dijadwalkan Besok APBD Bengkalis Rp3,224 T Diserahkan ke Pemprov untuk Verifikasi
- Pendemi covid 19, UMK Kota Pekanbaru Tahun Depan Tak Berubah
- Tabrak Fuso, Penumpang Inova Tewas Sopir Luka Parah di Tol Pekanbaru-Dumai
- Pilkada Bengkalis, Satgas Politik Uang Dikerahkan untuk Tangkap Pelaku
- Bupati Inhil Pemenang Lelang Batik Kuda Laut,
Laboli Lelang 30 Corak Batik Bangsa Suku Laut

- Muhammad Ashubli Mundur dari Ketua DDII Bengkalis
- Rangka HUT ke-49 Korpri, ASN Polres Inhil Gelar Donor Darah
- Pemkab dan DPRD Bengkalis Sepakat APBD TA 2021 Rp3,224 T
- Peringati HUT-49 Korpri,
ASN Polres Inhil Beri Bantuan Tali Kasih pada Purnawirawan dan Pensiunan PNS Polri

- Hari AIDS Sedunia 2020: Perlu Kolaborasi Semua Pihak
- Ditaja Kementerian Perhubungan, Provinsi Riau Ikuti Seleksi Abdi Yasa Teladan
- Pemprov Dukung Riau Jadi Tuan Rumah Rakernas II Masata
- DPRD Inhu Sahkan APBD 2021 Rp 1,4 T
- MoU KUA-PPAS Diteken, Estimasi APBD Bengkalis 2021 Rp3,22 T
- Pemdes dan BPD Pulau Deras Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com