Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 21:18
Lima Pelaku Illegal Taping Antar Provinsi Diringkus Polda Riau

Selasa, 7 April 2020 21:14
Terbukti Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Kampar Divonis 5 Tahun Penjara

Selasa, 7 April 2020 20:55
Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar

Selasa, 7 April 2020 19:11
KPU Riau Gelar Pleno Jumlah Pemilih

Selasa, 7 April 2020 18:43
Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan

Selasa, 7 April 2020 18:01
Angka ODP di Inhu Menurun

Selasa, 7 April 2020 17:52
99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir

Selasa, 7 April 2020 16:24
Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada

Selasa, 7 April 2020 16:03
Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19

Selasa, 7 April 2020 15:22
Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 Maret 2020 18:13
Terus Bertambah, Warga yang Dikarantina di Bengkalis Termasuk dari Daerah Lain

Hingga hari ini warga yang di karantina di Bengkalis terus bertambah dari dua hari sebelumnya. Lokasi karantina turut ditambah dan sebagian dari mereka juga berasal daerah lain.

Riauterkini-BENGKALIS- Hingga Kamis (26/3/20) siang terjadi penambahan warga yang dikarantina di Bengkalis dibandingkan dua hari lalu. Jumlah warga yang dikarantina mengalami penambahan karena Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang dari Malaysia terus bertambah.

Bahkan, yang dikarantina tersebut ternyata tidak hanya warga asal Kabupaten Bengkalis akan tetapi juga berasal dari beberapa daerah lainnya, seperti Jawa Timur, Lampung, Pekanbaru, Dumai, Kepulauan Meranti, serta Siak, meskipun jumlahnya hanya sedikit.

Dari beberapa lokasi yang diandaikan tempat karantina, berdasarkan data yang dihimpun dari Call Center Covid-19 Gugus Tugas Bengkalis yaitu, Asrama Balai Diklat Kelapapati sebelumnya 119 orang menjadi 134 orang. Selain warga Kabupaten Bengkalis dari Pekanbaru, Dumai dan tanpa alamat masing-masing 1 orang, dari Siak ada 3 orang dan dari Kepulauan Meranti 8 orang.

Kemudian, untuk lokasi karantina di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Pramuka 53 orang, karantina di Asrama Atlet Desa Wonosari berjumlah 79 orang, 2 orang berasal dari Kepulauan Meranti, dan terakhir kemarin sebanyak 83 orang, dikarantina di Gedung Bumi Perkemahan Kelapapati, ada warga asal Jawa Timur dan warga Lampung masing-masing 1 orang.

Bila ditambahkan dengan jumlah warga yang melakukan karantina mandiri karena saat masuk ke Bengkalis melalui Pelabuhan Internasional Badan Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru sebelum dilakukan penutupan dan belum adanya perintah karantina tercatat 905 orang, maka jumlah keseluruhan warga yang masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) sudah mencapai 1.254 orang.

"Perubahan data sewaktu-waktu bisa berubah karena ada yang datang malam hari ke posko secara mandiri. Mohon maaf atas keterlambatan validasi data ini karena harus detil menyisir warga Bengkalis dan yang bukan warga Bengkalis," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Pemkab Bengkalis, Alwizar, S.K.M, Kamis (26/3/20) petang.

Alwizar menambahkan, hari ini juga ada dilakukan serah terima warga Siak yang dikarantina ke Pemkab Siak.

Sekedar informasi hari ini Kamis (26/3/20) petang tadi, Bengkalis kembali kedatangan WNI pulang dari Malaysia, diperkirakan mencapai seratusan orang lebih dan dikabarkan, mereka dikarantina di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis Jalan Pramuka.***(dik)

Foto : Serah terima warga Siak yang sempat dikarantina di Bengkalis, Kamis (26/3/20).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hasil Swab Tujuh PDP Covid-19 Meninggal Belum Keluar
- Kaji Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pos Pemantauan di Perbatasan Jambi, Sumut dan Kiliranjou Sedang Disiapkan
- 99 Persen Pengerjaan, Tol Pekdum V Lakukan Pemasangan Erection Girder Akhir
- Bawaslu Bengkalis Buka Sekolah Pengawasan Partisipatif Online Pilkada
- Gubri Serahkan Rapid Test dan APD untuk Tim Medis Tangani Pasien Covid-19
- Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM dan UMKM di Bengkalis Merugi
- Gerakan Kemanusiaan Srikandi Masuri Bagikan Ratusan Nasi Kotak dan Ribuan Masker Gratis di Duri
- Pemkab Kuansing Siapkan Rp20 Miliar Bantuan Masyarakat Selama 3 Bulan
- Peduli Sesama Hadapi Covid-19, Polresta Pekanbaru Bagikan Bantuan Sembako
- Sore Ini Diserahkan Gubri, Bantuan APD dari Pusat Untuk Riau Sudah Tiba
- Jika Alat PCR Tiba, Laboratorium Covid-19 Riau Sudah Bisa Running
- Toko Harga PAS & IWO Pelalawan Bagi 2000 Masker Ke Pengguna Jalan
- Cegah Corona, Sebuah RT di Pangkalan Kerinci Larang Orang Luar Masuk
- PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang
- Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online
- Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang
- Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam
- Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional
- PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember
- Ringankan Beban Terdampak Covid - 19, IKPTM Duri Salurkan Ratusan Paket Sembako


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com