Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 1 April 2020 21:55
Gubri Sebut Karantina Wilayah Harus Disetujui Pusat

Rabu, 1 April 2020 21:07
Jumlah ODP Kuansing Bertambah Jadi 1.034 Orang

Rabu, 1 April 2020 17:54
Gandeng Pemdes, Pemuda Jalan Baru Duri  13 Semprotkan Disinfektan

Rabu, 1 April 2020 17:49
Cegah Corona, Walikota Pimpin Rapat Rencana Lockdown Pekanbaru

Rabu, 1 April 2020 17:49
Dugaan Pencemaran Nama Baik, Irwasda Polda Riau Laporkan Balik Seorang Petani Siak

Rabu, 1 April 2020 17:40
Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu

Rabu, 1 April 2020 17:20
Maret 2020, Riau Alami Deflasi 0,01 Persen

Rabu, 1 April 2020 16:58
Cegah Penularan Covid - 19, Warga Duri Timur Ciptakan Hand Sanitizer Alami

Rabu, 1 April 2020 16:32
Terjerat Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara di Pelalawan Dituntut 6 dan 4,5 Tahun Penjara

Rabu, 1 April 2020 16:27
BBKSDA Riau Terima 10 Satwa Dilindungi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Polres Inhu luncurkan aplikasi unggulan. Program yg diberi nama SIPEKA ini dapat dimanfaatkan warga dalam situasi darurat yang membutuhkan kehadiran personil polisi.

Riauterkini-RENGAT-Polres Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar grand launching aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Elektronik dan Kamtibmas Akurat (SIPEKA), dimana aplikasi unggulan dari Polres Inhu ini dapat dimanfaatkan warga Inhu dalam situasi darurat yang membutuhkan kehadiran personil polisi.

Grand launching apkikasi SIPEKA yang dapat dimanfaatkan warga Inhu dalam situasi darurat yang dapat di download dengan HP android melalui akun playstore dilakukan langsung oleh Kapolres Inhu AKBP.Efrizal dengan dihadiri Bupati Inhu Yopi Arianto, Kamis (27/2/20) bertempat di Mapolres Inhu, Rengat.

"Aplikasi SIPEKA merupakan sebuah terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat, dimana warga yang membutuhkan kehadiran personil polisi dalam situasi darurat dapat menggunakan aplikasi ini dengan menekan tombol panik button," ujarnya.

Dimana disaat tombol panik button ditekan maka seluruh personil Polres Inhu akan menerima panggilan tersebut dan segera merespon dengan menghubungi melalui ponsel maupun WA, untuk selanjutnya menghubungi warga yang membutuhkan bantuan.

"Saat tombol panik button ditekan, maka seluruh personil Polres Inhu menerima panggilan tersebut dan personil terdekat akan segera merespon panggilan tersebut. Intinya tombol panik bisa ditekan oleh pengguna apabila membutuhkan kehadiran Polisi untuk hal-hal darurat," ungkapnya.

Selain tombol panik, di dalam aplikasi SIPEKA Polres Inhu terdapat 19 fitur pelayanan lain, seperti pendaftaran pembuatan SKCK, SIM, hingga membuat pelaporan. Selain itu juga ada fitur terbaru dalam SIPEKA Polres Inhu seperti titik hotspot, pengawalan, pengamanan, dan cek kendaraan hilang.

"Fitur titik hotspot memudahkan masyarakat untuk memantau titik api. Kehadiran fitur tersebut diharapkan bisa membantu dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Inhu. Sementara itu untuk fitur pengawalan dan pengamanan bisa digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan pengamanan dan pengawalan dari Kepolisian, misalnya pihak Bank dan pihak perusahaan, maupun pribadi," tegasnya.

Aplikasi SIPEKA Polres Inhu berawal dari ide dan pemikiran Kapolres Inhu AKBP. Erizal sejak dilantik menjadi Kapolres Inhu, bermula dari pemikiran tersebut, AKBP. Efrizal kemudian meminta tim IT untuk membuatkan satu aplikasi yang mencakup semua pelayanan Polres Inhu dan kemudian dinamakan SIPEKA Polres Inhu.

"Saya dilantik tanggal 23 September 2019, saat itu saya merasa tertantang membuat terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat. Saya berkeinginan Polri selalu dekat dengan masyarakat. Semenjak diperkenalkan pada Bulan Oktober 2019 lalu hingga saat ini sudah ada 14485 pengguna android yang mengunduh aplikasi SIPEKA Polres Inhu," ucap AKBP. Efrizal.

Kehadiran aplikasi SIPEKA Polres Inhu diapresiasi oleh Bupati Inhu, Yopi Arianto. Orang nomor satu di Inhu tersebut memuji terobosan AKBP Efrizal, meski baru empat bulan menjabat sebagai Kapolres Inhu. Yopi menilai inovasi aplikasi SIPEKA Polres Inhu tersebut mampu memudahkan masyarakat.

"Selama ini saya melihat Polres selalu ramai karena orang ngurus SIM mungkin atau ngurus SKCK. Tapi sekarang sudah mulai sepi antriannya, karena masyarakat cukup mendaftar melalui aplikasi SIPEKA Polres Inhu. Oleh karena itu, kepada masyarakat Inhu agar segera mengunduh aplikasi SIPEKA Polres Inhu dari Play Store," jelasnya. *** (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Sebut Karantina Wilayah Harus Disetujui Pusat
- Jumlah ODP Kuansing Bertambah Jadi 1.034 Orang
- Gandeng Pemdes, Pemuda Jalan Baru Duri  13 Semprotkan Disinfektan
- Maret 2020, Riau Alami Deflasi 0,01 Persen
- Cegah Penularan Covid - 19, Warga Duri Timur Ciptakan Hand Sanitizer Alami
- Gubri Terima Bantuan CSR Berupa APD Guna Pencegahan Virus Corona
- Didukung Instruktur Handal, RMT Siap Jadikan SDM Tempatan Jadi Calon Taruna dari Berbagai Sekolah Kedinasan
- Pulang Umroh, Dua Warga Pelalawan PDP Corona
- Pemko Pekanbaru Siapkan Rusunawa Rejosari Tempat Cek Kesehatan TKI
- Sidang Daring di Bengkalis Terkendala Kualitas Jaringan Internet
- Cegah Covid -19 Bupati Kuansing, Kerahkan Gugus Tugas Semprotkan Disinfektan
- ODP Rohil Menjadi 1.705 Orang
- Tak Perduli Corona, Belasan Bocah di Duri Tetap Beraktivitas Diluar Rumah
- Bengkalis Akan Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Tangani Covid-19
- Bupati Harris Komandoi Penyemprotan Desinfektan masal di Pelalawan
- Gubri: 448 PDP di Riau Segera Dirapid Test
- Dua Kali Inspeksi, Bahan Pangan di Bengkalis Aman
- Cegah Corona, Tim Gabungan Semprot Disinfektan ke Jalan Raya di Bengkalis
- Terkait Pencairan TPP ASN, BPKAD Pelalawan Persilahkan Dinas Ajukan Pencairan
- Surat Edaran Gubri Tarawih di Rumah dan Larang Buka Puasa Bersama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com