Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 14:02
DPP PPP Keluarkan SK Usung Zukri- Nasar di Pilkada Pelalawan

Kamis, 9 Juli 2020 13:17
Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda

Kamis, 9 Juli 2020 11:49
Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis

Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Manajemen PT EDI Kabupaten Rohul membuat inovasi pelayanan pendidikan untuk anak-anak di seluruh afdeling selama pandemi Covid-19.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Tenaga pendidik di lingkungan perkebunan PT Ekadura Indonesia (PT EDI) Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, tetap semangat memberikan pelayanan pendidikan ke para siswa-siswinya di masa pandemi virus corona atau Cocid-19.

Pelayanan pendidikan yang diberikan oleh guru-guru di lingkungan PT EDI saat pandemi Covid-19 juga berbeda dari masa normal.

Guru Pembina PT EDI, Ginanjar Maolid, mengatakan saat pandemi para guru menjadikan rumah serta tempat bermain anak-anak menjadi sekolah, namun masih menerapkan protokol pencegahan Covid-19 sangat ketat.

"Hal ini dilakukan agar anak-anak kita yang tidak bisa belajar secara daring tidak kehilangan kesempatan belajar, dan mereka tetap mendapatkan pelajaran sekolah," jelas Ginanjar Maolid.

Seperti sebelum belajar, anak-anak lebih dulu diukur suhu tubuhnya, dan diharuskan memakai masker yang dibagikan dari perusahaan selama proses belajar mengajar. Para tenaga pendidik juga dituntut untuk terus memberikan edukasi terkait Covid-19 bagaimana penyebaran serta langkah pencegahan.

"Mereka juga diajarkan proses pencegahan Covid-19 seperti cuci tangan dengan sabun selama 20 menit di air mengalir, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menerapkan phisical distancing, dan social distancing," kata Ginanjar.

Para pelajar juga diajak rajin berolahraga dan berjemur untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar, serta menghilangkan stres di masa Pandemi Covid-19.

Setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu para guru berkeliling ke afdeling yang ada di perkebunan PT EDI untuk melaksanakan aktivitas belajar mengajar, serta membagikan soal dan membahas beberapa soal yang dianggap susah dikerjakan para siswa, tetap menerapkan protokol kesehatan selama pandemi.

Di hari Senin, Rabu dan Sabtu para guru juga mempersiapkan materi dan soal latihan untuk pembelajaran siswa selama di rumah.

Pelayanan pendidikan diterapkan oleh PT EDI ini mendapat apresiasi dari para orang tua siswa, karena mereka bekerja dari pagi hingga sore hari, sehingga tidak punya waktu banyak membimbing anaknya saat belajar.

"Pelayan pendidikan seperti ini harapannya agar siswa-siswi tetap memiliki semangat untuk menimba ilmu, dan mereka tidak terlalu banyak bermain game online selama masa pandemi," harapan besar Ginanjar.

Inovasi pelayanan pendidikan yang dikembangkan oleh tenaga pendidik ini juga didukung manajemen PT EDI, sehingga perusahaan ikut membantu akomodasi, transportasi bus sekolah untuk para guru saat keliling afdeling.

"Perusahaan juga menyediakan akses internet dan merubah halaman depan mess yang nyaman menjadi tempat belajar daring anak-anak. Semua kegiatan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang sangat ketat," jelas CDO PT EDI, Dede Putra Kurniawan.

Selain membatasi jumlah siswa yang belajar, mereka juga wajib mencuci tangan sebelum masuk halaman mess, menggunakan masker, serta diukur suhu tubuhnya pakai Thermogun.

Memasuki fase new normal, kata Dede Putra, manajemen PT EDI juga telah mempersiapkan beberapa agenda kegiatan untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa.

"Hal ini masih didiskusikan antara manajemen PT EDI, Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hulu, serta Education Departemen and social engagement Head office Jakarta," tambah Dede Putra Kurniawan mengakhiri.***(zal)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19
- Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com