Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 19:29
6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu

Jum’at, 3 Juli 2020 18:05
Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona

Jum’at, 3 Juli 2020 18:02
Gajah TWA Buluh China Melahirkan

Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti

Jum’at, 3 Juli 2020 13:55
Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 Maret 2020 20:36
Kelonggaran Pembayaran Kredit Akibat Corona, Perusahaan Finance di Duri Menunggu Aturan OJK

Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan penundaan cicilan kredit setahun akibat Virus Corona. Pelaku bisnis finance masih menunggu aturan resminya.

Riauterkini - DURI - Viralnya pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) terkait dispensasi penundaan pembayaran kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dibawah Rp 10 Milliar saat merebaknya wabah Covid - 9, dinilai hanya isapan jempol belaka, bahkan dikatakan hanya mimpi belaka bagi masyarakat yang yang terlibat didalamnya.

Bahkan, sejumlah perusahaan pembiayaan baik Bank maupun non Bank kompak melakukan himbauan balik kepada debiturnya melalui edaran baik dimedia sosial maupun langsung ke nomor kontak person debitur.

Salah satau perusahaan pembiayaan, NSC Finance, Cipto Melalui SPV nya, Zyan mengakui jika himbauan presiden Jokowi itu memang telah ditonton namun hingga saat ini belim ada edaran resmi dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan penundaan pembayaran debitur.

"Memang pernah saya tonton, namun belum ada himbauan resmi dari OJK, ya untuk teknisnya kita tetap melakukan aktivitas penagihan seperti biasa. Jika konsumen minta kelonggaran agar angsurannya dijemput kerumah, kami siap melayani,"jelasnya.

Senada, Kepala cabang (Kacab) MayBank Finance Duri, Syafii saat dikonfirmasi mengaku tau akan himbauan orang nomor satu di Indonesia itu, namum sampai saat ini belum ada edaran resmi dari OJK."Saya belum bisa jawab detail akan perihal tersebut. Namun sejauh ini belum ada edaran resmi dari OJK,"ujarnya singkat.

Berikut petikan himbauan dari salah satu perusahaan pembiayan kepada debiturnya. Dengan adanya wabah Covid - 19 (Corona) yang sangat luar biasa, kami turut prihatin dan mendukung langkah Pemerintah untuk memastikan tidak semakin menyebar wabah tersebut. Terkait Informasi dimasyarakat perihal penangguhan angsuran, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi dari pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Untuk itu kami menghimbau bagi nasabah yang memiliki kewajiban untuk pembayaran angsuran di NSC finance, tetap melakukan pembayaran seperti biasa. Pembayaran bisa dilakukan melalui Virtual Account, Alfamart, Indomaret atau datang langsung ke kantor NSC finance terdekat. Menanggapi permasalahan tersebut, salah seorang warga Duri, Setiawan menganggap permasalahan itu antara serius dan tidak. Pemerintah melakukan kebijakan dianggap hanya sebatas wacana tanpa penegasan nyata hingga membuat leasing dan debiturnya hanya sebatas bincang bincang bak ngobrol diatas pompong.

"Semua itu hanya mimpi. Mana mungkin perusahaan pembiayaan mau nurutin keinginan Pemerintah tanpa solusi. Mereka juga mau makan meskipun ditengah badai dan Pemerintah juga hanya memberikan angin surga kepada rakyatnya,"ungkapnya.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu
- Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19
- Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19
- Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan
- Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau
- CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis
- Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti
- Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD
- Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri
- Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo
- Pemadaman Dikerahkan 3 Helikopter, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar
- Komisi III Minta Bapenda Bengkalis Genjot PAD
- Bupati Kuansing Bagikan Benih Padi dan Pupuk Gratis ke Masyarakat
- Jubir GT Covid - 19 Kuansing Jelaskan Dua Macam Rapid Test
- Pasar Murah di Bengkalis Nunggu Kesiapan Desa dan Penyedia Paket
- RUPS-LB PT PER, Dua Jajaran Penting Dicopot
- Tambah Pos Chek Point Covid-19, Dishub Riau Sebut Perbatasan Masih Dijaga Ketat
- Amuk Riau Minta KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi yang Menyeret Ketua DPRD Riau
- Pulang dari Makasar, Hasil Swab Warga Dumai Ternyata Positif
- 10 RS Ini Masih Rawat Pasien Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com