Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 22:12
Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia

Jum’at, 5 Juni 2020 21:56
Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi

Jum’at, 5 Juni 2020 21:53
Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau

Jum’at, 5 Juni 2020 21:09
Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik

Jum’at, 5 Juni 2020 19:15
PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 5 Juni 2020 18:46
Antisipasi Gas Berbahaya, Penggalian Sumur Bor di Lirik Inhu Dihentikan

Jum’at, 5 Juni 2020 18:37
Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh

Jum’at, 5 Juni 2020 18:24
Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal

Jum’at, 5 Juni 2020 18:23
Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan

Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 1 April 2020 16:58
Cegah Penularan Covid - 19, Warga Duri Timur Ciptakan Hand Sanitizer Alami

Warga Duri Timur, Bengkalis tidak perlu khawatir kehabisan sanitizer untuk antisipasi corona. Mereka memproduksi sendiri dengan bahan alami.

Riauterkini - DURI - Penyebaran Covid - 19 yang kian hari kian mengkhawatirkan dunia, namum kabar gembira bakal datang dari warga Jalan BTN Gaya Baru, RT 03, RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang menciptakan anti septik alami berbahan ekstrak daun sirih hijau dan jeruk nipis yang dapat kenangkal penyebaran Virus mematikan tersebut.

Disupport Lurah Duri Timur, Rahmadhani S.STP, Ketua RW 06, Wilma Berman, dan Tokoh Pemuda, Harry Sentosa, Desi yang juga jebolan Fakultas Biologi, Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menciptakan anti septik yang telah lulus ujicoba laboratorium dan dapat dipergunakan masyarakat luas di Kabupaten berjuluk Sri Junjungan Bengkalis dengan harga juah lebih ringan dibanding anti septik Hand Sanitizer lainnya yang dijual resmi dipasaran.

"Anti septik ini alami, dari daun sirih hijau dan ekstrak jeruk nipis alami yang sudah teruji membasmi kuman dan bakteri secara permanen,"ujar Desi.

Dipaparkan Desi, pembuatannya sendiri tergolong lumayan memakan waktu hingga sehari penuh dikarenakan penyaringan bahan yang teliti dan harus steril."Karena pembuatannya secara alami, hasilnya anti septik yang dihasilkan juga tidak bertahan lama, hanya sepekan saja. Tergantung aromanya, jika sudah berubah, maka akan habis masa pakainya, namun jika tidak, masih bisa digunakan,"jelasnya.

Dikatakan Desi lagi, untuk masalah harga, Desi tidak mematok harga seperti yang ditetapkan umumnya pedagang di apotik maupun toko kosmetik. Untuk ukuran 100 Mililiter, dirinya hanya mematok harga sebesar Rp 30 ribu saja.

"Karena kemasannya yang susah didapat, kita tidak bisa menyediakan botol. Bagi masyarakat yang membutuhkan bisa membawa kemasan sendiri,"tambahnya didampingi rekan sejawatnya, Yanti.

Terpisah, Lurah Duri Timur, Rahmadhani mengapresiasi ide dan terobosan warganya tersebut yang dianggap peduli akan kesehatan masyarakat luas."Alhamdulillah terimakasih kepada warga dan Pak RW yang telah memberikan dukungan penuh kepada warga kita ini, insya allah bermanfaat bagi kita semua."ungkapnya.

Jika masyarakat Duri Timur khususnya, dam masyarakat luas, bagi yang membutuhkan, warga Duri Timur tersebut siap memenuhi permintaan dengan mendatangi alamat Perumnas BTN Jalan Gaya Baru, RT 03, RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis atau dinomor kontakĀ 081365693699, Yanti ataupun Desi.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Riau Urutan Kedua Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia
- Kapolsek Bantan, Bengkalis Dimutasi
- Syamsudin Uti Ditunjuk Jadi Plt Ketua Umum PW KBB Riau
- Lomba Video Inovasi New Normal Tingkat Nasional, Bupati Inhil Seleksi 7 Video Terbaik
- PT Ekadura Indonesia Rohul Inovasi Pelayanan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19
- Kasus Pasien Positif Covid-19 Kembali Dilaporkan Nihil, Satu Sembuh
- Kapolres Rohul Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menuju Fase New Normal
- Suhu Badan Dicek, Gubri Apresiasi Jemaah Jalankan Protokol Kesehatan
- Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos
- BPBD Riau: Pesawat TMC Dipindahkan ke Sumsel
- Ukur Suhu Badan, Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Masuk Pintu Utama
- Cek Warga Bengkalis, Disiapkan 3.000 Alat Tes Cepat Covid-19
- Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com